Selamat datang di toko Buku Online kami Buku Diskon,Murah Ajibayustore

Selasa, 26 Januari 2016

STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN DAN PROSEDUR TETAP DALAM PRAKTIK KEPERAWATAN – Konsep dan Aplikasi dalam Praktik Klinik, Wahit Iqbal

AJIBAYUSTORE  Judul Buku : STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN DAN PROSEDUR TETAP DALAM PRAKTIK KEPERAWATAN – Konsep dan Aplikasi dalam Praktik Klinik Pengarang : Wahit Iqbal Mubarak; Nurul Chayatin; Joko Susanto Penerbit : Salemba Medika
Judul Buku:STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN DAN PROSEDUR TETAP DALAM PRAKTIK KEPERAWATAN – Konsep dan Aplikasi dalam Praktik Klinik
Pengarang:Wahit Iqbal Mubarak; Nurul Chayatin; Joko Susanto
Penerbit:Salemba Medika
Cetakan:Cetakan Ke-1 Edisi 2
Tahun Terbit:2015
Bahasa:Indonesia
Jumlah Halaman:464
Kertas Isi:HVS
Cover:Soft
Ukuran:17 x 24
Berat:500
Kondisi:Baru
Harga:Rp  119,900diskon 15 %
Bayar:Rp 101,915
Stock:1

STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN DAN PROSEDUR TETAP DALAM PRAKTIK KEPERAWATAN – Konsep dan Aplikasi dalam Praktik Klinik
Pengarang : Wahit Iqbal Mubarak; Nurul Chayatin; Joko Susanto
Penerbit : Salemba Medika

DAFTAR ISI
Tentang Penulis, iii
Kata Pengantar, v
Ucapan Terima Kasih, vii
Daftar Isi, ix
Bab 1 Standar Asuhan Keperawatan di Ruang Penyakit Dalam (Internis), 1
KASUS 1. CVA Bleeding (Stroke Hemoragik), 2
Pengertian, 2; Data Subjektif, 2; Data Objektif, 2; Diagnosis yang Muncul, 2; Intervensi dan Rasionalisasi, 3
KASUS 2. CVA Infark, 5
Pengertian, 5; Tanda dan Gejala, 5; Data Subjektif, 5; Data Objektif, 6; Diagnosis yang Muncul, 6; Intervensi dan Rasionalisasi, 6
KASUS 3. Decompensatio Cordis (Payah Jantung/Gagal Jantung), 8
Pengertian, 8; Pengkajian, 8; Data Subjektif, 9; Data Objektif, 9;
Diagnosis yang Muncul, 9; Intervensi dan Rasionalisasi, 10 KASUS 4. Gagal Ginjal Akut, 12
Pengertian, 12; Tanda dan. Gejala, 12; Data Subjektif, 13; Data Objektif, 13; Diagnosis yang Muncul, 14; Intervensi dan Rasionalisasi,, 14
KASUS 5. Gagal Ginjal Kronis, 17
Pengertian, 17; Tanda dan Gejala, 18; Data Subjektif, 19; Data Objektif, 19; Diagnosis yang Muncul, 19; Intervensi dan Rasionalisasi, 19
KASUS 6. Hepatitis, 20
Pengertian, 20; Jenis Virus Hepatitis, 20; Data Subjektif, 21; Data Objektif, 21; Diagnosis yang Muncul, 22; Intervensi dan Rasionalisasi, 22
KASUS 7. Hipertensi, 24
Pengertian, 24; Klasifikasi, 24; Gejala, 24; Data Subjektif, 25; Data Objektif, 25; Diagnosis yang Muncul, 25; Intervensi dan Rasionalisasi, 26
KASUS 8. Miokard Infark (Serangan Jantung), 30
Pengertian, 30; Data Subjektif, 30; Data Objektif, 30; Diagnosis yang Muncul, 30; Intervensi dan Rasionalisasi, 30
KASUS 9. Sirosis Hepatic, 33
Pengertian, 33; Manifestasi Klinik, 33; Data Subjektif, 34; Data Objektif, 34; Diagnosis yang Muncul, 34; Intervensi dan Rasionalisasi, 34
KASUS 10. Penyakit Infeksi Kronis, 35
Pengertian, 35; Data Subjektif, 35; Data Objektif, 35; Diagnosis yang Muncul, 36; Intervensi dan Rasionalisasi, 36
KASUS 11. Demam Tifoid, 39
Pengertian, 39; Tanda dan Gejala, 39; Data Subjektif, 40; Data Objektif, 40; Diagnosis yang Muncul, 40; Intervensi dan Rasionalisasi, 41
KASUS 12. Unstable Angina, 43
Pengertian, 43; Data Subjektif, 43; Data Objektif, 43; Diagnosis yang Muncul, 43; Intervensi dan Rasionalisasi, 44
KASUS 13. Infark Miokard Akut (IMA), 46
Pengertian, 46; Patogenesis, 46; Patofisiologi, 46; Gejala
Minis, 47; Diagnosis Banding, 47; Komplikasi, 48; Prognosis, 48; Fokus Pengkajian Keperawatan, 49; Tes Diagnostik, 50; Diagnosis yang Muncul, 50; Intervensi dan Rasionalisasi, 51
KASUS 14. Urolithiasis, 55
Pengertian, 55; Tanda dan Gejala, 56; Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pembentukan Batu, 56; Patogenesis, 57; Teori Terbentuknya Batu, 57; Pengkajian Data Dasar, 57; Penatalaksanaan, 59; Komplikasi, 59; Diagnosis yang Muncul, 59; Intervensi dan Rasionalisasi, 60
Bab 2 Standar Asuhan Keperawatan di Ruang Bedah, 65
KASUS 1. Apendisitis, 66
Pengertian, 66; Gambaran Umum, 66; Data Subjektif, 67; Data Objektif, 67; Diagnosis yang Muncul, 67; Intervensi dan Rasionalisasi, 67
KASUS 2. Benigna Prostatic Hyperplasia (BPH), 69
Pengertian, 69; Data Subjektif, 69; Data Objektif, 69; Diagnosis yang Muncul, 70; Intervensi dan Rasionalisasi, 70
KASUS 3. Diabetes Mellitus (DM) dengan Komplikasi Gangren, 72 Pengertian, 72; Anatomi Fisiologi, 73; Etiologi, 74; Tanda dan Gejala, 75; Patofisiologis, 76; Tipe Diabetes Mellitus, 76; Komplikasi, 77; Gangren Kaki Diabetik, 77; Klasifikasi, 78; Kardiopati Diabetik, 79; Gangren dan Impotensi, 80; Nefropati Diabetik, 80; Retinopati Diabetik, 81; Dampak Masalah, 82; Pengobatan dan Perawatan, 83; Asuhan Keperawatan Klien DM, 84
KASUS 4. Gangren, 97
Pengertian, 97; Faktor Risiko, 97; Gejala dan Manifestasi Minis, 98; Pengobatan dan Perawatan, 99; Data Subjektif, 101; Data Objektif, 101; Diagnosis yang Muncul, 101; Intervensi dan Rasionalisasi, 102
KASUS 5. Fraktur, 103
Pengertian, 103; Gejala dan Tanda, 104; Data Subjektif, 104; Data Objektif, 104; Diagnosis yang Muncul, 104; Intervensi dan Rasionalisasi, 105
KASUS 6. Hernia, 106
Pengertian, 107; Data Subjektif, 107; Data Objektif, 107; Diagnosis yang Muncul, 107; Intervensi dan Rasionalisasi, 108
KASUS 7. Illius Paralitik, 108
Pengertian, 109; Etiologi, 109; Patofisiologi, 109; Manifestasi Klinik, 110; Penatalaksanaan Medis, 111; Pemeriksaan Diagnostik, 111; Data Subjektif, 111; Data Objektif, 111; Diagnosis Keperawatan, 112; Intervensi dan Rasionalisasi, 112
KASUS 8. Katarak, 116
Pengertian, 116; Penyebab dan Gejala, 117; Pembagian
Katarak, 117; Data Subjektif, 117; Data Objektif, 117; Diagnosis yang Muncul, 118; Intervensi dan Rasionalisasi, 118
KASUS 9. Luka Bakar, 121
Pengertian, 121; Jenis-Jenis Luka Bakar, 122; Etiologi, 122; Patofisiologi, 123; Manifestasi Klinis, 124; Kedalaman Luka Bakar, 125; Klasifikasi Luka Bakar, 127; Penatalaksanaan, 128; Data Subjektif, 132; Data Objektif, 132; Diagnosis dan Intervensi Keperawatan, 133; Masalah Kolaborasi, 133
KASUS 10. Strums Diffusa Toxica, 145
Pengertian, 145; Data Subjektif, 145; Data Objektif, 145; Diagnosis yang Muncul, 146; Intervensi dan Rasionalisasi, 146
KASUS 11. Tetanus, 147
Pengertian, 148; Data Subjektif, 148; Data Objektif, 148; Diagnosis Keperawatan, 148; Intervensi dan Rasionalisasi, 149
KASUS 12. Trauma Kepala, 153
Pengertian, 153; Data Subjektif, 153; Data Objektif, 153; Diagnosis yang Muncul, 153; Intervensi dan Rasionalisasi, 154
KASUS 13. Ca Mammae, 156
Pengertian, 156; Faktor Predisposisi, 156; Gejala Klinis, 157; Penatalaksanaan, 157; Prognosis, 158; Asuhan Keperawatan, 158; Diagnosis Keperawatan, 159; Perencanaan, 160
KASUS 14. Ca Buli-Buli, 167
Pengertian, 167; Penyebab, 167; Tanda dan Gejala, 167; Pemeriksaan Diagnostik, 168; Pengobatan, 168; Komplikasi, 170; Asuhan Keperawatan, 170; Diagnosis Keperawatan, 170 Perencanaan, 171
Bab 3 Standar Asuhan Keperawatan di Ruang Anak, 179
KASUS 1. Kekurangan Energi Protein (KEP), 180
Pengertian, 180; Gejala Klinis, 180; Data Subjektif, 181; Data Objektif, 181; Diagnosis yang Muncul, 181; Intervensi dan Rasionalisasi, 182
KASUS 2. Meningitis, 184
Pengertian, 184; Tanda dan Gejala Penyakit Meningitis, 184; Data Subjektif, 184; Data Objektif, 185; Diagnosis yang Muncul, 185; Intervensi dan Rasionalisasi, 185
KASUS 3. Diare, 187
Pengertian, 187; Penyebab, 188; Cara Penularan, 188; Tata Laksana Penderita Diare, 188; Kejadian Luar Biasa (KLB) Diare, 188; Prosedur Penanggulangan KLB, 189;
Data Subjektif, 190; Data Objektif, 190; Diagnosis yang Muncul, 190; Intervensi dan Rasionalisasi, 190
KASUS 4. Kejang Demam. (Febrile Convulsion), 192
Pengertian, 192; Gejala Klinis, 192; Etiologi, 195;
Patofisiologi, 193; Manifestasi Minis, 193; Komplikasi, 194; Penatalaksanaan Medis, 195; Data Subjektif, 195; Data Objektif, 195; Diagnosis yang Muncul, 196; Intervensi dan Rasionalisasi, 196
KASUS 5. Asma Bronkial, 198
Pengertian, 198; Manifestasi Minis, 198; Pengkajian, 199; Data Subjektif, 200; Data Objektif, 201; Diagnosis yang Muncul, 201; Intervensi dan Rasionalisasi, 201
KASUS 6. Dernam. Haemoragic Fever (DHF), 204
Pengertian, 205; Manifestasi Minis, 206; Kriteria Minis, 206; Manifestasi Syok/Renjatan, 206; Data Subjektif, 206; Data Objektif, 207; Diagnosis yang Muncul, 207; Intervensi dan Rasionalisasi, 207
KASUS 7. Bronkopneumonia, 209
Pengertian, 209; Etiologi, 209; Patofisiologi, 210; Manifestasi Minis, 210; Pemeriksaan Penunjang, 210; Data Subjektif, 211; Data Objektif, 211; Diagnosis yang Muncul, 211; Intervensi dan Rasionalisasi, 212
KASUS 8. Anemia, 217
Pengertian, 217; Data Subjektif, 217; Data Objektif, 218; Diagnosis yang Muncul, 218; Intervensi dan Rasionalisasi, 218 KASUS 9. Marasmus, 220
Pengertian, 220; Etiologi, 220; Patofisiologi, 221; Manifestasi Minis, 221; Penatalaksanaan, 222; Penanganan Kekurangan Kalori Protein (KKP) Berat, 222; Pemeriksaan Diagnostik, 223; Diagnosis yang Muncul, 223; Intervensi dan Rasionalisasi, 224
Bab 4 Standar Asuhan Keperawatan di Ruang ICU, 227
KASUS 1. Gagal Pernapasan Akut (GPA), 228
Pengertian, 228; Patofisiologi, 228; Etiologi, 229; Tanda dan Gejala, 230;.Pemeriksaan Penunjang, 230; Penatalaksanaan Medis, 231; Data Subjektif, 231; Data Objektif, 231; Diagnosis Keperawatan yang Muncul, 232; Intervensi dan Rasionalisasisasi, 233
KASUS 2. Gagal Pernapasan Akut (GPA) pads Torakotomi Akibat Hematotorak yang Dipasang Ventilator Mekanik, 236 Pengertian, 236; Patofisiologi Terkait Kebutuhan Dasar Manusia, 236; Data Fokus, 237; Pemeriksaan Diagnostik, 237; Prioritas Keperawatan, 237; Diagnosis Keperawatan, 237
KASUS 3. Edema Paru (Acute Lung Edema—ALO), 242
Pengertian, 242; Etiologi, 242; Patofisiologi, 243; Gejala Klink, 243; Diagnosis, 243; Penatalaksanaan, 243;
Pengkajian, 244; Pemeriksaan Fisik, 244; Pemeriksaan
Penunjang, 245; Data Subjektif, 245; Data Objektif, 245; Diagnosis Keperawatan yang Muncul, 245; Intervensi dan Rasionalisasi, 246
KASUS 4. Syok, 247
Pengertian, 247; Gejala, 248; Penyebab, 248; Pengobatan, 249; Prognosis, 249; Pencegahan, 250; Data Subjektif, 250; Data Objektif, 250; Diagnosis Keperawatan yang Muncul, 250; Intervensi dan Rasionalisasi, 250
KASUS 5. Intoksikasi atau. Keracunan, 251
Pengertian, 251; Tanda dan Gejala, 251; Patogenesis, 252; Gambaran Klinik, 253; Pemeriksaan, 253; Penatalaksanaan, 253; Pengkajian Prioritas Utama, 254; Data Subjektif, 255; Data Objektif, 255; Diagnosis Keperawatan yang Muncul, 256; Intervensi dan Rasionalisasi, 256
KASUS 6. Aritmia/Disritmia, 257
Pengertian, 258; Pengkajian Data Dasar, 259; Data Subjektif, 260; Data Objektif, 260; Diagnosis Keperawatan yang Muncul, 260; Intervensi dan Rasionalisasi, 261
KASUS 7. Infark Miokard Akut (IMA), 263
Pengertian, 263; Fisiologi Sirkulasi Koroner, 263; Patogenesis, 264; Patofisiologi, 264; Gejala Klinis, 265; Diagnosis Banding, 265; Komplikasi, 266; Prognosis, 266; Riwayat Keperawatan dan Pengkajian Fisik, 266; Data Subjektif, 268; Data Objektif, 268; Diagnosis yang Muncul, 268; Intervensi dan Rasionalisasi, 269
Bab 5 Standar Asuhan Keperawatan di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), 277
KASUS 1. Konsep Dasar Penanganan Mien Gawat Darurat, 278 Penanggulangan Penderita Gawat Darurat, 278; Penyebab Gawat Daurat, 278; Tujuan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat, 279; Triage, 279; Prinsip Umum Penanganan Gawat Darurat, 279
KASUS 2. Penatalaksanaan Gawat Darurat dengan Masalah Epistaksis dengan Penyebab Fraktur Nasal, 284
Pemeriksaan Fisik, 284; Penatalaksanaan , 284; Pembedahan, 285
KASUS 3. Intoksikasi, 288
Agen Intoksikasi, 288; Mekanisme, 288; Pengkajian Prioritas Utama, 289; Penatalaksanaan Keracunan Insektisida, 289; Keracunan Golongan Organofosfat, 289; Keracunan Golongan Organoklorin, 291
KASUS 4. Cedera Kepala, 292
Definisi, 293; Epidemiologi Trauma Kepala (Head Injury), 293; Etiologi, 294; Mekanisme Cedera Kepala, 295; Kekacauan Terkait Cedera Kepala, 295; Klasifikasi, 296; Kerusakan pada Bagian Otak Tertentu, 298; Cedera Spesifik Otak Kepala, 300; Patofisiologi, 305; Manifestasi Klinis, 306; Pemeriksaan Penunjang, 308; Penatalaksanaan, 309; Pedoman Resusitasi dan Penilaian Awal, 309; Pedoman Penatalaksanaan, 310; Penatalaksanaan Khusus, 310; Komplikasi, 312; Asuhan Keperawatan, 314; Analisis Data, 317; Diagnosis Keperawatan, 319
KASUS 5. Penanganan Penderita Cedera Pra-Rumah Sakit Bagi Masyarakat Awam, 323
Mekanisme Cedera Kepala, 324; Cedera Otak Primer, 325; Komosio Serebri, 327; Kontusio Serebri, 327; Cedera Otak Sekunder, 329; Pertolongan Pertama Penderita Cedera Pra¬Rumah Sakit, 330; Peran Masyarakat Awam, 332; Penanganan Pertama Kasus Cedera Kepala di UGD, 334; Indikasi Foto Polos Kepala, 335; Indikasi CT Scan, 335; Cedera Kepala yang Perlu Masuk Rumah Sakit (MRS), 335; Perawatan di Rumah Sakit, 336
KASUS 6. Fraktur Terbuka, 337
Definisi, 337; Etiologi dan Patofisiologi, 338; Klasifikasi, 338; Proses Penyembuhan Tulang Secara. Normal, 338; Anamnesis, 339; Penatalaksanaan dan Penanggulangan, 340; Tahap-Tahap Pengobatan, 341; Komplikasi, 344; Prognosis, 344
KASUS 7. Gigitan Ular Beracun, 345
War Berbisa di Indonesia, 345; Sifat Ular, 345; Ciri-Ciri Ular Berbisa, 345; Pencegahan Gigitan Ular, 345; Gambaran Gigitan Ular Berbisa, 347; Penatalaksanaan Keracunan. Akibat Gigitan Ular, 347; Perawatan di Lapangan, 347; Pertolongan Pertama, 347; Manajemen di Rumah Sakit, 350
Bab 6 Prosedur Tetap (Protap) dalam Praktik Keperawatan, 357
PROTAP (1) Kebijakan Pendelegasian Tugas dan Wewenang, 358
Pengertian, 358; Tujuan, 358; Kebijakan, 358; Prosedur, 358; Unit Terkait, 358
PROTAP (2) Kebijakan Mutasi/Rotasi Tenaga Kesehatan, 359
Pengertian, 359; Tujuan, 359; Kebijakan, 359; Prosedur, 359; Unit Terkait, 359
PROTAP (3) Kebijakan Pengembangan Profesi Kesehatan, 359
Pengertian, 359; Tujuan, 360; Kebijakan, 360; Prosedur, 360; Unit Terkait, 360
PROTAP (4) Kebijakan Pengendalian dan Pengawasan Tenaga
Keperawatan, 360
Pengertian, 360; Tujuan, 361; Kebijakan, 361; Prosedur, 361; Unit Terkait, 361
PROTAP (5) Kebijakan Cuti Tenaga Keperawatan, 361
Pengertian, 361; Tujuan, 361; Kebijakan, 361; Prosedur, 361; Unit Terkait, 362
PROTAP (6) Kebijakan Tenaga Terlatih, 362
Pengertian, 362; Tujuan, 362; Kebijakan, 362; Prosedur, 362; Unit Terkait, 363
PROTAP (7) Kebijakan Orientasi Tenaga Baru Ruang Perawatan, 363 Pengertian, 363; Tujuan, 363; Kebijakan, 363; Prosedur, 363; Unit Terkait, 364
PROTAP (8) Orientasi Tenaga Baru Ruang Perawatan, 364
Pengertian, 364; Tujuan, 364; Kebijakan, 364; Prosedur, 364; Unit Terkait, 365
PROTAP (9) Kebijakan Penampilan Tenaga Perawatan, 365
Pengertian, 365; Tujuan, 365; Kebijakan, 365; Prosedur, 365; Unit Terkait, 365
PROTAP (10) Pemberian Informasi Kegiatan Panitia, 366
Pengertian, 366; Tujuan, 366; Kebijakan, 366; Prosedur, 366; Unit Terkait, 366
PROTAP (11) Permintaan Perbaikan Peralatan Medis atau Non-Medis, 366 Pengertian, 366; Tujuan, 367; Kebijakan, 367; Prosedur, 367; Unit Terkait, 367
PROTAP (12) Dinas Tenaga Keperawatan, 367
Pengertian, 367; Tujuan, 367; Kebijakan, 368; Prosedur, 368; Unit Terkait, 368
PROTAP (13) Tukar Dinas Tenaga Keperawatan, 368
Pengertian, 368; Tujuan, 368; Kebijakan, 368; Prosedur, 369; Unit Terkait, 369
PROTAP (14) Izin Keluar Tenaga Keperawatan dalam Jam Kerja, 369 Pengertian, 369; Tujuan, 369; Kebijakan, 369; Prosedur, 369; Unit Terkait, 370
PROTAP (15) Koordinasi Bidang Perawatan, 370
Pengertian, 370; Tujuan, 370; Kebijakan, 370; Prosedur, 370; Unit Terkait, 370
PROTAP (16) Pembuatan Jadwal Dinas, 371
Pengertian, 371; Tujuan, 371; Kebijakan, 371; Prosedur, 371; Unit Terkait, 371
PROTAP (17) Penempatan Tenaga Keperawatan, 371
Pengertian, 371; Tujuan, 372; Kebijakan, 372; Prosedur, 372; Unit Terkait, 372
PROTAP (18)Pertemuan Pengamat/Penyelia, 372
Pengertian, 372; Tujuan, 372; Kebijakan, 372; Prosedur, 372; Unit Terkait, 373
PROTAP (19) Sistem Penugasan di Ruang Perawatan, 373
Pengertian, 373; Tujuan, 373; Kebijakan, 373; Prosedur, 373; Unit Terkait, 373
PROTAP (20) Perencanaan Kebutuhan Tenaga Keperawatan, 373
Pengertian, 373; Tujuan, 374; Kebijakan, 374; Prosedur, 374; Unit Terkait, 374
PROTAP (21)Penerimaan Pasien dilnstalasiRawatlnap, 374
Pengertian, 374; Tujuan, 374; Kebijakan, 374; Prosedur, 375; Unit Terkait, 375
PROTAP (22) Pasien Keluar Rumah Sakit, 375
Pengertian, 375; Tujuan, 375; Kebijakan, 375; Prosedur, 376; Unit Terkait, 377
PROTAP (23) Pengendalian dan Pengawasan Pelaksanaan Asuhan Keperawatan, 378
Pengertian, 378; Tujuan, 378; Kebijakan, 378; Prosedur, 378; Unit Terkait, 378
PROTAP (24) Kebijakan Evaluasi Dalam Peningkatan Mutu Praktik dan Asuhan Keperawatan, 378
Pengertian, 378; Tujuan, 378; Kebijakan, 379; Prosedur, 379; Unit Terkait, 379
PROTAP (25) Kebijakan Pengamat/Penyelia (Perawatan Sore, Malam, dan Hari Libur), 379
Pengertian, 379; Tujuan, 379; Kebijakan, 379; Prosedur, 379; Unit Terkait, 380
PROTAP (26) Petunjuk Pelaksanaan Tugas Pengamat/Penyelia, 380 Pengertian, 380; Tujuan, 380; Kebijakan, 380; Persyaratan, 380; Prosedur, 381; Unit Terkait, 382
PROTAP (27) Laporan Jaga Pengamat/Penyelia, 382
Pengertian, 382; Tujuan, 382; Kebijakan, 382; Prosedur, 382; Unit Terkait, 382
PROTAP (28) Kebijakan Presentasi Asuhan Keperawatan dengan Kasus-Kasus Sulit/Menarik, 383
Pengertian, 383; Tujuan, 383; Kebijakan, 383; Prosedur, 383; Unit Terkait, 383
PROTAP (29) Penanggung Jawab Sif (PJ Sif), 383
Pengertian, 383; Tujuan, 384; Kebijakan, 384; Persyaratan, 384; Prosedur, 384; Unit Terkait, 384
PROTAP (30) Laporan Jaga Penanggung Jawab Sif, 384
Pengertian, 384; Tujuan, 385; Kebijakan, 385; Prosedur, 385; Unit Terkait, 385
PROTAP (31)Ronde Keperawatan, 385
Pengertian, 385; Tujuan, 385; Kebijakan, 385; Prosedur, 385; Unit Terkait, 386
PROTAP (32) Pembuat Laporan Perawat Jaga, 386
Pengertian, 386; Tujuan, 386; Kebijakan, 386; Prosedur, 386; Unit Terkait, 387
PROTAP (33) Operan Jaga di Ruangan Perawatan, 387
Pengertian, 387; Tujuan, 387; Kebijakan, 387; Prosedur, 387; Unit Terkait, 387
PROTAP (34) Konsultasi Dokter, 388
Pengertian, 388; Tujuan, 388; Kebijakan, 388; Prosedur, 388; Unit Terkait, 389
PROTAP (35) Pelaporan Perkembangan Klien ke Dokter yang Merawat, 389 Pengertian, 389; Tujuan, 389; Kebijakan, 389; Prosedur, 389; Unit Terkait, 390
PROTAP (36) Menunggu Pasien Dewasa, 390
Pengertian, 390; Tujuan, 390; Kebijakan, 390; Prosedur, 390; Unit Terkait, 391
PROTAP (37) Penanganan Keluhan Pasien, 391
Pengertian, 391; Tujuan, 391; Kebijakan, 391; Prosedur, 391; Unit Terkait, 391
PROTAP (38) Cito Operasi, 392
Pengertian, 392; Tujuan, 392; Kebijakan, 392; Prosedur, 392; Unit Terkait, 392
PROTAP (39) Perawatan Pasien Isolasi, 392
Pengertian, 392; Tujuan, 393; Kebijakan, 393; Macam Kamar Operasi, 393; Syarat Kamar Operasi, 393; Syarat Petugas, 393; Syarat Pengunjung, 393; Prosedur, 394; Unit Terkait, 395
PROTAP (40) Menghadapi Kegawatan Medis Mendadak, 395
Pengertian, 395; Tujuan, 395; Kebijakan, 395; Prosedur, 395; Unit Terkait, 397
PROTAP (41) Penanganan Anafilaktik Syok, 397
Pengertian, 397; Tujuan, 398; Kebijakan, 398; Persiapan
Klien, 398; Persiapan Alat, 398; Prosedur, 398; Unit Terkait, 399 PROTAP (42) Klien yang Meninggal Dunia, 399
Pengertian, 399; Tujuan, 399; Kebijakan, 399; Prosedur, 399; Unit Terkait, 400
PROTAP (43) Rawat Gabung Parital, 400
Pengertian, 400; Tujuan, 400; Kebijakan, 400; Prosedur, 400; Persiapan, 401; Tata Laksana, 401; Unit Terkait, 401
PROTAP (44) Bayi Terlantar, 402
Pengertian, 402; Tujuan, 402; Kebijakan, 402; Prosedur, 402; Unit Terkait, 402
PROTAP (45) Bayi Lahir Tanpa Ayah, 403
Pengertian, 403; Tujuan, 403; Kebijakan, 403; Prosedur, 403; Unit Terkait, 403
PROTAP (46) Bayi Pulang Lahir di RSUD (Nama RSUD), 403
Pengertian, 403; Tujuan, 403; Kebijakan, 403; Prosedur, 403; Unit Terkait, 404
PROTAP (47) Penerimaan Pasien ICU dari IRD/Ruangan, 404
Pengertian, 404; Tujuan, 404; Kebijakan, 405; Prosedur, 405; Unit Terkait, 405
PROTAP (48) Pemindahap Pasien ICU ke Ruang Perawatan, 406
Pengertian, 406; Tujuan, 406; Kebijakan, 406; Prosedur, 406; Unit Terkait, 406
PROTAP (49) Pemindahan Pasien Pascaoperasi dari IBS ke ICU, 407 Pengertian, 407; Tujuan, 407; Kebijakan, 407; Prosedur, 407; Unit Terkait, 408
PROTAP (50) Persiapan Pasien Operasi, 408
Pengertian, 408; Tujuan, 408; Kebijakan, 408; Prosedur, 408; Unit Terkait, 409
PROTAP (51) Pengiriman Sampel ke Laboratorium, 409
Pengertian, 409; Tujuan, 409; Kebijakan, 409; Prosedur, 409; Unit Terkait, 409
PROTAP (52) Pengambilan Hasil Laboratorium, 410
Pengertian, 410; Tujuan, 410; Kebijakan, 410; Prosedur, 410; Unit Terkait, 410
PROTAP (53) Pengiriman Pasien ke Ruang Instalasi Radiologi, 410
Pengertian, 410; Tujuan, 410; Kebijakan, 411; Prosedur, 411; Unit Terkait, 411
PROTAP (54) Persiapan Pasien yang Akan Meninggal Dunia, 411
Pengertian, 411; Tujuan, 411; Kebijakan, 412; Prosedur, 412; Unit Terkait, 413
PROTAP (55) Kebijakan Stok Obat di Ruangan, 413
Pengertian, 413; Tujuan, 414; Kebijakan, 414; Prosedur, 414; Unit Terkait, 414
PROTAP (56) Perencanaan Kebutuhan Alat Perawatan, 414
Pengertian, 414; Tujuan, 414; Kebijakan, 414; Prosedur, 414; Unit Terkait, 415
PROTAP (57) Penggantian Barang/Alat karena Kelalaian Petugas, 415 Pengertian, 415; Tujuan, 415; Kebijakan, 415; Prosedur, 415; Unit Terkait, 415
PROTAP (58) Penggantian Barang/Alat karena Kelalaian Pasien/Keluarga Pasien, 416
Pengertian, 416; Tujuan, 416; Kebijakan, 416; Prosedur, 416; Unit Terkait, 416
PROTAP (59) Pengiriman Linen ke Binatu, 416
Pengertian, 416; Tujuan, 417; Kebijakan, 417; Prosedur, 417; Unit Terkait, 417
PROTAP (60) Pemeliharaan Alat Tenun, 417
Pengertian, 417; Tujuan, 417; Kebijakan, 418; Prosedur, 418; Unit Terkait, 418
PROTAP (61) Penggantian Alat Linen, 418
Pengertian, 418; Tujuan, 418; Kebijakan, 419; Prosedur, 419; Unit Terkait, 419
PROTAP (62) Permintaaan Alat Kesehatan, 419
Pengertian, 419; Tujuan, 419; Kebijakan, 419; Prosedur, 419; Unit Terkait, 420
PROTAP (63) Pengambilan Alat Kesehatan, 420
Pengertian, 420; Tujuan, 420; Kebijakan, 420; Unit Terkait, 420
PROTAP (64) Permintaan Alat Tulis Kantor (ATK) dan Alat Rumah Tangga (ART), 420
Pengertian, 420; Tujuan, 421; Kebijakan, 421; Prosedur, 421; Unit Terkait, 421
PROTAP (65) Pengambilan Alat Tulis Kantor (ATK) dan Alat Rumah
Tangga, 421
Pengertian, 421; Tujuan, 421; Kebijakan, 422; Prosedur, 422; Unit Terkait, 422
PROTAP (66) Permintaan Obat-Obatan, 422
Pengertian, 422; Tujuan, 422; Kebijakan, 422; Prosedur, 422; Unit Terkait, 423
PROTAP (67) Pengiriman Resep ke Instalasi Farmasi, 423
Pengertian, 423; Tujuan, 423; Kebijakan, 423; Prosedur, 423; Unit Terkait, 423
PROTAP (68) Permintaan Perbaikan Peralatan Nonmedis atau Medis, 424 Pengertian, 424; Tujuan, 424; Kebijakan, 424; Prosedur, 424; Unit Terkait, 424
PROTAP (69) Permintaan Oksigen, 424
Pengertian, 424; Tujuan, 425; Kebijakan, 425; Prosedur, 425; Unit Terkait, 425
PROTAP (70) Permintaan Ambulans, 425
Pengertian, 425; Tujuan, 425; Kebijakan, 425; Prosedur, 425; Unit Terkait, 426
PROTAP (71) Penanggulangan Musibah Massal, 426
Pengertian, 426; Tujuan, 426; Kebijakan, 426; Prosedur, 427; Unit Terkait, 427
PROTAP (72) Pengelolaan Penyimpangan, 428
Pengertian, 428; Tujuan, 428; Kebijakan, 428; Prosedur, 428; Unit Terkait, 429
Daftar Pustaka, D-1
Indeks, 1-1

KEMBALI KE HALAMAN AWAL

Share This Article


0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015. AJIBAYUSTORE - All Rights Reserved-ALAMAT JALAN KEBANGKITAN NASIONAL TOKO BUKU NO.21-22 SOLO JAWA TENGAH KONTAK:0857 2823 4422
Creating Website Miko Bayu Saputra