Selamat datang di toko Buku Online kami Buku Diskon,Murah Ajibayustore

Kamis, 09 Juni 2016

Sistem Informasi Geografis Konsep-Konsep Dasar Edisi Revisi.Eddy Prahasta

  Judul Buku : Sistem Informasi Geografis – Konsep-Konsep Dasar (Perspektif Geodesi & Geomatika) – Edisi Revisi

Judul Buku:Sistem Informasi Geografis – Konsep-Konsep Dasar (Perspektif Geodesi & Geomatika) – Edisi Revisi
Pengarang:Eddy Prahasta
Penerbit:Informatika
Cetakan:Ke - 1
Tahun Terbit:2014
Bahasa:Indonesia
Jumlah Halaman:760
Kertas Isi:CD Plus
Cover:Soft
Ukuran:16 x 24
Berat:800
Kondisi:Baru
Harga: Rp     140,000diskon 15%
Bayar: Rp     119,000
Stock:1


Sistem Informasi Geografis – Konsep-Konsep Dasar
 (Perspektif Geodesi & Geomatika) – Edisi Revisi
Pengarang : Eddy Prahasta
Penerbit : Informatika – Bandung


DAFTAR ISI

Bab 1 - SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS:
 SEBUAH INTRODUKSI
1.1     Komunitas Bisnis Terkait Data Spasial
1.2     Persentase Komponen Spasial
1.3     Beberapa Fungsionalitas Penting
1.4     Teknologi Perolehan Data Spasial
1.5     Konklusi
1.6     Esensi Sistem Informasi Geografis
1.7       Beberapa Alasan Penggunaan SIG
1.8     SIG Itu Sederhana & Mudah
1.9     GIS Day          

Bab 2 - OVERVIEW HISTORI SISTEM INFORMASI
 GEOGRAFIS
2.1     Peta-Peta Pertama
2.2     Peta-Peta Berikutnya
2.3     Peta Pendaftaran Tanah & Perencanaan
2.4       Pengaruh Sistem Komputer
2.5       SIG Pertama
2.6     Aplikasi-Aplikasi SIG Pertama
2.7       Pengembangan Lanjut Komputer & SIG
2.8     Bidang-Bidang Pendukung SIG
2.9     Pengembangan SIG Di Lingkungan Akademis
2.9.1 Universitas Harvard, Amerika Serikat
2.9.2 ITC, Belanda
2.9.3    Universitas Clark, Amerika Serikat
2.9.4    Universitas Minnesota
2.9.5    Utah State University & Idaho State University
2.10   Pengembangan SIG di Perusahaan
2.10.1 ESRI Inc.
2.10.2 MapInfo Corp.
2.11   Perangkat SIG Free & OpenSource          
2.12   Perkembangan Perangkat SIG saat ini

Bab 3 - DATA, INFORMASI, SISTEM INFORMASI, 
DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
3.1     Data & Informasi
3.1.1     Definisi-Definisi Dasar
3.1.2     Informasi Formal Vs. Non-Formal
3.1.3    Atribut Informasi
3.1.4    Membuat Informasi dari Data
3.1.5    Siklus Data - Informasi
3.2   Konsep Sistem
3.2.1 Sistem
3.2.2 Organisasi sebagai Sistem
3.3    Konsep Sistem Informasi
3.3.1  Tujuan & Aktifitas Sistem Informasi
3.3.3 Kriteria Umum Sistem Informasi
3.4 S1 Berbasis Komputer Vs. Tidak Berbasis Komputer
3.4.1 SI Tanpa Dukungan, Komputer
3.4.2 SI dengan Dukungan Komputer
3.4.2.1 Sistem Pengolahan Data (SPD)
3.4.2.2 Sistem Informasi Manajemen (SIM)
3.4.2.3 Sistem Pendukung Keputusan (SPK)
3.4.2.4 Sistem Informasi Akutansi (SIA)
3.4.2.5 Sistem Informasi Produksi (SIP)
3.4.2.6 Sistem Informasi Eksekutif (SIE)
3.4.2.7 Sistem Informasi Geografis (SIG)
3.4.2.8 Sistem Informasi Lainnya

Bab 4 - SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
4.1   Konsep Dasar
4.2   Definisi
4.3    Sub-Sistem SIG
4.4     Komponen SIG
4.4.1   Perangkat Keras SIG
4.4.2   Perangkat Lunak SIG
4.5     Cara Kerja SIG
4.6.    Kemampuan SIG
4.6.1 Pertanyaan Konseptual
4.6.2 Dari Definisi
4.6.3 Fungsi Analisis
4.7 Contoh Aplikasi SIG
4.7.1    Informasi SIG dalam Bentuk Tabel BasisData
4.7.2    Informasi SIG dalam Bentuk Layer Peta Dijital
4.7.3 Membuat Peta Tematik dengan SIG
4.7.4 Visualisasi dan Analisis Lokasi dengan SIG
4.7.5 Relasi, Pola, & Trend di dalam SIG
4.7.5.1 Lokasi Bank & Nasabahnya
4.7.5.2 Lokasi Rawan Kecelakaan Lalu Lintas
4.7.5.3 Zone Habitat Spesies Flora & Fauna yang Dilindungi
4.7.6 Layer Peta di dalam SIG
4.7.6.1 Daerah Pengembangan
4.7.6.2 Rencana. Lokasi Supermarket Baru
4.8       Kedudukan SIG
4.9     Pengertian SIG: Beberapa Perspektif
4.9.1 Perspektif Teknologi
4.9.2 Perspektif Organisasional

Bab 5 - DUNIA NYATA & SIG
5A      Dunia Nyata
5.2     Model Dunia Nyata
5.2.1 Tipe Entitas
5.2.2 Atribut Entitas
5.2.3 Relasi Entitas
5.3     Model Entity-Relationship (ER)
5.3.1    Entitas
5.3.2    Atribut
5.3.3  Relasi
5.3.4 Tingkat Relasi
5.3.5 Diagram Entity Relationship (ER)
5.3.5.1 Diagram ER untuk Relasi Satu ke Satu
5.3.5.2 Diagram ER untuk Relasi Satu ke Banyak
5.3.5.3 Diagram ER untuk Relasi Banyak ke Satu
5.3-5.4 Diagram ER untuk Relasi Banyak ke Banyak
5.3.5.5 Weak Entity Set          
5.3.5.6 Associative Entity Set
5.3.5.7 Obligatory Vs. Non-Obligatory
5.4     Model ER Spasial
5.4.1    Fitur Baru untuk ER Spasial
5.4.2    ER Spasial Relasi Satu-ke-Satu
5.4.3 ER Spasial Relasi Satu-ke-Banyak
5.4.4 ER Spasial Relasi Banyak-ke-Bahyak
5.5     Model Data
5.5.1 Representasi Grafis suatu Objek
5.5.1.1 Titik
5.5.1.2 Garis
5.5.1.3 Poligon
5.5.1.4 Objek Tiga Dimensi
5.5.1.5 Kelemahan Representasi Grafis
5.5.2 Atribut-atribut Objek
5.5.3 Relasi-relasi Objek
5.5.4 Kualitas Objek
5.6     Dari Basis Data Menuju SIG
5.7     Dunia Nyata Menuju SIG

Bab 6 - KONSEP-KONSEP GEODESI UNTUK 
DATA SPASIAL
6.1     Pendahuluan
6.2     Geodesi
6.3       Bentuk Bumi
6.3.1     Model-Model Geometrik Bentuk Bumi
6.3.2     Ellipsoid Referensi
6.4       Datum Geodesi
6.4.1     Datum Lokal
6.4.2     Datum Regional
6.4.3    Datum Global
6.4.4    Transformasi Datum
6.4.5 Datum Horizontal
6.4.6 Datum Vertikal
6.5       Sistem Referensi Geodesi
6.6     Sistem Proyeksi Peta
6.6.1 Jenis Proyeksi Peta
6.6.2 Pemilihan Proyeksi Peta
6.6.3     Universal Transverse Mercator (UTM)
6.6.4     Polyeder
6.6.5     Sistem Proyeksi Lainnya
6.7       Sistem Koordinat
6.7.1     Sistem Koordinat Dasar
6.7.2     Sistem Koordinat Global
6.7.2.1 Bujur, Lintang, dan Ketinggian
6.7.2.2 ECEF X,Y, Z
6.7.2.3 Sistem Koordinat Global Lainnya
6.7.3    Sistem. Koordinat Regional
6.7.4    Sistem Koordinat Nasional (Lokal)

Bab 7 - MODEL DATA SPASIAL SIG
7.1       Pendahuluan
7.2     Model Data Raster
7.2.1 Karakteristik Layer Raster
7.2.1.1 Resolusi
7.2.1.2 Orientasi
7.2.1.3    Zone
7.2.1.4 Domain Nilai Piksel
7.2.1.5 Koordinat Piksel atau Lokasi Unsur
7.2.2 Sampling Raster
7.2.3    Layer(s) Raster
7.3     Model Data Vektor
7.3.1    Entitas (Bergeometri) Titik
7.3.2    Entitas (Bergeometri) Garis
7.3.3 Entitas Area/Poligon
7.3.4 Area atau Poligon Sederhana
7.3.5 Model Data Spaghetti   
7.3.6    Model Data Spaghetti Idrisi
7.3.7 Model Data Spaghetti Geometri 2D & 3D
7.3.8    Kebutuhan Entity-Set Spacial Bereometri 3D
7.4     Perbandingan Model Data Vektor & Raster
7.5     Model Data Vektor dengan Topologi
7.5.1    Hubungan Topologi
7.5.2    Membangun Topologi
7.6     TIN
7.7     Trend "Spatial Support" DBMS Relasional
7.8     GeoDatabase,

Bab 8 - KONSEP-KONSEP DI DALAM PENGELOLAAN
 BASIS DATA DI DALAM SIG
8.1     Pendahuluan
8.2     SIG Sebagai Pengelola Basis Data
8.3       Konsep BasisData di dalam SIG
8.3.1     Basis Data
8.3.2     Keuntungan Penggunaan Basis Data
8.3.3   View Basis Data
8.3.Enterprise           
8.3.Enterprise Rules
8.3.6 Skeleton Table     
8.3.7 Kamus Data
8.3.8 Aplikasi
8.3.9 Sistem Basis Data
8.3.10 Komponen Sistem Basis Data
8.3.11 Komponen. Fungsional Sistem BasisData
8.4 Sistem Manajemen Basis Data
8.4.1     Pengertian & Definisi
8.4.2   Manfaat Sistem Manajemen Basis Data
8.4.3    Komponen Sistem Manajemen Basis Data
8.4.4  Operasi Dasar Sistem Manajemen Basis Data
8.4.5    Model Basis Data di dalam DBMS
8.5       Model Basis Data Relasional
8.5.1 Terminologi di dalam Model Basis Data Relasional
8.5.1.1 Relasi
8.5.1.2 Kund atau Key           
8.5.1.3 Query
8.5.1.4 Normalisasi
8.5.2     Keunggulan Model Basis Data Relasional
8.6     Model Basis Data Relasional SIG
8.6.1 Model Data Hybrid       
8.6.2 Model Data Terintegrasi

Bab 9 - ANALISIS  SPASIAL
9.1     Introduksi
9.2     Fungsi Analisis Spasial
9.2.1 Query Basis Data
9.2.2 Pengukuran
9.2.3    Fungsi Kedekatan Unsur/Proximity     
9.2.4    Model Permukaan Dijital
9.2.5    Buffer    
9.2.6 Klasifikasi (Reclassify)  
9.2.7 Pengolahan Citra Dijital
9.2.8 Fungsi Editing Unsur-Unsur Spasial
9.2.9 Analisis terhadap Layer Tematik
9.2.10 Geocoding       
9.2.11 Overlay           
9.2.12 NetWork          
9.3 Analisis Spasial. & Masalah Spasial

Bab 10  -  SIG & FUNGSI KARTOGRAFIS,
10.1   Aspek Komunikasi & Perancangan
10.2   Ciri Khas Kartografis di dalam SIG
10.3   Fungsi Kartografis di dalam SIG

Bab 11 - OVERVIEW PENGINDRAAN JAUH & 
PENGOLAHAN CITRA DIJUAL
11.1   Metode Remote Sensing       
11.2   Komponen Sistem Remote Sensing      
11.3      Sistem Remote Sensing 
11.4      Spektrum Gelombang Elektromagnetik
11.5      Komponen, Tipe, & Sistem Sensor
11.6 Karakteristik Spektral.
11.7      Citra. (Image) Digital
11.7.1 Citra Dijital & Pikselnya
11.7.2 Citra Dijital Skala Keabuan
11.7.3 Citra Dijital Berwarna
11.7.4 Tampilan Citra Dijital Berwarna, Composite  
11.7.5 Resolusi-Resolusi & Tipe Data Citra Dijital
11.8 Spesifikasi Citra. Dijital
11.8.1 Landsat-7
11.8.2 SPOT-5
11.8.3 Ikonos-2
11.8.4 QuickBird-2
11.8.5 Terra
11.9 Catatan

Bab 12 - OVERVIEW MODEL PERMUKAAN DlJITAL
12.1   Pengertian DTM
12.2   Jenis DTM
12.2.1 DTM Irrigular          
12.2.1.1 DTM Acak
12.2.1.2 Kontur
12.2.2 DTM Regular            
12.2.2.1 DTM Grid
12.2.2.2 DTM Rectangular
12.2.2.3 DTM Tringular      
12.2.2.4 DTM Profil
12.3      Representasi DTM
12.3.1 Garis-garis Kontur
12.3.2 Grids  
12.3.3 TIN
12.4      Metode Pengukuran DTM
12.5      Perangkat Lunak Pengolah Data DIM

Bab 13 – OVERVIEW  SATELIT  PENENTUAN POSISI & NAVIGASI
13.1   Peran. Sistem Satelit Penentuan Posisi
13.2   Histori Sistem Satelit Penentuan Posisi
13.3    Navstar GPS
13.3.1 Segmen-segmen Dasar
13.3.2 Sinyal GPS
13.3.3 Penentuan Posisi Receiver        
13.3.4 Metode Pengamatan
13.3.5 Sumber-Sumber Kesalahan
13.3.6 Ketelitian Penentuan Posisi
13.4 GNSS

Bab 14 – OVERVIEW APLIKASI SIG BERBASIS LAYANAN WEB   
14.1      Kelompok Aplikasi SIG
14.2      Aplikasi SIG Standalone, LAN, & Web-based
14.3    Desktop GIS Vs. Webbased GIS
14.4     Mengapa Aplikasi SIG Berbasis Internet?
14.5     Perangkat SIG Berbasis Internet
14.6   Aplikasi SIG & Bidang yang Di-Webbased-kan          

Bab 15 - PENGEMBANGAN SISTEM  INFORMASI GEOGRAFIS
15.1   Latar Belakang
15.2      Komponen Perancangan SIG
15.3    Rekayasa Perangkat Lunak & Model Proses
15.3.1 Siklus Hidup Pekerjaan
15.3.2 Model Proses Waterfall           
15.3.3 Model Proses Prototyping        
15.3.4 Model Proses Spiral    
15.3.5 Model Proses untuk SIG
15.4     Pemodelan Analisis
15.4.1 Prinsip-Prinsip Analisis
15.4.2 Pemodelan Data
15.4.3 Pemodelan Fungsional & Aliran Data Informasi
15.4.4 Pemodelan Tingkah-Laku (Behavior)  
15.4.Requitements    
15,.5.1 Requirements Fungsional
15.4.5.2 Requirements Non-Fungsional
15.4.5.3 Requirements Kinerja Sistem
15.5    Perancangan
15.5.1 Prinsip Perancangan
15.5.2 Model Perancangan
15.5.2.1 Perancangan Data
15.5.2.2 Perancangan Arsitektur Sistem
15.5.2.3 Perancangan Interfaces        
15.5.2.4 Perancangan Perangkat Keras
15.6      Pendekatan ala Sistem Informasi
15.6.1 Perencanaan
15.6.2 Analisis
15.6.3 Perancangan
15.6.4 Fase-Fase Selanjutnya
15.7     Pendekatan Pengembangan Lainnya
15-7.1 Guide Pengembangan SIG Bagi Pemerintah Daerah
15-7.2 Filosofi Perancangan & Implementasi SIG
15.7.2.1 Filosofi Perancangan SIG
15-7.2.2 Implementasi SIG
15.7.2.2.1 Konsep
15-7.2.2.2 Perancangan
15.7.2.2.3 Pengembangan
15.7.2.2.4 Operasi
15.7.2.2.5 Audit
15.8 Diskusi Pengembangan SIG

Bab 16 - PERANCANGAN BASIS DATA SPASIAL SIG
16.1   Pendahuluan
16.2   Metode Perancangan Basis Data
16.2.1 Tingkat Paket Kerja (TPK)
16.2.2 Three Schema Architecture (TSA)
16.2.3 TPK Versus TSA
16.3 Perancangan Basis Data Relasional
16.3.1 Tahap Eksternal
16.3.2 Tahap Eksternal
16.3.3 Tahap Internal
16.4 TIPS bagi Perancangan Basis Data
16.5 Catatan Mengengai Perancangan Basis Data SIG
16.6 Arsitektur Sistem BasisData
16.6.1 Arsitektur Client/Server          
16.6.2 Arsitektur Three -Tier 

Bab 17 – OVERWEW SISTEM  INFORMASI PERTANAHAN & KADASTER
17.1   Kadaster
17.2      Land Records   
17.3    Progres di Bidang Kadaster & Land-Records  
17.4    Kebijakan Umum Pertanahan Nasional
17.5     Dasar-Dasar Hukum Terkait
17.6      Overview Sistem Informasi Pertanahan
17.7     SIP Lainnya
17.8      Overview Marine Cadastre      
17.9   Overview Kadaster 3D
17.10 Penutup

Bab 18 - MEMILIH / MENENTUKAN LOKASI
18.1   Ciri Khas Lokasi
18.2   Faktor/Kriteria Pemilihan Lokasi
18.3      Tahap Pemilihan
18.3.1 Kriteria Umum
18.3.2 Kriteria Khusus/Detil
18.4 Bekerja dengan SIG
18.4.1 Pengumpulan Data
18.4.2 Kompilasi Data
18.4.3 Analisa Kriteria Umum
18.4.4 Analisa Kriteria Khusus
18.4-5 Kriteria Tambahan Vs. Intuitif
18.4.6 Penyajian Hasil Analisa
18.5      Penutup

Bab 19 - OVERVIEWBASISDATA SPASIAL & APLIKASI SIG DI KALANGAN MILITER
19.1   Operasi Milner
19.2 "Lingkup" Operasi Militer
19.3    Operasi Intelijen
19.4    Pembinaan Teritorial
19.5    Informasi Spasial & Operasi Milner
19.6   Peta, Basisdata Spasial, dan Aplikmi SIG
19.6.1 Peta & Basisdata Spasial / Geospasial
19.6.2 Aplikasi SIG
:19.7    GeoInt
19.8   Penutup

Daftar Pustaka

Share This Article


0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015. AJIBAYUSTORE - All Rights Reserved-ALAMAT JALAN KEBANGKITAN NASIONAL TOKO BUKU NO.21-22 SOLO JAWA TENGAH KONTAK:0857 2823 4422
Creating Website Miko Bayu Saputra