Selamat datang di toko Buku Online kami Buku Diskon,Murah Ajibayustore

Selasa, 09 Februari 2016

Pengukuran Psikologi Prinsip,Penerapan dan Isu Edisi 7.Robert M. Kaplan


Judul Buku:Pengukuran Psikologi – Prinsip, Penerapan, dan Isu – Psychological Testing Prinsiple, Applications, and Issues Edisi 7 Disertai CD Materi
Pengarang:Robert M. Kaplan – Dennis P. Saccuzzo
Penerbit:Salemba Humanika
Cetakan:Edisi 7
Tahun Terbit:2012
Bahasa:Indonesia
Jumlah Halaman:536
Kertas Isi:HVS
Cover:Soft
Ukuran:21 x 28
Berat:1000
Kondisi:Baru
Harga:Rp   159,900DISKON
Bayar:Rp 127.800
Stock:1

Pengukuran Psikologi – Prinsip, Penerapan, dan Isu – Psychological Testing Prinsiple, Applications, and Issues Edisi 7 Disertai CD Materi
Pengarang : Robert M. Kaplan – Dennis P. Saccuzzo
Penerbit : Salemba Humanika

DAFTAR ISI
BAGIAN 1—PRINSIP
1. Pengantar 1
Konsep Dasar 6
Apakah Tes? 6
Jenis Tes 7
Ikhtisar Buku 10
Prinsip Pengukuran Psikologi 10
Penerapan Pengukuran Psikologi 11
Isu dalam Pengukuran Psikologi 11
Perspektif Sejarah 12
Awal Mula 12
Charles Darwin dan Perbedaan Individu 12
Psikologi Eksperimen dan Pengukuran Psikofisik 14
Evolusi Tes Inteligensi dan Tes Prestasi Terstandardisasi 15
Perang Dunia 1 16
Tes Prestasi 16
Menjawab Tantangan 17
Tes Kepribadian: 1920-1940 18
Munculnya Pendekatan. Baru dalam Pengukuran Psikologi 20
Periode Perubahan. yang Cepat dalam Status Pengukuran 21
Kondisi Sekarang 22
Rangkuman 24
2. Norma dan Statistik Dasar untuk Pengujian 25
Mengapa Kita Membutuhkan Statistik? 26
Skala Pengukuran 27
Elemen Skala 27
Jenis Pengukuran 29
Operasi Matematis yang Diperbolehkan 30
Distribusi Frekuensi 31
Peringkat Persentil 33
Persentil 36
Penjelasan Distribusi 38
Rerata 38
Simpangan Baku 39
Skor Z 41
Standar Distribusi Normal 42
T McCall 49
Kuartil dan Desil 50
Norma 51
Norma Berdasarkan Usia 53
Penjejakan 53
Tes Acuan Kriteria 58
Rangkuman 60
3. Korelasi dan Regresi 63
Diagram Scatter 65
Korelasi 66
Regresi 67
Garis Regresi 67
Garis yang Paling Tepat 68
Uji Signifikansi Statistik Koefisien Korelasi 74
Cara Menginterpretasi Plot Regresi 76
Koefisien Korelasi Lainnya 79
Istilah dan Isu Seputar Penggunaan Korelasi 82
Residual 82
Kesalahan Baku Perkiraan 82
Koefisien Determinasi 83
Koefisien Alienasi 83
Penyusutan 84
Validasi Silang 84
Masalah Korelasi-Kausalitas 84
Penjelasan Variabel Ketiga 84
Cakupan yang Terbatas 86
Analisis Multivariat (Pilihan) 87
Pendekatan Umum 87
Contoh Penggunaan Regresi Berganda 87
Analisis Diskriminan 88
Analisis Faktor 89
Rangkuman 92
Apendiks 3.1: Penghitungan Persamaan Regresi dan Koefisien Korelasi 93
Penghitungan Persamaan Regresi (Data dari Tabel 3.5) 94
Menghitung Koefisien Korelasi (Data dari Tabel 3.5) 96
4. Reliabilitas 99
Sejarah dan Teori Reliabilitas 100
Konseptualisasi Kesalahan 100
Penelitian Awal Spearman 101
Dasar-dasar Teori Skor Tes 101
Model Domain Sampling 103
Teori Respons Item 105
Model-model Reliabilitas 106
Sumber-sumber Kesalahan 107
Sampling Waktu: Metode Tes-Retes 107
Sampling Item: Metode Bentuk Paralel 109
Metode Belah-separuh 110
Formula KR 111
Koefisien Alfa 113
Reliabilitas Sebuah Skor Pembeda 114
Reliabilitas dalam Penelitian Observasi Tingkah Laku 118
Menghubungkan Sumber Kesalahan dengan Metode Pengukuran Reliabilitas
Menggunakan Informasi Reliabilitas 122
Kesalahan Standar Pengukuran dan Rubber Yardstick 122
Seberapa Reliabel Suatu Reliabilitas? 123
Apa yang Harus Dilakukan terhadap Reliabilitas yang Rendah? 124
Rangkuman 127
Apendiks 4.1: Menggunakan Koefisien Alfa untuk Memperkirakan Reliabilitas Belah Separuh Ketika Varians untuk Dua Tes yang Dibagi Setengah Adalah Setara 128
Apendiks 4.2: Perhitungan Reliabilitas Menggunakan KR 129
5. Validitas 131
Mendefinisikan Validitas 133
Aspek-aspekValiditas 133
Validitas Tampilan 134
Validitas Berdasarkan Bukti yang Berkaitan dengan Isi 134
Validitas Berdasarkan Bukti yang Berkaitan dengan Kriteria 136
Validitas Berdasarkan Bukti yang Berkaitan dengan Konstruk 146
Hubungan Antara Reliabilitas dan Validitas 153
Rangkuman 154
6. Membuat dan Menguji Item-item Tes 155
Penulisan Item 156
Format Item 157
Kemungkinan Lain 166
Analisis Item 166
Derajat Kesulitan Item 166
Daya Pembeda 170
Gambaran Karekteristik Item 172
Menghubungkan Pengukuran yang Tidak Biasa Digunakan. 177
Item untuk Tes Berdasarkan Kriteria 178
Keterbatasan Analisis Item 179
Rangkuman 180
7. Administrasi Tes 183
Penguji dan Subjek 184
Hubungan Antara Penguji dan Peserta Tes 184
Ras Penguji 185
Bahasa Peserta Tes 186
Pelatihan pada Administrator Tes 187
Efek Harapan 187
Efek Penguatan Respons 189
Pelaksanaan Tes dengan Bantuan Komputer 192
Model Administrasi Tes 194
Variabel Subjek 194
Metodologi Asesmen Perilaku 195
Reaktivitas 196
Sikap Melenceng 196
Harapan 197
Kecurangan. 197
Kontrol Statistik pada Kesalahan Penilaian 198
Rangkuman 199
BAGIAN II—PENERAPAN
8. Teknik Wawancara 201
Wawancara sebagai Sebuah Tes 204
Karekteristik Timbal Balik dalam Wawancara 205
Prinsip-prinsip dalam Wawancara yang Efektif 206
Sikap yang Sesuai 206
Respons yang Dihindari 207
Respons yang Efektif 208
Respons untuk Menjaga Wawancara Mengalir 209
Mengukur Pemahaman 213
Tipe-tipe Wawa ncara 215
Wawancara Evaluasi 215
Wawancara Klinis Terstruktur 216
Wawancara Riwayat Kasus 220
Pemeriksaan Kondisi Mental 221
Mengernbangkan. Keterampilan Wawancara 222
Sumber-sumber Kesalahan dalam Wawancara 223
Validitas Wawancara 223
Reliabilitas Wawancara 225
Rangkuman 226
9. Teori Inteligensi dan Skala Binet 229
Masalah Mendefinisikan Inteligensi 230
Prinsip Pembuatan Tes Binet 232
Prinsip 1: Perbedaan Usia 232
Prinsip 2: Kernarnpuan. Mental Umum 233
Model Kemampuan Mental Umum dari Spearman 233
Implikasi Inteligensi Mental Umum (g) 234
Teori Inteligensi gf-gc 235
Skala Binet Edisi Awal 235
Skala Binet-Simon 1905 235
Skala 1908 236
Skala Inteligensi Stanford-BinetTerman 238
Skala Inteligensi Stanford-Binet 1916 238
Intelligence Quotient 239
Skala 1937 240
Revisi Skala Standford-Binet 1960 dan Deviasi IQ (SB-LM) 241
Skala Binet Modern 242
Model Edisi Keempat dan Kelima Skala Binet 243
Karekteristik Revisi 1986 244
Karekteristik Edisi Kelima Tabun 2003 245
Properti Psikometri Edisi Kelima Tabun 2003 247
Validitas Median 247
Rangkuman 248
10. Skala Inteligensi Wechsler: WAIS-III, WISC-IV, dan WPPSI-III 249
Skala Inteligensi Wechsler 251
Konsep Skala Angka dan Performa 251
Dari Skala Inteligensi Wechsler-Bellevue ke WAIS-III 253
Skala, Subtes, dan Indeks WAIS-III 253
Subtes Verbal 254
Skor Mentah, Skor Terskala, dan VIQ 258
Subtes Performa 258
IQ Performa 261
FSIQ 261
SkorIndeks 261
Ciri-ciri Interpretasi Tes Wechsler 262
Perbandingan IQ Verbal dan Performa 262
Analisis Pola 262
Studi Kasus Hipotetis 263
Properti Psikometri Skala Wechsler untuk Dewasa 265
Standardisasi 265
Reliabilitas 265
Validitas 266
Evaluasi Skala Wechsler untuk Orang Dewasa 266
Turunan WAIS-111: WISC-IV dan WPPSI-III 267
WISC-IV 267
WPPSI-III 270
Rangkuman 271
11. Tes Kemampuan Individu Lainnya dalam Pendidikan dan Pendidikan Khusus
Tes Kemampuan Individu Alternatif Dibandingkan dengan Skala Binet dan Wechsler
Perbandingan Tes Alternatif Satu Sama Lain 275
Tes Kemampuan Individual Khusus 277
Skala Bayi 278
Tes Utama untuk. Anak-anak 284
Tes Kemampuan Individual Umum untuk Populasi Cacat dan Khusus 289
Mengukur Kesulitan Belajar 293
Tes Visiografis 298
Kreativitas: Torrance Test of Creative Thinking (TTCT) 300
Tes Prestasi Individual: Wide Range Achievement Test-3 (WRAT-3) 301
Rangkuman 302
12. Tes Baku dalam Bidang Pendidikan, Pelayanan Publik, dan Militer 303
Perbandingan Tes Kemampuan Individual dan untuk Kelompok 305
Keuntungan Tes Individual 305
Keuntungan Tes Kelompok 306
Tinjauan atasTes Kelompok 307
Karekteristik Tes Kelompok 307
Memilih Tes Kelompok 307
Menggunakan Tes Kelompok 308
Tes Kelompok di Sekolah:TK Hingga Kelas 12 309
Tes Prestasi versus Tes Bakat 309
Tes Prestasi untuk Kelompok 309
Tes Kemampuan Mental (Inteligensi) untuk Kelompok 312
Tes Masuk Sekolah Tinggi 314
SAT Reasoning Test 315
Tes Kemampuan Sekolah dan Perguruan Tinggi yang Kooperatif 316
American College Test (ACT) 317
Tes Masuk Sekolah Pascasarjana dan Sekolah Profesi 318
Graduate Record Examination Aptitude Test 318
Miller Analogies Test 322
Law School Admission Test 323
Tes Kemampuan Nonverbal untuk Kelompok 325
Raven Progressive Matrices 325
Goodenough-Harris Drawing Test (G-HDT) 328
Culture Fair Intelligence Test 329
Tes Baku yang Digunakan di U.S. Civil Service System 330
Tes Baku dalam U.S. Military: Armed Service Vocational Aptitude Battery 331
Rangkuman 331
13 Aplikasi dalam Lingkungan Klinis dan Konseling 333
Strategi Pembuatan Tes Kepribadian Terstruktur 335
Strategi Deduktif 336
Strategi Empiric 337
Diskusi Penggunaan Kriteria dalam Memilih Tes 338
Strategi Isi-Logic 339
Woodworth Personal Data Sheet 339
Skala Isi-logis Multidimensi Pertama 339
Mooney Problem Checklist 340
Kritik terhadap Pendekatan Isi-logis 340
Strategi Kelompok Kriteria 340
Minnesota Multiphasic Personality Inventory 341
California Psychological Inventory (CPI)—Edisi Ketiga, 352
Strategi Analisis Faktor 353
Usaha Pelopor Guilford 353
Kontribusi Cattell 354
Masalah dengan Strategi Analisis Faktor 356
Strategi Teoretis 357
Edwards Personal Preference Schedule (EPPS) 357
Personality Research Form (PRF) dan Jackson Personality Inventory (JPI) 359
Konsep Diri 360
Strategi Kombinasi 362
Positive Personality Measurement dan NEO Personality Inventory—Revisi (NEO-PI-R) 362
NEO Personality Inventory (NEO-PI-R) 362
Pengukuran Sifat Kepribadian Positif yang Sering Kali Digunakan 365
Rosernberg Self-Esteem Scale 365
General Self-Efficacy Scale (GSE) 366
Ego Resiliency Scale 366
Dispositional Resilience Scale (DRS) 366
Hope Scale 367
Life Orientation Test-Revised (LOT-R) 367
Satisfaction with Life Scale (SWLS) 368
Positive and Negative Affect Schedule (PANAS) 368
Coping Intervention for Stressful Situations (CISS) 368
Core Self-Evaluations 369
Masa Depan Penelitian Kepribadian Positif 369
Rangkuman 371
14. Tes Kepribadian Proyektif 373
Hipotesis Proyektif 375
Tes Bercak Tinta Rorschach 376
Sejarah Pendahulunya 376
Stimulus, Administrasi, dan Interpretasi 377
Data Psikometri 383
Tes Bercak Tinta Alternatif: Tes Holtzman 392
Thematic Apperception Test 392
Stimulus, Administrasi, dan Interpretasi 393
Data Psikometri 396
Prosedur Apersepsi Alternatif 397
Prosedur Proyektif tanpa Gambar 398
Tes Asosiasi Kata 398
Tugas Melengkapi Kalimat 399
Tes Menggambar Figur 400
Rangkuman 401
15. Komputer dan Ilmu Psikologi Dasar dalam Pengujian 403
Prosedur Asesmen Kognitif-Perilaku 405
Alasan Asesmen Kognitif-Perilaku 405
Prosedur Berdasarkan Pengondisian Operan 407
Teknik Lapor-diri 409
Pendekatan Fungsional Kanfer dan. Saslow 413
Dysfunctional Attitude Scale 414
Irrational Beliefs Test 415
Analisis Fungsional. Kognitif 415
Prosedur Psikofisiologis 417
Variabel Fisiologis dalam Implikasi Perlakuan 417
Evaluasi Teknik Psikofisiologis 418
Komputer dan Pengukuran Psikologi 419
Wawancara dengan Bantuan Komputer 420
Tes dengan Administrasi Komputer 421
Diagnosis, Penilaian, dan Laporan Hasil dengan. Komputer 421
Penggunaan Internet dalam Pengukuran Psikologi 423
Komputerisasi Asesmen Kognitif-Perilaku 424
Tes yang Hanya Mungkin Dilakukan. oleh Komputer 426
Pengukuran dengan Adaptasi Komputer 427
Prosedur Psikofisik dan Deteksi-sinyal 428
Rangkuman 431
16. Pengukuran dalam Psikologi Konseling 433
Pengukuran Minat 435
Strong Vocational Interest Blank 435
Strong-Campbell Interest Inventory 436
Campbell Interest and Skill Survey 438
Pemunculan Kembali Strong Interest Inventory 439
Kuder Occupational Interest Survey 440
Career Assessment Inventory 445
Self-Directed Search 446
Menghapus Bias Gender dalam Pengukuran Minat 446
Bakst dan Minat 447
Pengukuran Karekteristik Pribadi untuk Penempatan Kerja 448
Pendekatan Faktor Sifat: Dimensi Pekerjaan Osipow 448
Apakah. Ada Sifat Kepribadian yang Stabil? 448
Rangkuman 450
17. Pengukuran dalam Psikologi Kesehatan dan Pelayanan Kesehatan
Asesmen Neuropsikologis 452
Neuropsikologi Klinis 452
Neuropsikologi Perkembangan 457
Neuropsikologi Orang Dewasa 460
California Verbal Learning Test (CVLT) 466
Pengujian Neuropsikologi Otomatis 469
Penilaian Kecemasan dan Stres 470
Stres dan Kecemasan 470
State-Trait Anxiety Inventory 471
Pengukuran Kecemasan terhadap, Tes 472
Pengukuran Coping 476
Ecological Momentary Assessment 477
Penilaian Kualitas Hidup 478
Apakah Kesehatan yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup? 479
Metode Umum bagi Pengukuran Kualitas Hidup 480
Rangkuman 482
18. Pengukuran dalam Ranah Bisnis dan Industri 485
Psikologi Personalia—Seleksi Pegawai 486
Wawancara Pegawai 486
Nilai Dasar dan Nilai "HIT" 487
Tabel Taylor-Russell 491
Teori Nilai Manfaat dan Analisis Keputusan 497
Validitas Tambahan 498
Psikologi Personalia dari Sudut Pandang Pegawai: Mencocokkan Orang ke Pekerjaan 500
Myers-Briggs Type Indicator 501
Tes untuk Penggunaan di Bidang Industri: Wonderlic Personnel Test (WPT) 501
Mengukur Karekteristik Lingkungan Pekerjaan 503
Pendekatan Ekologi-Sosial 503
Menggolongkan Lingkungan 504
Analisis Pekerjaan 506
Mengukur Interaksi Individu-Situasi 509
Rangkuman 512
BAGIAN III—ISU
19. Bias Tes 513
Mengapa Bias Tes Penuh Kontroversi? 514
Keadilan Tes dan Hukum 516
Pembelaan Tradisional terhadap Pengujian 516
Validitas Berdasarkan Bukti yang Berkaitan dengan Isi 519
Sumber Bias Terkait Kriteria 523
Pendekatan Lain untuk Menguji Anggota Kelompok Minoritas 526
Ketidaktahuan versus Kebodohan 527
Chiding Test 527
Black Intelligence Test of Cultural Homogeneity 529
System of Multicultural Pluralistic Assessment 531
Saran untuk Solusi 533
Keterlibatan Etis dan Definisi Bias Tes 535
Berpikir secara Berbeda: Menemukan Interpretasi Data Baru 538
Mengembangkan Kriteria Berbeda 540
Mengubah Lingkungan Sosial 542
Rangkuman 546
20. Pengujian dan Hukum 549
Hukum Membangun Penggunaan Tes 550
Otoritas Federal 550
Hukum Khusus 559
No Child Left Behind (NCLB) 562
Gugatan Utama yang Memengaruhi Pengukuran Psikologi 563
Kasus Penghapusan Diskriminasi Awal 563
Tindakan Afirmatif dalam Pendidikan Tinggi 578
Kasus-kasus Personalia 582
Kasus yang Berkaitan dengan Americans with Disabilities Act (ADA) 586
Pandangan Kritis terhadap Gugatan 588
Rangkuman 588
21. Etika dan Masa Depan Pengukuran Psikologi 591
Isu Pembentukan Ranah Pengukuran 592
Isu Profesional 592
Isu Moral 597
Isu Sosial 602
Tren Saat Ini 604
Pertumbuhan Tes Baru 604
Standar yang Lebih Tinggi, Kemajuan Teknologi, dan Peningkatan Objektivitas
Kesadaran dan Pengaruh Masyarakat yang Lebih Baik 606
Komputerisasi Tes 607
Pengukuran di Internet 607
Tren Masa Depan 608
Prospek Masa Depan Pengukuran yang Menjanjikan 608
Pertumbuhan Tes Baru dan Lebih Maju Akan Berlanjut 609
Kontroversi, Ketidaksepakatan, dan Perubahan Akan Berlanjut 610
Integrasi Ilmu Kognitif dan Ilmu. Komputer Akan Membimbing pada Beberapa Inovasi dalam Pengukuran 610
Rangkuman 610
Lampiran 1 Daerah Distribusi Normal Baku L-1
Lampiran 2 Skor Kritis r untuk a = 0,05 dan a = 0,01 (Uji Dua Arah) L-
Lampiran 3 Skor Kritis t* L-6
Lampiran 4 Kode Praktik Pengujian Tepat Sasaran dalam Pendidikan Disiapkan oleh Komite Gabungan dalam Praktik Pengujian
L-8
GLOSARIUM G-1
REFERENSI R-1
INDEKS 1-1

KEMBALI KE HALAMAN AWAL

Share This Article


0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015. AJIBAYUSTORE - All Rights Reserved-ALAMAT JALAN KEBANGKITAN NASIONAL TOKO BUKU NO.21-22 SOLO JAWA TENGAH KONTAK:0857 2823 4422
Creating Website Miko Bayu Saputra