Selamat datang di toko Buku Online kami Buku Diskon,Murah Ajibayustore

Senin, 29 Februari 2016

Manajemen Ritel. Edisi 2, Christina Whidya Utami

 Judul Buku : Manajemen Ritel – Strategi Dan Implementasi Operasional Bisnis Ritel Modern Di Indonesia Edisi 2 Pengarang : Christina Whidya Utami Penerbit : Salemba Empat

Judul Buku:Manajemen Ritel – Strategi Dan Implementasi Operasional Bisnis Ritel Modern Di Indonesia Edisi 2
Pengarang:Christina Whidya Utami
Penerbit:Salemba Empat
Cetakan:Edisi 2
Tahun Terbit:2010
Bahasa:Indonesia
Jumlah Halaman:460
Kertas Isi:HVS
Cover:Soft
Ukuran:19 x 26
Berat:800
Kondisi:Baru
Harga:Rp    117,900diskon 15 %
Bayar:Rp  100,215
Stock:1

Manajemen Ritel – Strategi Dan Implementasi Operasional Bisnis Ritel Modern Di Indonesia Edisi 2
Pengarang : Christina Whidya Utami
Penerbit : Salemba Empat
DAFTAR ISI
BAGIAN 1
BAB 1—RUANG LINGKUP, PARADIGMA PENGELOLAAN, DAN PELUANG BISNIS RITEL 3
Pendahuluan 4
Pengertian Ritel 5
Paradigms Ritel Tradisional dan Ritel Modern 8
Paradigms Ritel Modern 10
Fungsi-fungsi yang Dijalankan Ritel 12
Menyediakan Berbagai Macam Produk dan Jasa 12
Memecah
Perusahaan Penyimpan Persediaan 13
Penghasi Jasa 13
Meningkatkan Nilai Produk dan Jasa 13
Karakteristik Dasar Ritel 14
Pengelompokan Berdasarkan Unsur-unsur yang Digunakan Ritel untuk Memuaskan Kebutuhan Konsumen 14
Pengelompokan Berdasarkan Penggunaan Sarana atau Media yang Digunakan
oleh Ritel 18
Pengelompokan Berdasarkan Kepemilikan 20
Peluang dalam Industri Ritel 22
Perbedaan dan Perkembangan Format Dasar Ritel 22
Meningkatnya Konsentrasi Industri 23
Globalisasi 23
Peluang Bisnis Ritel di Indonesia 24
Faktor Ekonomi 25
Demografi 26
Sosial Budaya 27
Indikator Sektor Ritel 30
Proses Keputusan Manajemen Ritel 32
Bagian I : Memahami Lingkup Bisnis Ritel 32
Bagian II : Mengembangkan Strategi Ritel 32
Bagian III : Manajemen Barang Dagangan 34
Bagian IV : Manajemen Toko 35
Bagian V : Evaluasi Kinerja Manajemen Ritel 36
Penutup 38
Glosarium 38
Pertanyaan Diskusi 40
Referensi 41
BAB 2-PERILAKU BELANJA PELANGGAN DALAM BISNIS RITEL 43 Pendahuluan 44
Perilaku Konsumen 44
Tiga Perspektif dalam Perilaku Konsumen 45
Motif Belanja Konsumen 46
Hedonic Shopping Motivation 48
Pembelian Tak Terencana 50
Perilaku Pembelian Kompulsif 53
Tipe-tipe Keputusan Belanja 54
Pemecahan Masalah Luas 55
Pemecahan Masalah Terbatas 55
Pengambilan Keputusan Bersifat Kebiasaan 55
Proses Pengambilan Keputusan Belanja Pelanggan 56
Jenis Kebutuhan 56
Pencarian Informasi 58
Evaluasi atas Alternatif-alternatif 59
Evaluasi Setelah Belanja 63
Faktor Sosial yang Memengaruhi Keputusan Belanja 64
Keluarga 65
Pengambilan Keputusan Keluarga 65
Kelompok Referensi 65
Budaya 65
Aspek Pribadi 65
Aspek Kejiwaan atau Psikologis 66
Respons Konsumen. terhadap Lingkungan Belanja 66
Model Psikologi Lingkungan Mehrabain-Russell 66
Definisi Pembelian Impulsif 67
Tipe Pembelian Impulsif 68
Perspektif dalam Pembelian Impulsif 68
Penyebab Terjadinya Pembelian Impulsif 69
Perilaku Belanja Konsumen Indonesia 69
Pengeluaran Konsumen Indonesia Per Sektor Produk di Industri Ritel Modern 69
Kebiasaan Belanja dan Gaya Hidup Konsumen Indonesia 70
Segmentasi Pasar 72
Kriteria untuk Mengevaluasi Segmen Pasar 72
Pendekatan untuk Segmentasi Pasar 73
Penentuan Target 74
Penentuan Posisi 74
Pengaruh Unsur Bauran Ritel terhadap Keputusan Konsumen 75
Penutup 76
Glosarium 76
Pertanyaan Diskusi 77
Referensi 78
BAGIAN 2
BAB 3—STRATEGI PEMASARAN DALAM BISNIS RITEL 83
Pendahuluan 84
Strategi Pemasaran Ritel 84
Definisi Strategi Pemasaran Ritel 84
Target Pasar dan Format Ritel 85
Bauran Ritel 86
Unsur-unsur Bauran Ritel 86
Mengembangkan Keunggulan Bersaing yang Berkelanjutan 90
Loyalitas Konsumen 91
Lokasi 93
Manajemen Sumber Daya Manusia 93
Sistem Distribusi dan Informasi 93
Barang-barang yang Unik 94
Hubungan Peclagang atau Penjual 94
Layanan Konsumen 94
Berbagai Sumber Keuntungan 94
Strategi-strategi Pertumbuhan 95
Penembusan Pasar 95
Perluasan Pasar 95
Pengembangan Format Ritel 96
Diversifikasi 96
Kesempatan Strategic dan Keuntungan Bersaing 96
Kesempatan Pertumbuhan Global 96
Kunci Keberhasilan 97
Strategi-strategi untuk Masuk ke Pasar Luar Negeri 98
Proses Perencanaan Strategis Pemasaran Ritel. 98
Langkah 1: Jelaskan Tujuan.Bisnis atau Misi Bisnis 98
Langkah 2: Laksanakan Pemeriksaan. Situasi 98
Langkah 3: Jelaskan Kesempatan-kesempatan Strategis 99
Langkah 4: Evaluasi Kesempatan-kesempatan Strategis 99
Langkah 5: Menentukan Tujuan-tujuan Khusus dan Mengalokasi Sumber¬Sumber Daya 99
Langkah 6: Kembangkan Penggabungan Ritel untuk Melaksanakan Strategi 100 Langkah 7: Evaluasi Pengelolaan dan Buat Penyesuaian 100
Perencanaan Strategis dalam Dunia Nyata 101
Penutup 101
Glosarium 102
Pertanyaan Diskusi 103
Kasus Kecil 104
Pertanyaan Utama 105
Referensi 105
BAB 4—ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA DALAM BISNIS RITEL 107 Pendahuluan 108
Meraih Keunggulan Kompetitif dari Manajemen Sumber Daya Manusia 109 Persoalan Sumber Daya Manusia Internasional 111
Struktur Organisasi yang Sesuai untuk Ritel 111
Pertimbangan Bentuk Organisasi 113
Memotivasi Karyawan Ritel 117
Membangun Komitmen Karyawan 118
Kecenderungan dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Ritel 119 Mengembangkan Kebijakan Sumber Daya Manusia 120
Penutup 121
Glosarium 121
Pertanyaan Diskusi 122
Kasus Kecil 123
Referensi 125
BAB 5—ASPEK MANAJEMEN KEUANGAN BISNIS RITEL 127
Pendahuluan 128
Model Keuntungan Strategis 128
Alur Keuntungan 129
Alur Perputaran 130
Aset Lancar 130
Uang yang Diterima 130
Inventaris Barang 131
Uang dan Aset Lain 131
Aset Tetap 131 Perputaran Aset 131
Kewajiban dan Hak Pemilik 131
Model Keuntungan Strategis 132
Ikhtisar Pola. Keuntungan Strategis 133
Beberapa Indikator Keuangan dalam Ritel 133
Pengaturan untuk Tujuan Pengelolaan Keuangan 133
Penutup 134
Glosarium 135
Pertanyaan Diskusi 136
Referensi 137
BAB 6—PEMILIHAN LOKASI BISNIS RITEL DALAM AREA PERDAGANGAN 139
Pendahuluan 140
Lokasi Area Perdagangan 141
Faktor-faktor yang Memengaruhi Permintaan Suatu Wilayah atau Area Perdagangan 143
Faktor-faktor yang Memengaruhi Daya Tarik Sebuah Lokasi 145
Memperkirakan Permintaan untuk Sebuah Lokasi yang Baru 145
Area Perdagangan 146
Faktor-faktor yang Mendefinisikan Area-area Perdagangan 146
Sumber-sumber Informasi 146
Penandaan Pelanggan 147
Mengukur Kompetisi 147
Metode Pengukuran Permintaan 149
Pendekatan Analog 149
nalisis Regresi 149
Model Gravitasi Huff 150
Memilih Metode yang Terbaik 151
Tipe-tipe Lokasi 151
Pusat Perbelanjaan 152
Lokasi di Kota Besar atau Kota Kecil 155
Pilihan Lokasi Lain untuk Ritel 156
Strategi Lokasi Toko 156
Penutup 157
Glosarium 161
Pertanyaan Diskusi 161
Referensi 162
BAB 7—SISTEM INFORMASI DAN JARINGAN MANAJEMEN PERSEDIAAN DALAM BISNIS RITEL 163
Pendahuluan 164
Keunggulan Strategis yang Diperoleh melalui Manajemen Jaringan Persediaan
Meningkatkan Ketersediaan Produk 165
Meningkatkan Return On Invesment 166 Arus Informasi dalam Ritel 167
Penggudangan Data 168
Pertukaran Data Elektronik 169
Arus Barang Dagangan secara. Logistik 170
Pusat Distribusi 170
Manajemen Transportasi Masuk 190
Mendapatkan Barang Dagangan secara Langsung 171
Membalikkan Fungsi Logistik 172
Sistem Pengiriman Tanggapan yang Cepat 172
Fungsi Logistik Ritel Elektronik 173
Penutup 174
Glosarium 174
Pertanyaan Diskusi 175
Referensi 175
BAB 8—MEMBANGUN MANAJEMEN RELASIONAL DALAM BISNIS RITEL 177
Pendahuluan 178
Pengertian Manajemen Hubungan Pelanggan 178
Pemahaman Kesetiaan Pelanggan 179
Proses—CRM 179
Mengumpulkan Data Pelanggan 180
Menganalisis Data Pelanggan dan Identitas Target Pelanggan 181 Mengembangkan Program CRM 182
Mengimplementasikan Program CRM 185
Rahasia dan Program CRM 185
Penutup 186
Glosarium 186
Pertanyaan Diskusi 187
Referensi 187
BAGIAN 3
BAB 9—PERENCANAAN DAN PENGELOLAAN BARANG DAGANGAN
Pendahuluan 192
Pengelolaan Barang Dagangan 193
Mengorganisasikan Proses Pembelian Menurut Kategori 193
Kategori Barang Dagangan 194
Manajemen Kategori Barang Dagangan 194
Pemimpin Kategori Barang Dagangan 195
Organisasi Pembelian Barang Dagangan 195
Kelompok Barang Dagangan 195
Departemen Barang Dagangan 196
Pengaturan dalam Perencana Barang Dagangan 196
Penetapan Margin, Penjualan, dan Perputaran Modal secara Bersama-sama: Margin Kotor Tingkat Pengembalian atas Investasi 196
Perhitungan Perputaran Modal 197
Perhitungan Nilai Rata-rata Modal 198
Keuntungan Perputaran Modal yang Cepat 198
Meningkatkan Volume Penjualan 198
Risiko yang Rendah terhadap Keusangan dan Turunnya Nilai Merek 199 Mengembangkan Etika Moral Staf Penjualan 199
Lebih Banyak Uang untukac Pengembangan Kesempatan Pasar 199
Penurunan Biaya Operasi 199
Peningkatan Perputaran Aset 199
Kekurangan Perputaran Modal yang Terlalu Tinggi 199
Volume Penjualan yang Rendah 200
Peningkatan Biaya Barang yang Terjual 200
Meningkatkan Biaya Operasi 200
Prediksi Penjualan 200
Siklus Hidup Kategori 200
Mengembangkan Prediksi Penjualan 201
Proses Perencanaan Keberagaman Barang Dagangan 203
Perencanaan Keberagaman untuk Ritel/Pengusaha Jasa Pelayanan 204 Penjualan antara Variasi, Keberagaman, dan Ketersediaan Produk 205 Menentukan Variasi dan Keberagaman 205
Profitabilitas dan Campuran Barang Dagangan 205
Strategi dan Letak Perusahaan dalam Arah Keberagaman 205
Karakteristik Barang Dagangan 207
Soft Goods dan Hard Goods 208
Tingkat Harga 208
Barang Kebutuhan Dasar dan Fesyen 208
Karakteristik Fisik Toko dan Tata Letak dari Situs Internet 208
Keseimbangan antara Kondisi Terlalu Banyak Keberagaman Dihadapkan pada Kondisi Terlalu Sedikit Keberagaman 209
Persediaan Barang Dagangan 209
Menentukan Persediaan Produk 209
Siklus Persediaan 209
Rencana Keberagaman 210
Pengelolaan Ruang 210
Penutup 211
Glosarium 211
Pertanyaan Diskusi 213
Referensi 213
BAB 10--SISTEM PEMBELIAN BARANG DAGANGAN 215
Pendahuluan 216
Sistem Pembelian BahanTokok 216
Laporan Manajemen Persediaan 217
Anggaran Barang untuk Barang-barang Fesyen 219
Mengevaluasi Rancangan Anggaran Barang Dagangan 220
Pembelian Terbuka 221
Penghitungan Pembelian Terbuka untuk Periode yang Lalu 221
Penghitungan Pembelian Terbuka untuk Periode Sekarang 221
Mengalokasikan Barang Dagangan ke Toko 221
Strategi Penggunaan Merek 222
Merek Pabrik 222
Merek Lisensi 223
Merek Privat 223
Sebuah Merek atau Toko 224
Pengambilan Sumber Daya Luar Negeri 224
Kebijakan Manajerial Terkait dengan Pemakaian Sumber Daya Acing 225 Berhubungan dengan Penjual 226
Bernegosiasi dengan Penjual 227
Petunjuk untuk Negosiasi Tatap Muka '228
Membangun dan Menjaga Hubungan Strategis dengan Penjual 229
Menjaga aga Relasi Strategis 229
Membangun Relasi Kemitraan 230
Penutup 230
Glosarium 231
Pertanyaan Diskusi 232
Referensi 233
BAB 11—STRATEGI PENETAPAN HARGA DALAM BISNIS RITEL 235
Pendahuluan 236
Strategi Penetapan Harga 236
Penetapan Harga Tinggi atau Rendah 237
Penetapan Harga Rendah Tiap Hari 237
Pendekatan dalam Penetapan Harga 240
Dampak Penetapan Harga Ritel 241
Lima Komponen untuk Membangun Reputasi Harga 241
Penyesuaian Harga 242
Strategi Melikuidasi Barang Dagangan 242
Menggunakan Harga untuk Merangsang Penjualan Ritel 243
Penetapan Harga Termurah 243
Penetapan Lini Harga 244
Penetapan Harga Ganjil 244
Permasalahan Penetapan Harga yang Terjadi antara Ritel Besar dan Ritel Kecil
Penutup 245
Glosarium 246
Pertanyaan Diskusi 247
Referensi 247
BAB 12—BAURAN KOMUNIKASI DALAM BISNIS RITEL 249
Pendahuluan 250
Menggunakan Komunikasi untuk Mengembangkan Merek dan Membangun Kesetiaan Pelanggan 250
Nilai yang Ditawarkan melalui Citra Merek 250
Membangun Ekuitas Merek 251
Sarana Komunikasi Ritel 252
Alan 252
Promosi Penjualan 253
Publikasi 254
Suasana Toko 255
Situs Web 255
Penjualan ualan Perorangan 255
Metode Berkomunikasi dengan Pelanggan 255
Merencanakan Proses Komunikasi Ritel 257
Kerja Sama Komunikasi antara Ritel dengan Vendor 259
Memilih Media yang Paling Tepat 260
Surat Kabar 260
Surat Langsung 261
Televisi 261
Radio 261
Internet 261
Billboard Luar Ruangan 261
Panduan Belanja 262
Menentukan Frekuensi dan Ketepatan Waktu lklan 262
Penutup 262
Glosarium 263
Pertanyaan Diskusi 264 Referensi 265
BAGIAN 4
BAB 13—RANCANGAN TATA RUANG TOKO DALAM BISNIS RITEL 269 Pendahuluan 270
Pemahaman Citra Toko 270
Faktor-faktor yang Membangun Pencitraan Toko 270
Tata Ruang Toko 273
Tujuan Perancangan Toko 273
Jenis-jenis Rancangan Toko 274
Kisi-Kisi . 274
Arena Lomba 274
Bentuk Bebas 274
Area-area Khusus 274
Etalase Ujung 274
Lorong Promosi 275
Perlengkapan Tetap yang Berdiri Bebas dan Patung Model 275
Jendela 275
Area Utama Penjualan 275
Dinding 275
Perencanaan Ruangan Toko 275
Lokasi Departemen 276
Keuntungan Lokasi yang Sesuai 276
Produk Mendadak 276
Area Tujuan atau Permintaan 277
Kebutuhan Musiman 277
Karakteristik Barang secara Fisik 277
Departemen yang Berdekatan 277
Lokasi Barang dalam Departemen: Penggunaan Planogram 277
Teknik Penyajian Barang Dagangan 278
Penyajian yang Terorientasi pada Pemikiran 278
Penyajian Gaya atau Jenis Barang 278
Penyajian Warna 278
Penentuan Harga 278
Pengaturan Barang secara Vertikal 282
Pengaturan Barang Tonasi 279
Penyajian di Bagian Depan 279
Perlengkapan Tetap 279
Penciptaan Suasana 279
Komunikasi Visual 280
Pencahayaan 280
Warna 281
Musik 281
Aroma 281
Penutup 282
Glosarium 283
Pertanyaan Diskusi 284
Kasus Kecil 285
Display Terbaik 285
Referensi 287
BAB 14—KUALITAS LAYANAN DALAM BISNIS RITEL 289
Pendahuluan 290
Kualitas Layanan 290
Konsep Kualitas Layanan 291
Perkembangan Pemikiran Konsep Kualitas Layanan 292
Kualitas Layanan dalam Lingkup Bisnis Ritel 297
Dimensi dan Atribut Kualitas Layanan Sesuai Aspek Bisnis Ritel 299
Keuntungan Strategic melalui Layanan Pelanggan 304
Strategi Layanan Pelanggan 304
Harga Layanan Pelanggan 305
Evaluasi Kualitas Layanan Pelanggan 305
Meneliti Harapan Pelanggan dan Persepsi 305
Menggunakan Riset Pelanggan 306
Menentukan Layanan Baku 306
Komitmen untuk Menyediakan Kualitas Layanan Terbaik 307
Mengembangkan Solusi untuk Menyelesaikan Permasalahan 307 Mendeskripsikan dengan lelas Peran Penyedia Layanan 307
Menata Kelompok Layanan yang Dapat Ditawarkan pada Pelanggan 307
Menetapkan Ukuran dan Mengevaluasi Capaian Kualitas Layanan 307 Kesesuaian Layanan dengan Standar 308
Penutup 308
Glosarium 309
Pertanyaan Diskusi 309
Referensi 310
BAB 15—SISTEM ANTREAN DAN PENANGANAN KELUHAN DALAM BISNIS RITEL 311
Pendahuluan 312
Sistem Antrean yang Terkait dengan Kebiasaan Pelanggan 313
Meminimalisasi Panjang Antrean yang Tampak 316
Dampak Psikologis dari Waktu Menunggu 316
MemberiInformasi pada Pelanggan yangMenunggu 317
Menghitung Waktu Tunggu 317
Menganalisis Sistem Antrean yang Sederhana 318
Data yang Dibutuhkan 318
Perilaku Pelanggan dalam Menyampaikan Keluhan 318
Respon Pelanggan atas Kegagalan Layanan 319
Variasi dalam Hal Kekecewaan Menurut Industri 321
Faktor-faktor yang Memengaruhi Perilaku Pengaduan 322
Pengaduan sebagai Data Riset Pasar 323
Membuat Pelanggan Mudah untuk Mengeluh atau Mengadu 324
Perbaikan Layanan 324
Mendengarkan Pelanggan . 324
Menyediakan Solusi yang Adil 325
Memecahkan Masalah dengan Cepat 325
Atribut Perbaikan Layanan 325
Penanganan Keluhan 326
Dampak dari Usaha Pemulihan Layanan terhadap Kesetiaan Pelanggan 327 Pemulihan Layanan Setelah Pengaduan Pelanggan 328
Prinsip Pemecahan Masalah yang Efektif 329
Beberapa Pedoman untuk Pemecahan Masalah yang Efektif 329
Garansi Layanan 331
Mengembangkan Garansi yang Mampu Bertahan 332
Penutup 333
Glosarium 334
Pertanyaan Diskusi 334
Referensi 335
BAGIAN 5
BAB 16—MENGANALISIS KINERJA BISNIS RITEL 337
Pendahuluan 340
Analisis Kinerja Manajemen Ritel melalui Kinerja Barang Dagangan 340
Metode Analisis Kinerja Barang Dagangan 341
Analisis ABC 341
Analisis Sell-Through 342
Metode Multiatribut 343
Analisis Kuadran 346
Penutup 350
Glosarium 351
Pertanyaan Diskusi 352
Kasus Kedl 352
Kasus Penanganan Operasional Toko di Kriuk-Kriuk Specialty Store-Royal Plaza Surabaya 353
Pertanyaan Diskusi 365
Referensi 366
LAMPIRAN L-1 INDEKS 1-1


Share This Article


0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015. AJIBAYUSTORE - All Rights Reserved-ALAMAT JALAN KEBANGKITAN NASIONAL TOKO BUKU NO.21-22 SOLO JAWA TENGAH KONTAK:0857 2823 4422
Creating Website Miko Bayu Saputra