Selamat datang di toko Buku Online kami Buku Diskon,Murah Ajibayustore

Selasa, 19 Juli 2016

BUMN Ditinjau Dari Segi Hukum Perdata.Gatot Supramono

  Judul Buku : BUMN Ditinjau Dari Segi Hukum Perdata

Judul Buku:BUMN Ditinjau Dari Segi Hukum Perdata
Pengarang:Gatot Supramono
Penerbit:Rineka Cipta
Cetakan: Ke-1
Tahun Terbit:2016
Bahasa:Indonesia
Jumlah Halaman:326
Kertas Isi:HVS
Cover:Soft
Ukuran:15 x 23
Berat:400
Kondisi:Baru
Harga: Rp       93,000DISKON
Bayar: Rp     78800
Stock:1


BUMN Ditinjau Dari Segi Hukum Perdata
Pengarang : Gatot Supramono
Penerbit : Rineka Cipta

DAFTAR ISI

BAB 1 TINJAUAN UMUM TENTANG PERUSAHAAN
  1. Pengertian Perusahaan
  2. Bentuk Perusahaan
  3. Macam-macam Perusahaan
  4. Pendaftaran dan Perizinan Perusahaan

BAB 2 PENGERTIAN, ASAS-ASAS, TUJUAN DAN CIRI-CIRI BUMN
  1. Pengertian BUMN
  2. Asas-asas BUMN
  3. Tujuan Mendirikan BUMN
  4. Ciri-ciri BUMN

BAB 3 LANDASAN HUKUM DAN SEJARAH BUMN
  1. Pengantar
  2. Landasan Hukum BUMN
  3. Sejarah BUMN

BAB 4 PENDIRIAN BUMN
  1. Pengantar
  2. Latar Belakang Pendirian BUMN
  3. Macam-macam BUMN
  4. Cara Mendirikan Persero
  5. Cara Mendirikan Perum

BAB 5 ANGGARAN DASAR BUMN
  1. Pengantar
  2. Dasar Hukum Anggaran Dasar Persero,
  3. Pertama Kali Dibuat Pendiri Persero
  4. Isi Anggaran Dasar Persero
  5. Perubahan Anggaran Dasar Persero
  6. Anggaran Dasar Perum

BAB 6 SAHAM BUMN (PERSERO)
  1. Pengantar
  2. Pengertian Saham
  3. Macam-macam Saham
  4. Saham yang Dikehendaki UUPT
  5. Saham Berkebangsaan Indonesia
  6. Prinsip Pemilikan Saham
  7. Hak-hak Pemegang Saham
  8. Daftar Pemegang Saham
  9. Bukti Pemilikan Saham
  10. Pemindahtanganan Saham
  11. Saham Dapat Dijaminkan Utang

BAB 7 MODAL BUMN
  1. Pengantar
  2. Sumber Modal BUMN
  3. Waktu Pemisahan Kekayaan Negara
  4. Macam-macam Modal Persero
  5. Penyetoran Modal Persero
  6. Perlindungan Modal Persero
  7. Penambahan Modal Persero,
  8. Pengurangan Modal Persero
  9. Modal Perum

BAB 8 ORGAN TERTINGGI BUMN
  1. Organ BUMN
  2. Organ Tertinggi BUMN
  3. Peraturan yang Berlaku
  4. Menteri Dapat Memberi Kuasa
  5. Macam-macam Rapat
  6. Penyenggara Rapat
  7. Rapat
  8. Pengumuman Rapat
  9. Cara Pemanggilan Rapat
  10. Kemacetan Penyelenggara RUPS
  11. Campur Tangan Pengadilan
  12. Kuasa Menghadiri RUPS
  13. Kewajiban Membuat Risalah Rapat

BAB 9 DIREKSI BUMN
  1. Pengantar
  2. Menjadi Direksi BUMN
  3. Jumlah Direksi BUMN
  4. Direksi BUMN Dapat Berasal Dari Indepen­den
  5. Pengangkatan Direksi Dengan Fit And Proper Test
  6. Menandatangani Kontrak Manajemen
  7. Tugas Direksi BUMN
  8. Kewajiban Direksi Menjalankan Tugas Dengan Itikad Baik
  9. Kewajiban Direksi Dibidang Penjualan/Penjamin BUMN
  10. Larangan Bagi Direksi
  11. Pemberhentian Sewaktu-waktu
  12. Kasus Pemberhentian Dirut Perum

BAB 10 PENGAWASAN BUMN
  1. Pengantar
  2. Organ yang Berwenang Mengawasi
  3. Persyaratan Menjadi Pengawas BUMN
  4. Tanga Fit And Proper Test
  5. Pengangkatan Tidak Bersamaan Direksi
  6. Tugas Pokok
  7. Larangan Bagi Pengawas
  8. Pemberhentian Sewaktu-waktu

BAB 11 PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNAN­CE (GCG) DAN SATURN PENGAWASAN IN­TEREN, SERTA KOMITE-KOMITE DALAM BUMN
  1. Pengantar
  2. GCG
  3. Dasar Hukum GCG
  4. Prinsip-prinsip GCG
  5. Satuan Pengawas Interen
  6. Komite audit
  7. Komite Nominasi dan Remunerasi
  8. Komite Risiko

BAB 12 PENGGUNAAN LABA BUMN
  1. Pengantar
  2. Macam-macam Laba
  3. Disisihkan Untuk Cadangan Lebih Dahulu
  4. Penggunaan Laba dengan Keputusan RUPS/ Menteri
  5. Dasar Pembagian Deviden
  6. Deviden yang Tidak Diambil

BAB 13 RESTRUKTURISASI DAN PRIVATISASI
  1. Keadaan BUMN Tidak Sama
  2. Restrukturisasi
  3. Privatisasi

BAB 14 HARTA KEKAYAAN BUMN
  1. Pengantar
  2. Asal Harta Kekayaan
  3. Teori Badan Usaha
  4. Prinsip UU BUMN
  5. Prinsip UU Keuangan Negara
  6. Posisi BUMN
  7. Kekayaan BUMN Milik BUMN Sendiri

BAB 15 UTANG PIUTANG BUMN
  1. Pengantar
  2. Per anjian Utang Piutang
  3. Pemberian Utang Selalu Diikuti Jaminan
  4. BUMN Sebagai Kreditur Pemberi Utang
  5. Lembaga Penyelesaian Utang Piutang Pada Umumnya
  6. Penyelesaian Utang Piutang BUMN Melalui PUPN
  7. Ketidak Sinkronan Prinsip UU PUPN Dengan UU BUMN
  8. Berakibat Ketidakpastian Hukum
  9. Fatwa Mahkamah Agung
  10. Pendapat KEMENEG BUMN
  11. PP No. 33 Tahun 2006 Sebagai Regulasi
  12. Putusan Mahkamah Konstitusi
  13. Penyelesaian Piutang Dengan Eksekusi Grosse Akta Pengakuan Utang
  14. Penyelesaian Piutang Dengan Eksekusi Barang Jaminan

BAB 16 PENYITAAN TERHADAP KEKAYAAN BUMN
  1. Pengantar
  2. Pengertian Sita
  3. Tujuan Sita
  4. Macam-macam Sita
  5. Barang-barang Milik Negara Tidak Boleh Disita
  6. Penyitaan Kekayaan BUMN Tidak Memerlu­kan Izin
  7. Penyitaan Kekayaan BUMN Dalam Praktik
  8. Penyitaan Terhadap Kekayaan Anak Perusa­haan BUMN
  9. Penyitaan Terhadap Kekayaan Pemegang Saham/Pemilik Modal BUMN

BAB 17 KEPAILITAN BUMN
  1. Pengantar
  2. Pengertian Kepailitan
  3. Persyaratan Pailit
  4. Permohonan Pailit Pada Umumnya
  5. Permohonan Pailit Untuk BUMN
  6. Pengadilan yang Berwenang
  7. Kenyataan Kepailitan BUMN Dalam Prak­tiknya

BAB 18 PEMBERIAN KUASA BUMN
  1. Pengantar
  2. Pengertian Pemberian Kuasa
  3. Terikat Syarat Sahnya Perjanjian
  4. Kewajiban Pemberi dan Penerima Kuasa
  5. Itikad Baik Dalam Pemberian Kuasa
  6. Pemberian Kuasa Tertulis Untuk Kepenting­an Pembuktian.
  7. Pihak yang Dapat Diberi Kuasa BUMN
  8. JPN Tidak Dapat Mewakili BUMN

BAB 19 PEMBUBARAN BUMN
  1. Pengantar
  2. Peraturan yang Berlaku
  3. Pembubaran BUMN Dengan PP
  4. Alasan-alasan Pembubaran BUMN
  5. Proses Likuidasi BUMN

BAB 20 PENUTUP
  1. Kesimpulan
  2. Saran

KEPUSTAKAAN
DAFFAR SINGKATAN
INDEKS
RIWAYAT HIDUP PENULIS


Share This Article


0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015. AJIBAYUSTORE - All Rights Reserved-ALAMAT JALAN KEBANGKITAN NASIONAL TOKO BUKU NO.21-22 SOLO JAWA TENGAH KONTAK:0857 2823 4422
Creating Website Miko Bayu Saputra