Selamat datang di toko Buku Online kami Buku Diskon,Murah Ajibayustore

Senin, 19 Oktober 2015

Hukum Amar Ma'ruf & Nahi Mungkar Bagi Wanita, Fadhl Ilahi

ajibayustore  Judul Buku : Hukum Amar Ma'ruf & Nahi Mungkar Bagi Wanita Pengarang : DR. Fadhl Ilahi   Penerbit : Pustaka Arrayan
Judul Buku:Hukum Amar Ma'ruf & Nahi Mungkar Bagi Wanita
Pengarang:DR. Fadhl Ilahi 
Penerbit:Pustaka Arrayan 
Cetakan:Cetakan Ke-1 
Tahun Terbit:2009 
Bahasa:Indonesia 
Jumlah Halaman:172 
Kertas Isi:HVS 
Cover:Soft 
Ukuran:15 x 23 
Berat:200 
Kondisi:Baru 
Harga:Rp 43,200diskon 20%
Bayar:Rp34,560 
Stock:1 

HUKUM AMAR MA’RUF & NAHI MUNGKAR BAGI WANITA
Pengarang : DR. Fadhl Ilahi
Penerbit : PUSTAKA AR RAYYAN
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR PENERBIT
MUQADDIMAH
PASAL I : TANGGUNG JAWAB KAUM WANITA DALAM URUSAN AMAR MA'RUF NAHI MUNGKAR SERTA URGENSINYA
Pembukaan
PEMBAHASAN PERTAMA: Tanggung Jawab Kaum Wanita dalam Urusan Amar Ma'ruf Nahi Mungkar
Pembukaan
I. Pengambilan datit dari Hash-Hash umum yang menunjukkan kewajiban amar ma'ruf nahi mungkar
II. Nash-Hash yang secara tegas menunjukkan tanggung jawab kaum wanita dalam urusan amar ma'ruf nahi mungkar
PEMBAHASAN KEDUA: Urgensi Peranan Kaum Wanita dalam Urusan Amar Ma'ruf Nahi Mungkar
Pembukaan
A. Kaum wanita tebih banyak menghabiskan waktu bersama anak-anaknya dibandingkan suami mereka
B. Anak-anak lebih dekat kepada ibunya
C. Kekhawatiran terhadap sia-sianya kerja keras kaum pria dalam ber-ihtisab (dakwah mencari pahala) di saat sang isteri tidak mempunyai fikrah yang sejalan
D. Sebagian isteri mempunyai pengaruh sangaebesar terhadap suaminya
E. Sebagian orang tua memberikan perhatian yang besar kepada anak¬anak perempuannya
F. Sebagian saudara memberikan kedudukan istimewa untuk saudarinya
G. Peringatan
PASAL II: CONTOH-CONTOH PENEGAKAN KAUM. MUSLIMAH TERHADAP AMAR MA'RUF NAHI MUNGKAR
Pembukaan
PEMBAHASAN PERTAMA: Kaum Muslimah dari Kalangan Sataf Menegakkan Amar Ma'ruf Nahi Mungkar kepada Orang Umum, Kaum Kerabat, dan Handai Taulan
Pembukaan
Pertama: Ihtisab kaum muslimah kepada individu-individu masyarakat umum, kerabat, dan handai taulan
Pembukaan
1. Ummu Sulaim, menyuruh anaknya untuk mengucapkan Laa ilaha illallah
2. Ummu Sutaim menawarkan Islam kepada suaminya, Malik bin An-Nadhr
3. Ummu Sulaim menyuruh orangyang melamarnya untuk masuk Islam dan meninggalkan syirik
4. Ummu Hakim menyuruh suaminya untuk mendatangi Rasulullah dan masuk Islam
5. 'Adi bin Hatim disuruh bibinya untuk mendatangi Rasulullah
6. 'Aisyah ig mengingkari perbuatan memakaikan gelang kaki pads kedua kaki seseorang yang sakit untuk menotak penyakit
7. Maimunah mengingkari kesalahpah amankeponakannya tentang hukum bersentuhan dengan wanita haid ....
8. Maimunah mengingkari keponakannya yang meninggalkan tidur seranjang dengan istrinya karena haid
9. `Aisyah memerintahkansaudaranya untuk menyempurnakan wudhu
10. Salma menyuruh suaminya untuk berwudhu tatkala berhadats dalam shalat
11. `Amrah menyuruh suaminya untuk bangun beribadah
12. 'Aisyah mengingkari keponakannya yang hendak menuju shalat sementara makanan telah dihidangkan
13. Ummu Salarnah , melarang saudaranya meniup (lantai) dalarn shalat
14. `Aisyah, mengingkari seorang wanita yang mengajaknya mencium rukun (Hajar Aswad)
15. 'Aisyah , mengingkari budaknya yang berdesak-desakan dengan laki-laki untuk mencium rukun (Hajar Aswad)
16. Ummu SaLarnah menyuruh untuk memberi prang miskin sekatipun sedikit
17. Hafshah menyuruh saudaranya untuk menikah
18. 'Aisyah , melarang Sa'd bin Hisyam dari membujang
19. 'Aisyah , mengingkari ketuarnya isteri yang ditatak battah dari rumah mantan suaminya
20. 'Aisyah menyuruh Abu Satarnah bin 'Abdirrahman untuk meninggalkan permusuhan karena masalah tanah
21. Mu'adzah At-Adawiyyah menyuruh seseorang yang telah disusuinya agar meninggalkan makan yang haram
22. 'Aisyah mencela keponakannya dan keponakan Maimunah karena keduanya memanjat pagar seseorang
23. Ihtisab 'Aisyah terhadap seorang ibu yang menyisir anak-anak wanitanya dengan khamr
24. Peringatan keras Maimunah kepada kerabatnya yang tercium darinya bau khamr
25. Seorang wanita membela diri dari pemerkosaan hingga membunuh
26. 'Aisyah mengingkari seseorang yang memakai pakaian yang padanya ada bentuk salib
27. 'Aisyah merobek jilbab tipis mitik keponakannya
28. `Aisyah menyuruh untuk menutup ujung rambut panjang seorang gadis kecit
29. 'Aisyah enggan memasukkan seorang gadis kecil ke tempatnya karena dia- memakai tonceng yang mengetuarkan suara
30. lhtisab Ummu Salamah terhadap seorang anak betia yang di jarinya ada cincin emas
31. 'Aisyah mengingkariseorangwanita yang menyerupakan dirinya dengan kaum tetaki
32. Zainab bintu Abi Salamah melarang menamakan anak dengan 'Barrah'
33. 'Aisyah, melarang menertawakan seseorang yang jatuh di tali kemah
34. 'Aisyah melarang keponakannya memaki Hassan bin Tsabit
35. Barira memperingatkan 'Abdul Malik bin Marwan dari menumpahkan clarah ketika akan naik memegang kekhalifahan
36. 'Amrah Al-Anshariyyah mencegah Husain bin'Alidari ketuarmemberontak
37. Asma' bintu Abi Bakr melarang anaknya memilih langkah yang tidak benar karena takut coati
38. Ibu Sa'd bin Mu'adz menyuruh anaknya untuk segera menyusul pasukan Islam
Kedua: Ihtisab kaum muslimah kepada ketompok-ketompok masyarakat umum, kerabat, clan handai taulan
Pembukaan
1. Anak perempuan Zaid bin Tsabit mengingkari pars wanita yang meminta penerangan di tengah malam untuk melihat apakah mereka telah suci
2. 'Aisyah mengingkari seseorang yang mengakhirkan dua rakaat thawaf hingga masuk waktu yang tidak disukai padanya mengerjakan shalat
3. 'Aisyah berihtisab terhadap seseorang yang mengingkari dimasukkannya jenazah Sa'd bin Abi Waqqash ke dalam masjid
4. Seorang wanita membantah tindakan menghalangi kaum perempuan dari ikut shalat bersama di hari rays 'led .
5. 'Aisyah , mengingkari pembicaraan dilakukan setelah shalat Isya'
6. Hawwa' Al-Anshariyyah menyuruh untuk memberi pengemis
7. Shafiyyah mengingkari wanita¬wanita Iraq yang sering, menanyakan anggur jarr (bejana tanah tiat)
8. Ihtisab 'Aisyah (ji kepada para isteri Nabi yang hendak meminta warisan Nabi ,
9. 'Aisyah mengingkari orang yang mencela shahabat
10. 'Aisyah melaknat orang yang melaknat `Ustman ;
11. Ummu Salamah mengingkari orang yang diam ketika 'Ali bin Abi Thatib dicela di dekatnya
12. 'Aisyah mengingkari orang yang menyangka bahwa 'Ati 6 telah diberi wasiat
13. Ummu Salamah mengingkari penduduk Iraq yang mengkhianati Husain bin 'Ali'
14. Kaum mustimah menghalau orang-orang yang hendak lari di perang Yarmuk ....
15. 'Aisyah mengancam seseorang yang menyimpan dadu bahwa betiau akan mengusirnya ketuar dari rumah beliau
16. 'Aisyah berihtisab terhadap beberapa wanita penduduk Himsh yang masuk ke pemandian umum
17. UmmuSatamah ig berihtisabterhadap beberapa wanita penduduk Himsh yang masuk ke pemandian umum
18. 'Aisyah metarang para wanita memakai masker wajah
19. Hafshah bintu Sirin menyuruh para pemuda untuk memanfaatkan masa mudanya
PEMBAHASAN KEDUA: Kaum Muslimah Kalangan Salaf Menegakkan Amar Ma'ruf Nahi Mungkar kepada Ulama dan Thalibul Ilmi
Pembukaan
1. 'Aisyah mengingkari Masruq yang bertanya tentang penglihatan Nabi kepada Rabb beliau
2. 'Aisyah mengingkari lbnu `Umar yang berkata: "Mayat diadzab karena tangisan ketuarganya."
3. 'Aisyah mengingkari 'Abdutlah bin `Amr yang berfatwa agar kaum wanita melepas ikatan rambutnya di saat mandi
4. UmmuSalamah , berih ' tisabterhadap Abu Hurairah le~6 karena pendapatnya yang mengharuskan wudhu setelah makan sesuatu yang dibakar
5. 'Alsyah mengingkari ucapan Abud Darda': "Tidak ada witir bagi orang yang sudah mendapatkan shubuh."
6. Ummu Salamah mengingkari fatwa Samurah bin Jundab: "Perempuan haid wajib mengqadha shatatnya."
7. 'Aisyah dan Ummu Salamah , mengingkari ucapan Abu Hurairah: "Siapa yang junub di saat tiba waktu shalat Shubuh maka dia tidak boteh berpuasa."
8. 'Aisyah mengingkari Ibnu `Umar yang meriwayatkan: "Satu bulan ada dua puluh sembilan hari."
9. 'Aisyah , mengingkari fatwa lbnu `Umar, yang metarang memakai parfum ketika akan berihram
10. 'Aisyah mengingkari kesalahan keponakannya datam memahami ayat:
11. 'Aisyah ( mengingkari fatwa lbnu Abbas yang mengharamkan apa yang diharamkan bagi seorang yang berhaji, bagi siapa yang menyerahkan hewan hadyu
12. Aisyah mengingkari Ibnu `Umar yang mengatclkan: "Nabi melakukan umrah di bulan Rajab."
13. 'Aisyah mengingkariseseorangyang menamatkan Al-Qur'an seluruhnya sekali atau dua kali dalam satu malam
14. Ummu Talak mengkhawatirkan anaknya agar Al-Qur'an jangan menjadi musuhnya di hari kiamat
15. Ummud Darda' berihtisab terhadap seseorang yang salah dalam memahami maksud meminta rizki dari Allah
16. 'Aisyah ig melarang lbnu Abis, Sa'ib (seorang orator penduduk Madinah) dari tiga perangai
17. Rabi'ah APAdawiyyah mengingkari seorang yang sibuk menyebut dunia dengan alasan mencela dunia
PEMBAHASAN KETIGA: Kaum Muslimah dari Kalangan Salaf Menegakkan Amar Ma'ruf Nahi Mungkar kepada Penguasa
Pembukaan
1. Pengingkaran 'Aisyah terhadap Ziyad yang melepaskan pakaian berjahit setelah mengirim hewan hadyu
2. 'Aisyah memerintahkan Walikota Madinah untuk mengembalikan perempuan yang diceraikan ke rumahnya
3. Asma' bintu Abi Bakar mengingkari ucapan Al-Hajjaj tentang anak beliau
4. Ummuth Thufail berihtisab terhadap Al-Faruq karena ucapannya tentang `iddah wanita hamil yang meninggal suaminya
5. Seorang wanita Quraisy berihtisab terhadap At-Faruq . yang melarang ditambahnya mahar perempuan
6. Ummud Darda' melarang 'Abdul Malik bin Marwan melaknat pembantu
PASAL III: BOLEHKAH PEREMPUAN DITUNJUK SEBAGAI PETUGAS HISBAH (AMAR MA'RUF NAHI MUNGKAR) DI PASAR?
Pembukaan
PEMBAHASAN PERTAMA: Dalil-Dalil Pendapat yang Melarang Perempuan Ditunjuk sebagai Petugas Hisbah (Amar Ma'ruf Nahi Mungkar) di Pasar
Pembukaan
1. Kepemimpinanlaki-lakiatasperempuan
2. Ditiadakannya kesuksesan Bari kaum yang menyerahkan urusan mereka kepada perempuan
3. Hukum dasar bagi perempuan iatah menetap di rumah mereka
4. Tuntutan tugas hisbah bertentangan dengan tabiat perempuan
5. Akibatkeluarnyaperempuanketempat¬tempat umum
PEMBAHASAN KEDUA: Hujjah Orang yang Berpendapat tentang Kebolehan Perempuan Ditunjuk sebagai Petugas Hisbah (Amar Ma'ruf Nahi Mungkar) di Pasar, Berta Hakekat Hujjahnya
Pembukaan
1. Berhujjah dengan keumuman nash yang menunjukkan kewajiban tugas hisbah, dan hakekatnya
2. Berhujjah dengan cerita yang disandarkan kepada Al-Faruq yang menunjuk Asy-Syifa' sebagai petugas hisbah di pasar, dan hakekatnya
3. Berhujjah dengan perbuatan Samra' bintu Nahik yang berihtisab di pasar, dan hakekatnya
4. Berhujjah dengan sebagian ucapan Mama, dan hakekatnya
5. Pernyataan bahwa kaum wanita petugas hisbah bisa mengetahui tindak-tanduk pedagang dan hakekatnya
6. Menganalogikan perempuan petugas hisbah dengan perempuan biasa yang masuk pasar dan hakekatnya
7. Keberadaan seorang petugas hisbah laki-Laki di dalam pasar khusus perempuan akan menyebabkan kerusakan dan hakekat argumen ini
8. Berhujjah dengan pengkhususan hadits "Tidak akan beruntung suatu kaum yang menyerahkan urusannya kepada wanita" untuk khilafah, dan hakekatnya
9. Peringatan
PENUTUP: KESIMPULAN- KESIMPULAN BAHASAN DAN WASIAT
DAFTAR PUSTAKA

KEMBALI KE HALAMAN AWAL

Share This Article


0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015. AJIBAYUSTORE - All Rights Reserved-ALAMAT JALAN KEBANGKITAN NASIONAL TOKO BUKU NO.21-22 SOLO JAWA TENGAH KONTAK:0857 2823 4422
Creating Website Miko Bayu Saputra