Selamat datang di toko Buku Online kami Buku Diskon,Murah Ajibayustore

Sabtu, 27 Februari 2016

Jasa Audit dan Assurance Edisi 8 Buku 1, William F. Messier

 Judul Buku : Jasa Audit dan Assurance – Pendekatan Sistematis – Auditing and Assurance Services: A Systematic Approach Edisi 8 Buku 1 Pengarang : William F. Messier – Steven M. Glover – Douglas F. Prawitt Penerbit : Salemba Empat

Judul Buku:Jasa Audit dan Assurance – Pendekatan Sistematis – Auditing and Assurance Services: A Systematic Approach Edisi 8 Buku 1
Pengarang:William F. Messier – Steven M. Glover – Douglas F. Prawitt
Penerbit:Salemba Empat
Cetakan:Edisi 8
Tahun Terbit:2014
Bahasa:Indonesia
Jumlah Halaman:506
Kertas Isi:HVS
Cover:Soft
Ukuran:21 x 28
Berat:900
Kondisi:Baru
Harga:Rp  167,900diskon 15 %
Bayar:Rp  142,715
Stock:1

Jasa Audit dan Assurance – Pendekatan Sistematis – Auditing and Assurance Services: A Systematic Approach Edisi 8 Buku 1
Pengarang : William F. Messier – Steven M. Glover – Douglas F. Prawitt
Penerbit : Salemba Empat

DAFTAR ISI
BAGIAN 1
Pendahuluan: Jasa Assurance dan Auditing
Laporan Keuangan 1
Bab 1
Pendahuluan: Jasa Assurance dan Auditing Laporan Keuangan 3
Studi Auditing 4
Kebutuhan Auditing dan Assurance 5
Prinsipal dan Agen 6
Peron Auditing 7
Analogi Assurance: Kasus House Inspector 8
Asersi Penjual, Asimetri Informasi, dan Karakteristik Pengawas 9
Karakteristik yang Diharapkan dari Pelayanan House Inspector 9
Analogi Hubungan Inspeksi Rumah dan Auditing Laporan Keuangan 10
Asersi Manajemen dan Laporan Keuangan 11
Definisi Auditing, Atestasi, dan Jasa Assurance 12
Auditing 12
Atestasi 13
Konsep Fundamental Pelaksanaan Audit Laporan Keuangan 14
Assurance 14
Materialitas 15
Risiko Audit 16
Bukti Terkait Asersi Manajemen 16
Pengambilan Sampel: Kesimpulan Berdasarkan Observasi Terbatas 17
Proses Auditing 18
Gambaran Umum Proses Auditing Laporan Keuangan 18
Tahapan Penting Audit 20
Laporan Audit Wajar Tanpa Pengecualian/ Perubahan 22
Jenis Laporan Audit Lain 24
Kesimpulan 25
Istilah Penting 26
Pertanyaan 27
Soal Pilihan Ganda 27
Problem 29
Diskusi Kasus 31
Latihan Internet 31
Kasus Riil 32
BAB 2
Ruang Lingkup Auditing Laporan Keuangan 34
Tipe-Tipe Auditor 35
Auditor Eksternal 35
Auditor Internal 35
Auditor Pemerintah 37
Auditor Forensik 37
Tipe Audit Lain, Atestasi, dan Jasa Assurance 38
Jasa Audit Lain 38
Jasa Atestasi 39
Jasa Assurance 39
Jasa Nonaudit Lain 39
Kantor Akuntan Publik 40
Organisasi dan Struktur Organisasi 40
Satu Dekade Tantangan dan Perubahan bagi Auditor Laporan Keuangan 42
Peraturan Pemerintah 42
Harapan Masyarakat dan Tanggung Jawab Auditor 43 Konteks Audit Laporan Keuangan 44
Model Bisnis 44
Bisnis sebagai Konteks Utama Audit 44
Tata Kelola Perusahaan 45
Tujuan, Strategi, Proses, Kontrol, Transaksi, dan Laporan 45
Model Proses Bisnis: Lima Komponen 45
Organisasi yang Memengaruhi Profesi Akuntan
Publik 48
Securities and Exchange Commission (SEC) Public Company Accounting Oversight Board (PCAOB) 48
American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) 50
Financial Accounting Standards Board (FASB) 50 Standar Auditing 51
International Auditing and Assurance Standards Board (IAASB) 51
International Accounting Standards Board
(IASB) 51
Tiga Set Standar Audit: Peranan ASB, PCAOB, dan IAASB 51
Sepuluh Standar Audit Berlaku Umum 52 Prinsip-Prinsip yang Mendasari Pelaksanaan Audit
Sesuai Standar Audit Berlaku Umum 54
Standar Audit dan Kodi kasi AU 54
ff
Etika, Independensi, dan Ko4e Etik International 56
Kesimpulan 57
Istilah Penting 58
Pertanyaan 59
Soal Pilihan Ganda 60
Problem 62
Diskusi Kasus 63
Latihan Internet 65
Kasus Riil 66
BAGIAN 2
=--rencanaan Audit dan Konsep Dasar ' iditing 67
BAB 3
Perencanaan Audit, Tipe-Tipe Pengujian Audit, dan -Materialitas 69
Penerimaan dan Keberlanjutan Klien 70
Penerimaan Calon Klien 70
Keberlanjutan Klien 71
Aktivitas Perikatan Awal 71
Menentukan Persyaratan Tim Perikatan Audit 72
Menilai Kepatuhan dengan Persyaratan Etika dan Independensi 72
Membangun Pemahaman Bersama Klien 72
Perencanaan Audit 77
Rencana dan Strategi Audit 77
Menilai Risiko Bisnis 78
Menetapkan Materialitas 78
Mempertimbangkan Banyaknya Lokasi atau Unit Bisnis 78
Penilaian Kebutuhan Spesialis 78
Menilai Kemungkinan Tindakan Ilegal 79
Mengidentifikasi Pihak-Pihak Terkait 80
Mempertimbangkan Peningkatan Jasa Bernilai Tambah 81
Mendokumentasikan Seluruh Strategi Audit, Rencana Audit, dan Mempersiapkan Program Audit 81
Supervise Audit 82
Prosedur Penilaian Risiko 83
Tipe Pengujian Audit 83
Pengujian Pengendalian 84
Prosedur Substantif 84
Pengujian Bertujuan Ganda 85
Materialitas 85
Tahapan Dalam Penerapan Materialitas 86
Suatu Contoh 90
Istilah Penting 92
Pertanyaan 93
Soal Pilihan Ganda 93
Problem 95
Diskusi Kasus 97
Latihan Internet 98
Kasus Riil 98
BAB 4
Penilaian Risiko 100
Risiko Audit 101
Model Risiko Audit 102
Penggunaan Model Risiko Audit 103
Proses Penilaian Risiko Auditor 105
Strategi, Tujuan Manajemen, dan Risiko Bisnis 106
Risiko Bisnis dan Risiko Salah Saji Material 106
Prosedur Penetapan Risiko Auditor 106
Pentingnya Pemahaman Auditor atas Entitas dan Lingkungannya 108
Evaluasi Proses Penilaian Risiko Entitas 112
Menilai Risiko Salah Saji Material karena Kesalahan dan Kecurangan 112
Jenis-Jenis dan Penyebab Salah Saji' 112
Proses Penilaian Risiko Kecurangan 113
Indikasi Kondisi Kecurangan dan Faktor-Faktor Risiko Kecurangan 115
Tanggapan Auditor Atas Hasil Penilaian Risiko 119
Evaluasi Hasil Pengujian Audit 120
Dokumentasi Penilaian Risiko dan Tanggapan Auditor 121
Komunikasi mengenai Kecurangan pads Manajemen, Komite Audit, dan Lainnya 122
Istilah Penting 124
Pertanyaan 125
Soal Pilihan Ganda 126
Problem 127
Diskusi Kasus 130
Latihan Internet 131
Kasus Riil 132
BAB 5
Bukti dan Dokumentasi 134
Hubungan Bukti Audit dan Laporan Keuangan 135
Asersi Manajemen 136
Asersi Golongan Transaksi dan Peristiwa selama Periode 138
Asersi Saldo Akun pads Akhir Periode 139
Asersi Penyajian dan Pengungkapan 139
Konsep Bukti Audit 141
Sifat Bawaan Bukti Audit 141
Kecukupan dan Kelayakan Bukti Audit 142
Evaluasi Bukti Audit 143
Prosedur Audit untuk Memperoleh Bukti Audit 144
Inspeksi Catatan atau Dokumen 145
Inspeksi Aset Berwujud 146
Observasi 146
Permintaan Keterangmn 147
Konfirmasi Eksternal 147
Kalkulasi Ulang 148
Pelaksanaan Ulang 148
Prosedur Analitis 149
Pemindaian 149
Keterandalan Jenis Bukti 150
Hierarki Pengujian Audit 150
Sebuah Analogi "Ember Assurance" 152
Dokumentasi Audit 154
Tujuan Dokumentasi Audit 154
Kandungan Dokumentasi Audit 154 Contoh Dokumentasi Audit 157
Format Dokumentasi Audit 158
Pengaturan Dokumentasi Audit 159
Kepemilikan Dokumentasi Audit 159
Pengarsipan dan Retensi Dokumen Audit 160
Modul Lanjutan 1: Prosedur Analitis 162
Prosedur Analitis Substantif 163
Prosedur Analitis Akhir 173
Modul Lanjutan 2: Rasio Keuangan Pilihan yang Berguna
sebagai Prosedur Analitis 173
Rasio Likuiditas Jangka Pendek 174
Rasio Aktivitas 175
Rasio Profitabilitas 176
Istilah Penting 177
Rasio Coverage 177
Pertanyaan 178
Soal Pilihan Ganda 179
Problem 181
Diskusi Kasus 184
Latihan Internet 186
Kasus Riil 187
BAGIAN 3
Pemahaman dan Auditing Pengendalian Internal 189
BAB 6
Pengendalian Internal dalam Audit
Laporan Keuangan 191
Pendahuluan 192
Gambaran Umum Pengendalian Internal 192
Definisi Pengendalian Internal 192
Pengendalian yang Relevan dengan Audit 192 Pengaruh Teknologi Informasi bagi Pengendalian
Internal 193
Rerangka Kerja COSO 194
Komponen Pengendalian Internal 194
Ruang Lingkup Pengendalian 195
Proses Penilaian Risiko Entitas 197
Sistem Informasi dan Komunikasi 198
Aktivitas Pengendalian 199
Pemantauan Pengendalian 200 Merencanakan Strategi Audit 201 Strategi Substantif 203
Strategi Kepercayaan 204 Gambaran Umum 205
Memperoleh Pengertian Pengendalian Internal 205
Memahami Ruang Lingkup Pengendalian 206
Memahami Proses Penilaian Risiko Entitas 206 Memahami Sistem Informasi dan Komunikasi 206
Memahami Kegiatan Pengendalian 208
Memahami Pengawasan Pengendalian 208
Mendokumentasikan Pemahaman Pengendalian Internal 208
Pengaruh Ukuran Entitas pada Pengendalian Internal 209
Batasan-Batasan dari Pengendalian Internal Entitas 210
Menilai Risiko Pengendalian 211
Mengidentifikasi Pengendalian Khusus yang akan Diandalkan 212
Melakukan Pengujian Pengendalian 212
Kesimpulan pada Tingkat yang Dicapai Risiko Pengendalian 213
Mendokumentasikan Tingkat yang Dicapai Pengendalian Risiko 213
Contoh 213
Prosedur-Prosedur Substantif 214
Waktu Prosedur Audit 215
Pengujian Interim Pengendalian 216
Prosedur Subtantif Interim 216
Audit Penerapan Akuntansi yang Diproses oleh Organisasi Jasa 217
Komunikasi Pengendalian Internal—Hal-Hal Terkait 218
Modul Lanjutan 1: Jenis-Jenis Pengendalian dalam Ruang Lingkup TI 219
Pengendalian Umum 220
Pengendalian Aplikasi 221
Modul Lanjutan 2: Teknik Bagan Alir 224
Simbol-Simbol 224
Organisasi dan Aliran 224
Istilah Penting 226
Pertanyaan 227
Soal Pilihan Ganda 227
Problem 229
Diskusi Kasus 231
Kasus Riil 232
BAB 7
Auditing Pengendalian Internal Atas Pelaporan Keuangan 234
Kewajiban Manajemen Menurut Section 404 235
Tangung Jawab Auditor Menuru Section 404 dan AS5 235 - v
Definisi Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan 236
Penentuan Kekurangan Pengendalian Internal 236
Kekurangan Pengendalian 236
Kelemahan Material 237
Kekurangan Signifikan 237
Kemungkinan dan Besarnya 237
Proses Penilaian Manajemen 238
Kerangka yang Digunakan oleh Manajemen untuk Melakukan Penilaiannya 238
Mengidentifikasi Risiko Pelaporan Keuangan dan Pengendalian Terkait 239
Mempertimbangkan Lokasi yang akan Dimasukkan dalam Evaluasi 239
Mengevaluasi Bukti Mengenai Keefektifan Pengoperasian PIPK 240
Pertimbangan Pelaporan 240
Melakukan Audit PIPK 242
Dokumentasi Manajemen 242
Merencanakan Audit PIPK 243
Peron Penilaian Risiko dan Risiko Kecurangan 244 Membuat Skala Audit 244
Menggunakan Pendekatan Atas-ke-Bawah Berbasis Risiko 245
Menggunakan Hasil Kerja Pihak Lain 245
Identifikasi Pengendalian Tingkat Entitas 245
Identifikasi Akun dan Pengungkapan Signifikan Berta Asersi yang Relevan 247
Memahami Kemungkinan Sumber Salah Saji 247
Memilih Pengendalian untuk Diuji 248
Uji Keefektifan Rancang clan Pengoperasian Pengendalian 249
Mengevaluasi Keefektifan Perancangan Pengendalian 249
Menguji clan Mengevaluasi Keefektifan Pengoperasian Pengendalian 249
Mengevalulasi Kekurangan Pengendalian Teridentifikasi 251
Contoh 253
Remediasi Kelemahan Material 255
Pernyataan Tertulis 255
Persyaratan Dokumentasi Auditor 255
Pelaporan Auditor mengenai PIPK 256
Elemen Laporan Auditor 256
Laporan Wajar Tanpa Pengecualian 257
Laporan Tidak Wajar untuk Kelemahan Material 257
Isu Pelaporan Lain 261
Menolak atas Keterbatasan Ruang Lingkup 261
Penyajian Laporan Manajemen Tidak Lengkap atau Tidak Tepat 261
Auditor Memutuskan untuk Merujuk pads Laporan Auditor Lain 261
Peristiwa Kemudian 261
Laporan Manajemen Berisi Informasi Tambahan261
Komunikasi Tambahan yang Disyaratkan dalam Audit PIPK 262
Melaporkan suatu Kelemahan Material yang Dipulihkan pada Tanggal Interim 262
Modul Lanjutan 1: Pertimbangan Khusus untuk Audit Pengendalian Internal 263
Penggunaan Perusahaan Jasa 263 Penjagaan Aset 264
Modul Lanjutan 2: Teknik Audit Berbantuan Komputer 264
Perangkat Lunak Audit Umum264
Perangkat Lunak Audit Khusus 265
Uji Data 266
Istilah Penting 267
Pertanyaan 268
Soal Pilihan Ganda 268
Problem 271
Latihan Internet 278
Kasus Riil 278
BAGIAN 4
Perencanaan Audit dan Konsep Dasar Auditing 279
BAB 8
Audit Sampling: Gambaran Umum dan Penerapan Pengujian Pengendalian 281
Pendahuluan 282
Audit Sampling 283
Definisi dan Konsep Utama 283
Risiko Sampling 284
Tingkat Keyakinan 285
Kekeliruan yang Ditoleransi dan Diharapkan 285
Pilihan Bukti Audit yang Melibatkan atau Tidak Melibatkan Sampling 286
Jenis-Jenis Audit Sampling 288
Sampling Nonstatistik Dibandingkan dengan Statistik 288
Jenis Teknik Sampling Statistik 289
Sampling Atribut Diterapkan pada Pengujian Pengendalian 290
Perencanaan 291
Kinerja 299
Evaluasi 305
Menentukan Ukuran Sampel 309
Sampling Nonstatistik untuk Pengujian Pengendalian 309
Pemilihan Sampel 310
Menghitung Batas Atas Tingkat Penyimpangan Terhitung 310
Kesimpulan 311
Lanjutan Modul 1: Mempertimbangakan Pengaruh Ukuran Sampel dari Populasi Kecil 312
Lanjutan Modul 2: Membandingkan Terminologi untuk Sampling Atribut antara Tabel ACL dan Tabel
Sampling 312
Istilah Penting 313
Pertanyaan 314
Soal Pilihan Ganda 314
Problem 317
Diskusi Kasus 320
Kasus Riil 321
BAB 9
Audit Sampling: Penerapan Pengujian Substantif Saldo Akun 324
Sampling untuk Pengujian Substantif Rincian Saldo Akun 325
Sampling Unit-Moneter 326
Kelebihan 327
Kekurangan 327
Menerapkan Sampling Unit-Moneter 328
Perencanaan 328
Kinerja 332
Evaluasi 334
Pengambilan Sampel Nonstatistik untuk Pengujian6 Saldo Akun 342
Mengidentifikasi Barang Signifikan secara
Individual 342
Menentukan Ukuran Sampel 342
Pemilihan Barang Sampel 344
Menghitung Hasil Sampel 344
Sebuah Contoh Sampling Nonstatistik 345
Pasang Surut Pengambilan Sampel Audit
Statistik 347
Modul Lanjutan 1: Sampling Variabel Klasik 347
Keuntungan 349
Kerugian 350
Mengaplikasi Sampling Variabel Klasik 350
Modul Lanjutan 2: Membandingkan Terminologi untuk Sampling Unit-Moneter antara ACL dan Perhitungan Manual 354
Istilah Penting 355
Pertanyaan 356
Soal Pilihan Ganda 356
Problem 358
Diskusi Kasus 361
Kasus Riil 362
BAGIAN 5
Auditing Proses Bisnis 363
BAB 10 364
Auditing Proses Pendapatan 365
Pengakuan Pendapatan 367
Tinjauan Proses Pendapatan 369
Jenis-Jenis Transaksi dan Akun-Akun Laporan Keuangan yang Terpengaruh 370
Jenis-Jenis Dokumen dan Pencatatan 373 Fungsi-Fungsi Utama375
Pemisahan Tugas yang Penting 377
Penilaian Resiko Bawaan 378
Faktor-Faktor Industri Terkait 378
Masalah Kompleksitas dan Keberlangsungan Pengakuan Pendapatan 379
Kesulitan Auditing Transaksi dan Saldo Akun 379 Salah Saji yang Terdeteksi di Audit Sebelumnya 379 Penilaian Risiko Pengendalian 380
Memahami dan Mendokumentasikan Pengendalian Internal 380
Merencanakan dan Melakukan Pengujian Pengendalian 381
Menyusun dan Mendokumentasikan Risiko Pengendalian 381
Aktivitas Pengendalian dan Pengujian Pengendalian¬Transaksi Pendapatan 382
Keterjadian dari Transaksi Pendapatan 384 Kelengkapan dari Transaksi Pendapatan 385 Otorisasi pada Transaksi Pendapatan 385
Akurasi pada Transaksi Pendapatan 386
Pisah Batas Transaksi Pendapatan 386 Klasifikasi pada Transaksi Pendapatan 386
Aktivitas Pengendalian dan Pengujian Pengendalian¬Transaksi Penerimaan Kas 387
Keterjadian Pada Transaksi Penerimaan Kas 387 Kelengkapan pada Transaksi Penerimaan Kas 387
Otorisasi Potongan Tunai 389
Akurasi Transaksi Penerimaan Kas 389
Aktivitas Pengendalian dan Pengujian Pengendalian¬Transaksi Retur dan Potongan Penjualan 390
Pisah Batas pada Transaksi Penerimaan Kas 390
Klasifikasi pada Penerimaan Kas 390
Hubungan Tingkat Risiko Pengendalian yang Dinilai dengan Prosedur Substantif 391
Audit Akun-Akun yang Terkait Pendapatan 391
Prosedur Analitis Substantif 392
Pengujian Terinci atas Golongan Transaksi, Saldo Akun, dan Pengungkapan 394
Kelengkapan 395
Pisah Batas 396
Keberadaan 398
Hak dan Kewajiban 398
Penilaian dan Alokasi 398 Klasifikasi 399
Asersi Penyajian dan Pengungkapan Lain 399
Proses Konfirmasi - Piutang Dagang 400
Jenis-Jenis Konfirmasi 401
waktu 402
Prosedur Konfirmasi 403
Audit Piutang Lainnya 405
Prosedur Alternatif 405
Evaluasi Temuan Audit-Akun Terkait Pendapatan 406
Istilah Penting 407
Pertanyaan 407
Soal Pilihan Ganda 408
Problem 410
Diskusi Kasus 414
Latihan Internet 415
Kasus Riil 415
BAB 11
Auditing Proses Pembelian 418
Pengakuan Biaya dan Liabilitas 419
Gambaran Umum Proses Pembelian 420
Jenis-Jenis Transaksi dan Akun Laporan Keuangan yang Terpengaruh 420
Jenis Dokumen dan Pencatatan 422
Fungsi-Fungsi Utama 424
Pemisahan Tugas Kunci 426
Penilaian Risiko Bawaan 427
Faktor-Faktor Terkait Inclustri 427
Penilaian Risiko Pengendalian 428
Salah Saji yang Terdeteksi dalam Audit Sebelumnya 428
Pemahaman clan Dokumen Pengendalian Internal 428
Aktivitas Pengendalian clan Pengujian Pengendalian¬Transaksi-Transaksi Pembelian 430
Merencanakan dan Melaksanakan Pengujian Pengendalian 430
Tentukan dan Dokumentasi Risiko Pengendalian 430
Terjadinya Transaksi Pembelian 430
Kelengkapan Transaksi Pembelian 432
Otorisasi Transaksi Pembelian 433
Akurasi Transaksi Pembelian 433
Aktivitas Pengendalian dan Pengujian Pengendalian¬Transaksi Pengeluaran Kas 434
Pisah Batas Transaksi Pembelian 434
Klasifikasi Transaksi Pembelian 434
Keterjadian Transaksi Pengeluaran Kas 434
Kelengkapan Transaksi Pengeluaran Kas 436
Otorisasi Transaksi Pengeluaran Kas 436
Akurasi Transaksi Pengeluaran Kas 436
Pisah Batas Transaksi Pengeluaran Kas 436
Aktivitas Pengendalian dan Pengujian Pengendalian¬Transaksi Retur pembelian 437
Hubungan Tingkat Risiko Pengendalian yang Dinilai dengan Prosedur Substantif 437
Klasifikasi Transaksi Pengeluaran Kas 437
Auditing Utang Dagang dan Biaya yang Masih Harus Dibayar 438
Prosedur Analitis Substantif 439
Uji Rincian Kelas Transaksi, Saldo Akun, dan Pengungkapan 439
Kelengkapan 441
Keberadaan 442
Pisah Batas 443
Hak dan Kewajiban 443
Penilaian 443
Klasifikasi dan Keterpahaman 444
Asersi Penyajian Pengungkapan Lainnya 444
Konfirmasi Utang dagang 445
Mengevaluasi Temuan Audit—Utang Dagang dan Terkait 446
Modul Advanced: Auditing Ketetapan Pajak dan Akun Laporan Posisi Keuangan Terkait 447
Istilah Penting 449
Pertanyaan Tinjauan 450
Soal Pilihan Ganda 450
Problem 452
Diskusi Kasus 456
Latihan Internet 456
Penanganan Kasus 456
Indeks 1-1

KEMBALI KE HALAMAN AWAL

Share This Article


0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015. AJIBAYUSTORE - All Rights Reserved-ALAMAT JALAN KEBANGKITAN NASIONAL TOKO BUKU NO.21-22 SOLO JAWA TENGAH KONTAK:0857 2823 4422
Creating Website Miko Bayu Saputra