Selamat datang di toko Buku Online kami Buku Diskon,Murah Ajibayustore

Selasa, 07 Juni 2016

BASIS DATA EDISI KEDUA.Fathansyah

 Judul Buku : Basis Data Revisi Kedua

Judul Buku : Basis Data Revisi Kedua
Pengarang : Fathansyah
Penerbit : Informatika
Cetakan : Cet.1 Rev.2
Tahun Terbit : 2015
Bahasa : Indonesia
Jumlah Halaman : 538
Kertas Isi : CD
Cover : Soft
Ukuran : 15 x 24
Berat : 700 gram
Kondisi : Baru
Harga : Rp 100,000    DISKON
Bayar :  Rp 79.900

DAFTAR ISI

BAB 1. Apa Itu Basis Data
1.1 Definisi 
1.2 Operasi Dasar Basis Data 
1.3 Objektif Basis Data 
1.4 Penerapan Basis Data

BAB 2. Sistem Basis Data
2.1 Komponen Sistem Basis Data
2.1.1 Perangkat Keras (Hardware) 
2.1.2 Sistem Operasi (Operating System) 
2.1.3 Basis Data (Database) 
2.1.4 Sistem Pengelola Basis Data (Database Management System/DBMS)
2.1.5 Pemakai (User) 
2.1.6 Aplikasi (Perangkat Lunak) Lain 
2.2 Abstraksi Data 
2.3 Bahasa Basis Data (Database Language) 
2.3.1 Data Definitian Language (DDL) 
2.3.2 Data Manipulation Language (DML)
2.4 Struktur Sistem Basis Data Keseluruhan

BAB 3. Basis Data Relasional 
3.1 Definisi Basis Data Relasional 
3.2 Basis Data Akademik
3.3 Operasi dan Bahasa Basis Data 
3.4 Relasi Antartabel 
3.5 Basis Data yang Baik 

BAB 4. Normalisasi Data
4.1 Atribut Tabel (Table Attribute) 
4.1.1 Key dan. Atribut Deskriptif 
4.1.2 Atribut Sederhana (Simple Attribute) dan Atribut Komposit (Composite Attribute) 
4.1.3 Atribut Bernilai Tunggal (Single-Valued Attribute) dan Atribut Bernilai Banyak (Multivalued Attribute) 
4.1.4 Atribut Harus Bernilai (Mandatory Attribute) dan Nilai Null
4.1.5 Atribut Turunan (Derived Attribute)
4.2 Domain dan Tipe Data
4.3 Ketergantungan Fungsional (Functional Dependency)
4.4 Normalisasi dengan Ketergantungan Fungsional 
4.4.1 Lossless-Join Decomposition 
4.4.2 Dependency Preservation 
4.4.3 Boyce-Codd Normal Form (BCNF) 
4.4.4 Bentuk Normal Tahap Ketiga (3rd Normal Form)
4.5 Bentuk-Bentuk Normal (Normal Form) yang Lain 
4.5.1 Bentuk Normal Tahap Pertama (1st Normal Form)
4.5.2 Bentuk Normal Tahap Kedua (2nd Normal Form)
4.5.3 Bentuk Normal Tahap Keempat (4th Normal Form) dan Bentuk Normal Tahap Kelima (5th Normal Form)

BAB 5. Model Data
5.1 Fakta Dunia Nyata (Real World)
5.2 Model Entity-Relationship (Model KeterhubunganEntitas) 
5.2.1 Entitas (Entity) dan Himpunan. Entitas (Entity Set) 
5.2.2 Atribut (Attributes/Properties) 
5.2.3 Relasi (Relationship) dan Himpunan Relasi (Relationship Sets) 
5.2.4 Kardinalitas/Derajat Relasi 
5.3 Diagram Entity-Relationship (Diagram E-R) 
5.3.1 Tahapan Pembuatan Diagram E-R
5.3.2 Diagram E-R dengan Kamus Data 
5.3.3 Derajat Relasi Minimum
5.3.4 Diagram E-R dalam Notasi Lain 
5.4 Varian Entitas 
5.4-1 Himpunan Entitas Lemah (Weak Entity Sets)
5.4.2 Sub-Entitas (Subtype Entities) 
5.5 Varian Relasi 
5.5-1 Relasi Tunggal (Unary Relation) 
5.5.2 Relasi Multi-Entitas (N-ary Relation) 
5.5.3 Relasi Ganda (Redundant Relation)
5.6 Spesialisasi dan Generalisasi 
5.7 Agregasi 
5.8 Proses Lanjutan 
5.8.1 Key Alternatif (Alternate Key)
5.8.2 Pengodean Internal 
5.8.3 Dekomposisi Himpunan Entitas dan Normalisasi 
5.8.4 Fleksibilitas

BAB 6. Penerapan Basis Data
6.1 Transformasi Model Data ke Basis Data Fisik 
6.1.1 Transformasi Umum/Dasar 
6.1.2 Penerapan Himpunan Entitas Lemah dan Sub-Entitas 
6.1.3 Penerapan Relasi Tunggal (Unary Relation) 
6.1.4 Penerapan Relasi Multi Entitas (N-ary Relation) 
6.1.5 Penerapan Relasi Ganda (Redundant Relation)
6.1.6 Penerapan Spesialisasi dan Generalisasi 
6.1.7 Penerapan Agregasi 
6.2 DBMS dan Struktur Tabel 
6.3 Indeks dan Struktur Penyimpanan.
6.3.1 Indeks Primer (Primary Index)
6.3.2 Indeks Sekunder (Secondary Index) 
6.3.3 Struktur Penyimpanan (Storage Structure) 

BAB 7. Denormalisasi Basis Data
7.1 Redundansi dan Bentuk-bentuk Denormalisasi 
7.2 Atribut Turunan (Derived Attribute) 
7.3 Atribut yang Berlebihan 
7.4 Tabel Rekapitulasi (Summary Table) 
7.5. Derajat Relasi Hampir Satu-ke-Banyak 
7.6. Menghindari Fungsi dalam Query 

BAB 8. Bahasa Query
8.1 Bahasa Query Formal 
8.1.1 Operasi Seleksi (Select) 
8.1.2 Operasi Projeksi (Project) 
8.1.3 Operasi Cartesian Product 
8.1.4 Operasi Union
8.1.5 Operasi Set-Difference 
8.1.6 Operasi Rename 
8.1.7 Operasi-Operasi Tambahan
8.1.7.1 Operasi Set-Intersection 
8.1.7.2 Operasi Natural-Join 
8.1.7.3 Operasi Divisi 
8.1.7.4 Operasi Assignment 
8.1.8 Pengembangan Operasi Aljabar Relasional
8.1.8.1 Operasi Projeksi Tergeneralisasi 
8.1.8.2 Operasi Outer-Join
8.1.8.3 Fungsi Agregrasi
8.1.9 Modifikasi Basis Data 
8.1.9.1 Operasi Penambahan Baris Data 
8.1.9.2 Operasi Pengubahan Data 
8.1.9.1 Penghapusan Baris Data 
8.2 Bahasa Query Terapan 
8.2.1 Struktur Dasar 
8.2.1.1 Klausa Select 
8.2.1.2 Klausa Where 
8.2.1.3 Klausa From 
8.2.1.4 Pengurutan Hasil Query 
8.2.2 Fungsi Agregasi 
8.2.3 Nilai Null 
8.2.4 Manipulasi Data
8.2.4.1 Penambahan Record 
8.2.4.2 Pengubahan Record 
8.2.4.3 Penghapusan Record
8.2.5 Kontrol Transaksi 
8.2.6 Data Definition Language 

BAB 9. Pemrosesan Query
9.1 Klasifikasi Aktivitas 
9.1.1 Estimasi (Perkiraan) Biaya Query 
9.1.2 Pengukuran Biaya Query
9.2 Operasi Seleksi 
9.2.1 Algoritma Dasar
9.2.2 Seleksi dengan Indeks
9.2.3 Seleksi dengan Pembandingan (Ketidaksamaan)
9.3 Operasi Join 
9.3.1 Estimasi Ukuran Join 
9.4 Operasi Lain 
9.4.1 Penghilangan Duplikasi Basis Data 
9.4.2 Operasi Projeksi 
9.5 Evaluasi Ekspresi 
9.5.1 Materialisasi 
9.5.2 Pipeline 
9.6 Transformasi Ekspresi Relasional 
9.6.1 Ekivalensi Ekspresi 
9.6.1.1 Ekivalensi Ekspresi untuk Operasi Seleksi 
9.6.1.2 Ekivalensi Ekspresi untuk Operasi Natural Join 
9.6.1.3 Operasi Projeksi 
9.6.2 Aturan Ekivalensi 
9.6.3 Contoh-contoh Transformasi
9.7 Interpretasi Query
9.8 Penggunaan Statistik Strategi Query
9.9 Struktur Sistem Basis Data
9.10 Struktur DBMS untuk Pemrosesan Query

BAB 10. Backup dan Recovery
10.1 Jenis Kerusakan dan Jenis Media Penyimpanan 
10.2 Operasi Dasar Ke Media Penyimpanan
10.3 Skema Mekanisme Recovery
10.3.1 Recovery Berbasis File Log 
10.3.2 File Log dengan Penundaan Pengubahan 
10-3.3 File Log dengan Pengubahan Langsung 
10.3.4 Checkpoint
10.3.5 Page Bayangan (Shadow Paging) 
10.4 Recovery untuk Transaksi Konkuren 
10-4.1 Interaksi dengan Pengendalian Konkurensi 
10.4.2 Rollback Transaksi 
10.4.3 Checkpoint untuk Transaksi Concurrent
10-4.4 Restart Recovery 
10.5 Operasi Backup 
10-5.1 Backup Statis 
10.5.2 Backup Dinamis 
10.5.3 Backup Jarak Jauh (Remote Backup System)

BAB 11. Pengamanan Basis Data
ii. i Pengamanan Basis Data (Database Security) 
11.1.1 Pemberian Otoritas 
11.1.2 Perintah SQL untuk Pengamanan Basis Data
11.1.3 Penyandian (Enkripsi) 
11.2 Pemeliharaan Integritas Basis Data (Database Integrity) 
11.2.1 Jenis-jenis Integritas Basis Data 
11.2.1.1 Integritas Entitas (Entity Integrity) 
11.2.1.2 Integritas Jangkauan Nilai (Domain Integrity) 
11.2.1.3 Integritas Acuan (Referential Integrity) 
11.2.1.4 Integritas Data Antartabe (Redundant Data Integrity) 
11.2.1.5 Integritas Aturan Nyata (Bussiness Rule Integrity) 
11.2.2 Pemaksaan Integritas 
11.2.2.1 Definisi Tabel dan Struktur Penyimpanan 
11.2.2.2 Penerapan Aturan Integritas 
11.2.2.3 Penggunaan Mekanisme Pembangkitan (Trigger) Aksi untuk Menjaga Integritas 
11.2.2.4 Penerapan Aturan Integritas dalam Script Aplikasi 
11.2.2.5 Penerapan Aturan Integritas dalam Objek-objekAplikasi 

BAB 12. Pengendalian Persaingan
12.1 Status Transaksi 
12.2 Persaingan Eksekusi Transaksi 
12.3 Serializability 
12.3.1 Conflict Serializability 
12.3.2 View Serializability 
12.4 Identifikasi Transaksi dalam SQL 
12.5 Pengendalian Konkurensi (Concurrency Control) 
12.5.1 Lock-Based Protocol
12.5.2 Pemberian Locking 
12.5.3 Locking Protocol Dua Fase 
12.5.4 Timestamp-Based Protocol 
12.5.4.1 Timestamp 
12.5.4.2 Timestamp-Ordering Protocol 
12.5.5 Validation-Based Protocol 
12.6 Penanganan Deadlock 
12.6.1 Pencegahan Deadlock
12.6.2 Skema Berbasis Timeout 
12.6.3 Pendeteksian dan. Pemulihan Deadlock 
12.6.3.2 Pemulihan dari Deadlock (Deadlock Recovery)

BAB 13. Basis Data Terdistribusi
13.1 Struktur Basis Data Terdistribusi 
13.1.1 Keuntungan Dan Kerugian Basis Data Terdistribusi 
13.1.2 Desain Basis Data Terdistribusi 
13.1.2.1 Replikasi Data 
13.1.2.2 Fragmentasi Data 
13.1.2.2.1 Fragmentasi Horizontal
13.1.2.2.2 Fragmentasi Vertikal 
13.1.2.3 Replikasi dan Fragmentasi Data 
13.2 Pemrosesan Query dalam Sistem Terdistribusi 
13.2.1 Transformasi Query
13.2.2 Operasi Join Sederhana
13.3 Recovery dalam Sistem Terdistribusi 
13.3.1 Keandalan. Sistem 
13.3.2 Commit Protocol
13.3.3 Penanganan Kerusakan/Kegagalan 
13.4 Concurrency Control dalam Sistem Terdistribusi
13.4.1 Pendekatan Single-Lock-Manager
13.4.2 Banyak Koordinator
13.4.3 Protokol Mayoritas 
13.4.4 Penanganan Deadlock 
13.4.5 Pendekatan Tersentralisasi 
13.4.6 Pendekatan Terdistribusi Penuh 
13.5 Penutup 

BAB 14. Transaksi Lainjutan
14.1 Penyetelan Performansi (Performance Tuning) 
14-1.1 Lokasi Bottleneck
14.1.2 Parameter yang Dapat Disetel 
14.1.3 Penyetelan Skema/Struktur Basis Data
14-1.4 Penyetelan Indeks
14.1.5 Penyetelan Transaksi 
14.2 Transaksi Cepat (High-Performance Transaction)
14.2.1 Basis Data Memori (Main-Memory Database)
14.2.2 Group Commit
14.3 Transaksi yang Lama (Long Duration Transaction)
14.3-1 Eksekusi Nonserializable 
14.3.2 Pengendalian Konkurensi 
14.3.3 Implementasi 
14.4 Transaksi Segera (Real-Time Transaction) 
14.5 Transaksi dengan Penurunan Level Konsistensi 
14.5.1 Konsistensi Berderajat Dua 
14.5.2 Stabilitas Kursor (Locking pads Level Basis Data) 
14.6 Transaksi berbentuk Workflow
14.6.1 Spesifikasi Workflow
14.6.2 Eksekusi Workflow
14.6.3 Recovery dari Workflow 
14.7 Kesimpulan

BAB 15. Aplikasi Basis Data
15.1 DBMS: Terpisah atau Menyatu dengan Aplikasi? 
15.2 Arsitektur Sistem
15.2.1 Sistem Tunggal/Mandiri (Stand-Alone) 
15.2.2 Sistem Tersentralisasi (Centralized System)
15.2.3 Sistem Client-Server
15.3 Pemilihan Perangkat Lunak Pembangun. Aplikasi 
15.4 Penerjemahan Operasi Basis Data
15.5 Perkembangan Performansi dalam Aplikasi 
15.6 Pemeliharaan Integritas Basis Data dalam Aplikasi
15.6.1 Integritas Keunikan Data
15.6.2 Integritas Domain Data 
15.6.3 Integritas Referensial. 
15.6.4 Integritas Aturan Nyata 
15.6.5 Pemeliharaan Integritas Akibat Denormalisasi

BAB 16. Bunga Rampai Basis Data
16.1 Perkembangan DBMS 
16.2 Lingkup Penerapan Basis Data 
16.3 Perkembangan dan Kompleksitas `Dunia Nyata'
16.4 Perangkat Lunak untuk Perancangan Basis Data
16.5 Sistem Pendukung Keputusan (Decision-Support System) 
16.6 Basis Data Spasial (Spatial Database) 
16.6.1 Representasi Informasi Geometric 
16.6.2 Representasi Data Geografis
16.6.3 Query Spasial 
16.7 Basis Data Multimedia (Multimedia Database)
16.7.1 Pencarian Kemiripan (Similarity-Based Retrieval) 
16.7.2 Data Sinambung (Continuous-Media Data) 
16.8 Basis Data Bergerak (Mobile Database)
16.8.1 Model Komputasi Bergerak 
16.8.2 Routing dan Pemrosesan Query
16.8.3 Data Broadcast 
16.8.4 Diskonektivitas dan Konsistensi 
16.9 Sistem Pencarian Informasi 
16.9.1 Query 
16.9.2 Pengindeksan Dokumen
16.10 World Wide Web 
16.1o.1 Universal Resource Locator (URL)
16.10.2 Web Server 
16.10.3 Interaksi Web ke Basis Data 
16.10.4 Pencarian Informasi dalam Web
16m Basis Data NoSQL
16.11.1 Keuntungan NoSQL
16.11.2 Tantangan NoSQL
16.12 Kesimpulan

LAMPIRAN A: Komparasi DBMS
LAMPIRAN B: Basis Data dalam MySQL

DAFTAR PUSTAKA

KEMBALI KE HALAMAN AWAL

Share This Article


0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015. AJIBAYUSTORE - All Rights Reserved-ALAMAT JALAN KEBANGKITAN NASIONAL TOKO BUKU NO.21-22 SOLO JAWA TENGAH KONTAK:0857 2823 4422
Creating Website Miko Bayu Saputra