Selamat datang di toko Buku Online kami Buku Diskon,Murah Ajibayustore

Sabtu, 19 Maret 2016

Perpajakan Teori dan Kasus Edisi 9 Buku1.Siti Resmi

 Judul Buku:Perpajakan – Teori dan Kasus Edisi 9 Buku1 Beserta CD Lampiran

Judul Buku:Perpajakan – Teori dan Kasus Edisi 9 Buku1 Beserta CD Lampiran
Pengarang:Siti Resmi
Penerbit:Salemba Empat
Cetakan :Edisi 9
Tahun Terbit:2016
Bahasa:Indonesia
Jumlah Halaman:514
Kertas Isi:HVS
Cover:Soft
Ukuran:19 x 26
Berat:1000
Kondisi:Baru
Harga: Rp     149,900 DISKON
Bayar: Rp     127,300
Stock:1

Perpajakan – Teori dan Kasus Edisi 9 Buku1 Beserta CD Lampiran
Pengarang : Siti Resmi
Penerbit : Salemba Empat


DAFTAR ISI

BAB 1 DASAR-DASAR PERPAJAKAN
Definisi
Ciri-Ciri yang Melekat pada Definisi Pajak
Pungutan Lain Selain Pajak
Fungsi Pajak
Fungsi Budgetair (Sumber Keuangan Negara)3
Fungsi Regularend (Pengatur)          
Kedudukan Hukum Pajak
Pembagian Hukum Pajak
Hukum Pajak Materiil
Hukum Pajak Formil 
Teori yang Mendukung Pemungutan Pajak
Jenis Pajak..
Tata Cara Pemungutan Pajak
Tirnbulnya Utang Pajak
Ajaran Materiil           
Ajaran Formil            
Berakhirnya Utang Pajak
Tarif Pajak
Tarif Tetap     
Tarif Proporsional (Sebanding)         
Tarif Progresif (Meningkat)   

BAB 2 KETENTUAN UMUM  DAN TATA CARA PERPAJAKAN
Pengertian-Pengertian dalam Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan
Kewajiban Dan Hak Wajib Pajak
Kewajiban Wajib Pajak         
Hak-Hak Wajib Pajak
Nomor Pokok Wajib Pajak dan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak
Pengertian dan Fungsi NPWP dan PKP       
Tempat Pendaftaran NPWP dan Pengukuhan PKP  
Tata Cara Pendaftaran NPWP dan Pengukuhan PKP         
Pendaftaran NPWP dan PKP Melalui Elektronik     
Wajib Pajak Pindah   
Penghapusan NPWP 
Pencabutan Pengukuhan PKP          
Tata Cara Pendaftaran dan Penghapusan NPWP serta Pengukuhan dan Pencabutan NPPKP dengan Sistem e-Registration    
Pembayaran, Pemotongan/Pemungutan, dan Pelaporan
Cara Pembayaran Pajak       
Tempat dan Sarana Pembayaran Pajak        
Surat Setoran Pajak (SSP)     
Pemotongan/Pemungutan      
Pelaporan      
Surat Ketetapan Pajak
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB)       
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan (SKPKBT)           
Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN) 
Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB)           
Kelebihan. Pembayaran Pajak
Kelebihan Pembayaran Pajak bagi Wajib Pajak dengan Kriteria Tertentu   Kelebihan Pembayaran Pajak bagi Wajib Pajak yang Memenuhi Persyaratan Tertentu  
Kelebihan Pembayaran Pajak bagi Orang Pribadi Bukan Subjek Pajak Dalam Negeri      
Tata Cara Pembayaran Kelebihan Pajak      
Surat Tagihan Pajak (STP)
Surat Paksa
Keberatan, Banding, dan Peninjauan Kembali
Keberatan      
Banding  -
Peninjauan Kembali (PK)        
Kelebihan Pembayaran Pajak karena Keberatan, Banding, dan Peninjauan Kembali        
Pembukuan, Pemeriksaan, dan Penyidikan
Pembukuan    
Pemeriksaan  
Penyidikan     
Ketentuan bagi Petugas Pajak
Sanksi Pajak
Sanksi Administrasi    
Sanksi Pidana

BAB 3 PAJAK PENGHASILAN (UMUM)
Pendahuluan
Definisi
Dasar Hukum
Subjek Pajak
Subjek Pajak Dalam Negeri dan Subjek Pajak Luar Negeri 
Kewajiban Pajak Subjektif     
Tidak Termasuk Subjek Pajak
Wajib Pajak Dalam Negeri dan Wajib Pajak Luar Negeri    
Objek Pajak Penghasilan
Penghasilan yang Termasuk Objek Pajak     
Penghasilan yang PPh-nya Bersifat Final     
Penghasilan Tidak Termasuk Objek Pajak    
Objek Pajak Penghasilan Bentuk Usaha Tetap
Penentuan Laba Bentuk Usaha Tetap            Penghasilan Bentuk Usaha Tetap (BUT) yang Ditanamkan Kembali di Indonesia        
Pengurangan Penghasilan
Biaya yang Diperkenankan sebagai Pengurang (Deductible Expense)         
Biaya yang Tidak Diperkenankan sebagai Pengurang (Non-Deductible Expense)   
Menghitung Pajak Penghasilan.
Tarif Pajak     
Penghasilan Kena Pajak (PKP)        
Pelunasan Pajak Penghasilan
Pelunasan Pajak dalam Tahun Berjalan Melalui Pihak Lain
Pelunasan Pajak dalam Tahun Berjalan oleh Wajib Pajak Sendiri   
Pelunasan Pajak Saat Sesudah Akhir Tahun Pajak   

BAB 4 PAJAK PENGHASILAN FINAL
Pajak Penghasilan atas Penghasilan. dari Usaha yang Diterima/Diperoleh
Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu
Pengertian      
Wajib Pajak    
Tarif dan Dasar Pengenaan Pajak    
Menghitung PPh Bersifat Final I       
Tata Cara Penyetoran dan Pelaporan           
Pajak Penghasilan Bersifat Final Pasal 15
Pajak Penghasilan atas Imbalan yang Dibayarkan/Terutang kepada Perusahaan Pelayaran Dalam Negeri         
Pajak Penghasilan atas Imbalan yang Dibayarkan/Terutang kepada Perusahaan Pelayaran dan Penerbangan Luar Negeri
Pajak Penghasilan atas Imbalan yang Dibayarkan/Terutang kepada Perusahaan Penerbangan Dalam Negeri    
Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Bersifat Final Pasal 4 Ayat (2) UU PPh
Pajak Penghasilan atas Bunga Deposito dan Tabungan Berta Diskonto SBI           
Pajak Penghasilan atas Transaksi Sahara dan Sekuritas Lainnya    
Pajak Penghasilan atas Bunga Obligasi        
Pajak Penghasilan atas Hadiah Undian        
Pajak Penghasilan atas Persewaan Tanah dan/atau Bangunan          
Pajak Penghasilan atas Usaha Jasa Konstruksi        
Pajak Penghasilan atas Pengalihan Harta berupa Tanah dan/atau Bangunan        
Pajak Penghasilan atas Bunga Simpanan yang Dibayarkan oleh Koperasi kepada Anggota Koperasi Orang Pribadi           
Pajak Penghasilan atas Dividen yang Diterima oleh Wajib Pajak Orang Pribadi   
Surat Pemberitahuan Masa Dan Bukti Pemotongan

BAB 5 PAJAK PENGHASILAN PASAL 21
Pemotong Pajak Penghasilan Pasal 21
Hak dan Kewajiban Pemotong Pajak
Hak Pemotong Pajak 
Kewajiban Pemotong Pajak  
Penerima Penghasilan (Wajib Pajak PPh Pasal 21)
Tidak Termasuk Wajib Pajak PPh Pasal 21
Hak dan Kewajiban Wajib Pajak
Hak Wajib Pajak        
Kewajiban Wajib Pajak         
Penghasilan yang Dipotong PPh Pasal 21 (Objek PPh Pasal 21)
Penghasilan yang Dipotong PPh Pasal 21 Final
Penghasilan yang Tidak Dipotong PPh Pasal 21 (Bukan Objek PPh Pasal 21)
Menghitung Pajak Penghasilan Pasal. 21
Tarif PPh Pasal 21    
Dasar Pengenaan dan Pemotongan PPh Pasal 21/26          
Tarif dan Dasar Pengenaan Pajak    
Tata Cara Penghitungan Pemotongan PPh Pasal 21
Hitungan 1     
Hitungan 2     
Hitungan 3     
Hitungan 4
Hitungan 5     
Hitungan 6     
Hitungan 7     
Hitungan 8     
Hitungan 9     
Hitungan 10   
Teknik Penghitungan dan Pengisian SPT Masa PPh Pasal 21/26
Bentuk dan Isi SPT Tahunan PPh Pasal 21  
Mekanisme Pemungutan PPh Pasal 21/26    
Kasus 
Penghitungan, Penyetoran, dan Pelaporan PPh Pasal 21 Masa Pajak Juh 2016         Penghitungan, Penyetoran, dan Pelaporan PPh Pasal 21 Masa Pajak Agustus 2016
Penghitungan, Penyetoran, dan Pelaporan PPh Pasal 21 Masa Pajak September 2016
Penghitungan, Penyetoran, dan Pelaporan PPh Pasal 21 Masa Pajak December 2016

BAB 6 PAJAK PENGHASILAN PASAL 22
Pemungut Pajak
Objek PPh Pasal 22
Kegiatan yang Tidak Dikenakan PPh Pasal 22
Saat Terutangnya PPh Pasal 22
Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran PPh Pasal 22
Sifat Pemungutan
Menghitung PPh Pasal 22
Contoh Penghitungan
Surat Pemberitahuan Masa dan Bukti Pemotongan

BAB 7 PAJAK PENGHASILAN PASAL 23
Pemotong PPh Pasal 23
Penerima Penghasilan yang Dipotong PPh Pasal 23
Penghasilan yang Dikenakan PPh Pasal 23
Penghasilan yang Dikecualikan dari Pemotongan PPh Pasal 23
Menghitung PPh Pasal 23
Tarif   
Dasar Pengenaan Pajak        
PPh atas Dividen, Bunga, dan Sewa 
Contoh Penghitungan
Saat Terutang, Penyetoran, dan Pelaporan PPh Pasal 23
Surat Pemberitahuan Masa dan Bukti Pemotongan

BAB 8 PAJAK PENGHASILAN PASAL 24
Permohonan Kredit Pajak Luar Negeri
Penggabungan Penghasilan
Penentuan Sumber Penghasilan
Besarnya Kredit Pajak yang Diperbolehkan
Ketentuan Kredit Pajak Luar Negeri 
Penghitungan PPh Pasal 24 Jika Terjadi Kerugian Usaha Dalam Negeri    Penghitungan PPh Pasal 24 Jika Terjadi Kerugian Usaha Luar Negeri Penghitungan PPh Pasal 24 Jika Penghasilan Luar Negeri Berasal dari Beberapa Negara           
Pengurangan/Pengembalian PPh Luar Negeri

BAB 9 PAJAK PENGHASILAN PASAL 25
Menghitung Angsuran Bulanan
Penghitungan Angsuran PPh Pasal 25 bagi Wajib Pajak Orang Pribadi
Penghitungan Angsuran PPh Pasal 25 bagi Wajib Pajak Badan     
Penyetoran dan Pelaporan    
Menghitung Angsuran PPh untuk Bulan-Bulan Sebelum Batas Waktu Penyanlpaian SPT Tahunan PPh
Menghitung Angsuran PPh Pasal 25 Apabila dalam Tahun Berjalan
Diterbitkan Surat Ketetapan Pajak untuk Tahun Pajak yang Lalu
PPh Pasal 25 Dalam Hal-Hal Tertentu
Wajib Pajak Berhak atas Kompensasi Kerugian       
Wajib Pajak Memperoleh Penghasilan Tidak Teratur           
SPT Tahunan PPh Tahun yang Lalu Disampaikan setelah Lewat Batas Waktu yang Ditentukan    
Wajib Pajak Diberikan Perpanjangan Jangka Waktu Penyampaian SPT Tahunan PPh     
Wajib Pajak Membetulkan Sendiri SPT Tahunan PPh yang Mengakibatkan Angsuran Bulanan Lebih Besar daripada Angsuran Bulanan Sebelum Pembetulan       
Terjadi Perubahan Usaha atau Kegiatan Wajib Pajak         
PPh Pasal 25 Bagi Wajib Pajak Baru; Bank, Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, Wajib Pajak Masuk Bursa, dan Wajib Pajak Lainnya yang Berdasarkan Ketentuan Peraturan Perundang­Undangan Harus Membuat Laporan Keuangan Berkala; dan Wajib Pajak Orang Pribadi Pengusaha Tertentu dengan Tarif Paling Tinggi 0,75% (Nol Koma Tujuh Puluh Lima Persen) dari Peredaran Bruto
PPh Pasal 25 bagi Wajib Pajak Baru
Wajib Pajak Bank dan Sewa Guna Usaha dengan Hak Opsi           
PPh Pasal 25 bagi Wajib Pajak BUMN dan BUMD
Wajib Pajak Masuk Bursa dan Wajib Pajak Lainnya yang Berdasarkan Ketentuan Peraturan Perundang-undangan Harus Membuat Laporan Keuangan Berkala           
PPh Pasal 25 bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Pengusaha Tertentu           
Penyetoran clan Pelaporan PPh Pasal 25
PPh Pasal 25 bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang Bepergian Ke Luar Negeri
Pengecualian Pembayaran Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri yang akan Bertolak ke Luar Negeri           
Tata Cara Pengecualian Pembayaran Fiskal Luar Negeri bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri yang Akan Bertolak ke Luar Negeri         

BAB 10 PAJAK PENGHASILAN PASAL 26
Pemotong Pajak Penghasilan Pasal 26
Penghasilan yang Dipotong PPh Pasal 26
Tarif dan Penghitungan Pajak Penghasilan Pasal 26
Tarif   
Penghitungan PPh Pasal 26  
Sifat Pemotongan/Pemungutan, Penyetoran, dan Pelaporan
Pajak Penghasilan Pasal 26
Sifat Pemotongan/Pemungutan PPh Pasal 26           
Penyetoran clan Pelaporan PPh Pasal 26    

BAB 11 REKONSILIASI FISKAL DAN PRAKTIK PENGISIAN SPT TAHUNAN PPh
Rekonsiliasi Fiskal
Latar Belakang Rekonsiliasi Fiskal    
Penyebab Perbedaan Laporan Keuangan Komersial dan Laporan
Keuangan Fiskal        
Teknik Rekonsiliasi Fiskal
Rekonsiliasi Fiskal dan Kasus Pengisian SPT
Bentuk dan Isi SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan         
SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Rafi
SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Rafi
SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Yuliana

DAFTAR PUSTAKA D-1
INDEKS  1-1


Share This Article


0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015. AJIBAYUSTORE - All Rights Reserved-ALAMAT JALAN KEBANGKITAN NASIONAL TOKO BUKU NO.21-22 SOLO JAWA TENGAH KONTAK:0857 2823 4422
Creating Website Miko Bayu Saputra