Selamat datang di toko Buku Online kami Buku Diskon,Murah Ajibayustore

Jumat, 26 Februari 2016

Akuntansi Biaya Pendekatan Tradisional Dan Kontemporer.Riwayadi

  Judul Buku : Akuntansi Biaya – Pendekatan Tradisional Dan Kontemporer Disertai CD Book Pengarang : Riwayadi Penerbit : Salemba Empat

Judul Buku:Akuntansi Biaya – Pendekatan Tradisional Dan Kontemporer Disertai CD Book
Pengarang:Riwayadi
Penerbit:Salemba Empat
Cetakan:Cetakan Ke-1
Tahun Terbit:2014
Bahasa:Indonesia
Jumlah Halaman:466
Kertas Isi:HVS
Cover:Soft
Ukuran:16 x 26
Berat:500
Kondisi:Baru
Harga:Rp    124,900
Bayar:Rp 107.000
Stock:1

Akuntansi Biaya – Pendekatan Tradisional Dan Kontemporer Disertai CD Book
Pengarang : Riwayadi
Penerbit : Salemba Empat
DAFTAR ISI
BAB 1 Pendahuluan: Perubahan Paradigma Manajemen dan Dampaknya Pada Akuntansi Biaya 1
Tujuan Pembelajaran: 1
Skenario 1
Perubahan Paradigma Manajemen 3
Paradigma Manajemen Lama 3
Paradigma Manajemen Baru 3
Manajemen Sebagai Pelanggan Akuntansi 6
Pendekatan Manajemen Baru 6
Kepuasan Pelanggan Adalah Nomor Satu 7
Faktor Utama Kesuksesan 7
Analisis Rantai Nilai Menyeluruh (Total Value Chain Analysis) 8
Fokus Internal dan Eksternal 10
Perbaikan Berkelanjutan 11
Dampak Perubahan Paradigma Manajemen pads Akuntansi Biaya 11
Rangkuman 12
Pembelajaran Mandiri 12
Solusi 13
Pertanyaan 13
Latihan 13
BAB 2 Konsep Biaya dan Akuntansi Biaya 15
Tujuan Pembelajaran: 15
Skenario 15
Konsep Biaya 17
Klasifikasi Biaya 17
Klasifikasi Biaya Berdasarkan Kemudahan Penelusuran (Traceability) 17
Klasifikasi Biaya Berdasarkan Fungsi Utama Organisasi 19
Klasifikasi Biaya Berdasarkan Perilaku Biaya 20
Objek Biaya 22
Akuntansi Biaya 24
Hubungan Akuntansi Biaya dengan Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Manajemen 27
Peranan Kontroler, Akuntan Biaya, dan Manajer Keuangan atau Bendahara 28 Perubahan Lingkungan Bisnis 29
Flexible Manufacturing Systems (Fms) 30
Total Quality Management (Tqm) 30
Aktivitas Nilai Tambah (Value Added Activities) 31
Akuntansi Biaya Tradisional 33
Akuntansi Biaya Kontemporer 33
Komponen Biaya Produksi 34
Perhitungan Harga Pokok Produk Berbasis Aktivitas (Activity Based Costing—ABC) 34
Perhitungan Harga Pokok Kaizen (Kaizen Costing) 35
Perhitungan Harga Pokok Daur Hidup Produk (Life Cycle Costing) 35 Perhitungan Harga Pokok Target (Target Costing) 35
Backflush Costing 36
Rangkuman 36
Pembelajaran Mandiri 37
Solusi 37
Pertanyaan 37
Pilihan Ganda 38
Latihan 40
Soal 41
BAB 3 Biaya Produksi dan Laporan Harga Pokok Produksi 45
Tujuan Pembelajaran: 45
Skenario 45
Biaya Produksi 47
Biaya Bahan Baku 48
Perhitungan Harga Pokok Bahan Baku Langsung 49
Biaya Tenaga Kerja Langsung (Direct Labor Costs) 73
Biaya Overhead Pabrik (Factory Overhead Cost) 76
Arus Biaya Produksi 85
Laporan Harga Pokok Produksi dan Hubungannya dengan Laporan Laba Rugi 87
Rangkuman 89
Pembelajaran Mandiri 89
Solusi 90
Pertanyaan 91
Pilihan Ganda 92
Latihan 94
Soal 94
BAB 4 Perilaku Biaya Berbasis Fungsi dan Aktivitas 99
Tujuan Pembelajaran: 99
Skenario 99
Perilaku Biaya Berbasis Fungsi dan Aktivitas 101
Manfaat Pengkajian Perilaku Biaya 103
Klasifikasi Biaya Berdasarkan Perilaku 104
Biaya Variabel (Variable Cost) 104
Biaya Tetap (Fixed Cost) 106
Biaya Semivariabel (Semivariable Cost) 109
Pemilahan Biaya Semivariabel Menjadi Biaya Variabel dan Biaya Tetap 113 Metode Biaya Berjaga (Standby Cost Method) 113
Metode Titik Tertinggi dan Titik Terendah (High And Low Point Method) 114
Metode Diagram Pencar (Scattergram Atau VIsual Fit Method) 116
Metode Kuadrat Terkecil (Least Squares Method) 117
Pengaruh Perubahan Lingkungan Operasional Terhadap Perilaku Biaya 117
Rangkuman 119
Pembelajaran Mandiri 119
Solusi 120
Pertanyaan 121
Pilihan Ganda 121
Latihan 124
Soal 124
BAB 5 Perhitungan Harga Pokok Produk Berbasis Volume 127
Tujuan Pembelajaran: 127
Skenario 127
Pembebanan Biaya Produksi ke Produk 129
Alokasi Biaya 132
Pembebanan Biaya Overhead ke Produk 133
Pemilihan Tingkat Kapasitas 135
Kapasitas Teoretis 135
Kapasitas Praktis 135
Kapasitas Normal 135
Kapasitas Sesungguhnya yang Diharapkan 136
Departementalisasi Pabrik 136
Langkah-Langkah Perhitungan Harga Pokok Produk Berbasis Volume 137 Langkah 1: Mengidentifikasi Departemen Produksi dan Departemen Jasa Serta Cost Drivernya 137
Langkah 2: Mengidentifikasi Sumber Daya dan Biaya Sumber Daya yang Digunakan oleh Departemen Produksi dan Departemen Jasa Serta Cost Driver untuk Biaya Tidak Langsung Departemen 139
Langkah 3: Mengumpulkan Data Kapasitas Cost Driver 141
Langkah 4: Menyusun Anggaran Biaya Overhead Pabrik 141
Langkah 5: Mengalokasikan Biaya Departemen Jasa Ke Departemen Produksi 144
Langkah 6: Penghitungan Tarif Overhead Departemen 156
Langkah 7: Perhitungan Harga Pokok Produk 157
Langkah-langkah Perhitungan Biaya Overhead Pabrik pads Akhir Periode 158 Akuntansi Biaya Overhead Pabrik Departemen 159
Pengaruh Automasi pads Tarif Biaya Overhead Pabrik Berbasis Volume 165
Rangkuman 166
Pembelajaran Mandiri 167
Solusi 167
Pertanyaan 170
Soal Pilihan Ganda 171
Latihan 173
Soal 175
Kasus 176
BAB 6 Perhitungan Harga Pokok Produk Berbasis Aktivitas 179
Tujuan Pembelajaran: 179
Skenario 179
Pembebanan Biaya Produksi ke Produk 182
Metode Pembebanan Biaya 187
Metode Penelusuran Langsung (Direct Tracing Method) 187
Metode Penelusuran Driver (Driver Tracing Method) 188
Metode Alokasi (Allocation Method) 190
Perbedaan Perhitungan Harga Pokok Produk Berbasis Volume Dan Perhitungan Harga Pokok Produk Berbasis Aktivitas 191
Perhitungan Harga Pokok Produk Berbasis Volume (Volume-Based Costing¬VBC) 191
Perhitungan Harga Pokok Produk Berbasis Aktivitas (Activity-Based Costing—ABC) 195
Kelemahan Perhitungan Harga Pokok Produk Berbasis Volume 199
Keunggulan Perhitungan Harga Pokok Produk Berbasis Aktivitas 207
Langkah-Langkah Pembebanan Biaya Overhead Pabrik ke Produk Pada Perhitungan Harga Pokok Produk Berbasis Aktivitas 207
Langkah 1: Mengidentifikasi Aktivitas dan Driver Aktivitas 208
Langkah 2: Identifikasi Sumber Daya, Biaya Sumber Daya, dan Driver Biaya Sumber Daya 211
Langkah 3: Mengumpulkan Data Kapasitas Driver Biaya 213
Langkah 4: Pembebanan Biaya Sumber Daya Ke Aktivitas 214
Langkah 5: Membebankan Biaya Aktivitas Pendukung (Secondary Activities) Ke Aktivitas Utama (Primary Activities) 216
Langkah 6: Mengklasifikasikan Aktivitas Berdasarkan Tingkat Aktivitas dan Driver Aktivitas 217
Langkah 7: Menghitung Tarif Aktivitas 220
Langkah 8: Pembebanan Biaya Aktivitas ke Produk 221
Laporan Laba Rugi untuk Perhitungan Harga Pokok Produk Berbasis Aktivitas 227
Rangkuman 228
Solusi 230
Solusi 234
Pertanyaan 236
Soal Pilihan Ganda 236
Latihan 238
Soal 239
Kasus 242
BAB 7 Perhitungan Harga Pokok Pesanan 245
Tujuan Pembelajaran: 245
Skenario 245
Metode Pengumpulan Biaya Produksi 248
Metode Perhitungan Harga Pokok Pesanan (Job Order Costing Method) 248 Metode Perhitungan Harga Pokok Proses (Process Costing Method) 249
Metode Perhitungan Harga Pokok Hibrid (Hybrid Costing Method) 251 Backflush Costing 253
Kartu Harga Pokok Pesanan 253
Akuntansi untuk Perhitungan Harga Pokok Pesanan 255
Akuntansi Untuk Biaya Bahan Baku Langsung 255
Pemakaian Bahan Baku Langsung 256
Akuntansi Untuk Biaya Tenaga Kerja Langsung 257
Akuntansi Untuk Biaya Overhead Pabrik 258
Akuntansi Untuk Barang Jadi 260
Akuntansi Untuk Harga Pokok Penjualan 260
Laporan Profitabilitas Pesanan 261
Contoh 1—Produk Diolah melalui Satu Departemen Produksi 262
Produk Diolah Melalui Lebih dari Satu Departemen Produksi 268
Perhitungan Harga Pokok Pesanan dengan Pendekatan ABC 274
Rangkuman 280
Pembelajaran Mandiri 281
Solusi 281
Pertanyaan 283
Soal Pilihan Ganda 283
Latihan 285
Soal 287
BAB 8 Perhitungan Harga Pokok Proses 291
Tujuan Pembelajaran: 291
Skenario 291
Ciri-Ciri Perusahaan yang Menerapkan Perhitungan Harga Pokok Proses 293
Ciri-Ciri Perhitungan Harga Pokok Proses 293
Data Produksi 295
Biaya Dibebankan 297
Biaya Diperhitungkan 298
Perlakuan Terhadap Persediaan Barang dalam Proses Awal Dan Laporan Harga Pokok Produksi 299
Metode Harga Pokok Rata-Rata 299
Metode Masuk Pertama, Keluar Pertama (MPKP) 302
Ayatjurnal 306
Produk Diolah Melalui Lebih Dari Satu Departemen 308
Produk Hilang (Lost Units) 310
Produk Cacat (DeFective Units) 313
Perlakuan Terhadap Biaya Perbaikan Produk Cacat (Rework Costs) 313
Produk Rusak (Spoiled Units) 315
Perlakuan Terhadap Harga Pokok Produk Rusak 315
Tambahan Bahan Baku Pada Departemen Berikutnya 317
Perhitungan Harga Pokok Proses Dengan Pendekatan Activity-Based Costing (ABC) 328
Dampak Flexible Manufacturing System (FMS) dan Just In Time (JIT) pada Penentuan Harga Pokok Proses 333
Dampak FMS Pada Penentuan Harga Pokok Proses 333
Dampak JIT Pada Perhitungan Harga Pokok Proses 333
Dampak Penerapan Konsep Pengendalian Kualitas dan Program Cacat Nihil (Zero Defect) pada Produk Rusak Normal dan Tidak Normal 335
Rangkuman 336
Pembelajaran Mandiri 336
Solusi 337
Pertanyaan 338
Soal Pilihan Ganda 339
Latihan 341
Soal 344
Kasus 347
BAB 9 Perhitungan Harga Pokok Standar 349
Tujuan Pembelajaran: 349
Skenario 349
Biaya Ditentukan di Muka (Predetermined Cost) 351
Harga Pokok Standar 354
Harga Pokok Standar dan Anggaran 355
Penetapan Harga Pokok Standar 356
Penetapan Biaya Bahan Baku Langsung Standar 356
Penetapan Biaya Tenaga Kerja Langsung Standar 357
Penetapan Biaya Overhead Pabrik Standar 358
Penentuan Kuantitas Standar Bahan Baku Langsung Dan Standar Jam Kerja Langsung 359
Penentuan Selisih Dan Analisis Selisih 360
Selisih Biaya Bahan Baku Langsung (BBBL) 360
Selisih Harga Bahan Baku Langsung (Direct Material Price Variance) 361 Selisih Kuantitas/Pemakaian Bahan Baku Langsung (Direct Material Quantity/Usage Variance) 362
Selisih Biaya Tenaga Kerja Langsung (Btkl) 362
Selisih Tarif Upah 363
Selisih Efisiensi Upah (Labor Efficiency Variance) 363
Selisih Biaya Overhead Pabrik 365
Analisis 2 Selisih (2- Variance Analysis) 366
Analisis 3 Selisih (3- Variance Analysis) 367
Analisis 4 Selisih (4- Variance Analysis) 368
Analisis 5 Selisih (5- Variance Analysis) 368
Menutup Selisih Biaya Produksi 370
Akuntansi Untuk Harga Pokok Standar pada Perhitungan Harga Pokok Proses (Process Costing) 371
Arus Biaya Produksi pada Perhitungan Harga. Pokok Standar 382
Rangkuman 382
Pembelajaran Mandiri 383
Solusi 383
Pertanyaan 385
Latihan 385
Soal 386
BAB 10 Perhitungan Harga Pokok Produk Bersama dan Produk Sampingan 389 Tujuan Pembelajaran: 389
Skenario 389
Produk Bersama dan Produk Sampingan 391
Biaya Produksi Bersama dan Separable Production Cost 393
Perlunya Alokasi Biaya Bersama 394
Akuntansi Produk Sampingan 395
Pembebanan Biaya Produksi Bersama ke Produk Bersama 399
Alokasi Biaya Produksi Bersama Berdasarkan Ukuran Fisik 400
Laporan Laba Rugi 405
Produk Bersama Diolah melalui Beberapa Titik Pisah (Multiple Split-Off Points) 407
Produk Gabungan (Common Product) 410
Co-Products 413
Penerapan Activity—Based Costing Pada Common Products 415
Rangkuman 422
Pembelajaran Mandiri 423
Solusi 424
Pertanyaan 425
Latihan 425
Soal 427
Daftar Pustaka D-1
Indeks 1-1

KEMBALI KE HALAMAN AWAL

Share This Article


0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015. AJIBAYUSTORE - All Rights Reserved-ALAMAT JALAN KEBANGKITAN NASIONAL TOKO BUKU NO.21-22 SOLO JAWA TENGAH KONTAK:0857 2823 4422
Creating Website Miko Bayu Saputra