Selamat datang di toko Buku Online kami Buku Diskon,Murah Ajibayustore

Jumat, 31 Juli 2015

AKUNTANSI INTERMEDIATE EDISI KEDUA BELAS JILID 1


toko buku rahma: buku AKUNTANSI INTERMEDIATE EDISI KEDUA BELAS JILID 1, pengarang donal e kieso, penerbit erlangga
Judul Buku : AKUNTANSI INTERMEDIATE EDISI KEDUA BELAS JILID 1
Pengarang : Donal E. Kieso
Penerbit : Erlangga
Cetakan  :  Ke-1
Tahun Terbit : 2007
Bahasa : Indonesia
Jumlah Halaman : 516 hlm
Kertas Isi : HVS
Cover : Soft
Ukuran : 20x26 cm
Berat : 1200 gram
Kondisi : Baru
Harga :  Rp     370,000  DISKON 20%
Bayar :  Rp     296.000 
Stock : 1






AKUNTANSI INTERMEDIATE EDISI KEDUA BELAS JILID 1
Pengarang:Donal E. Kieso
Penerbit: Erlangga

DAFTAR ISI

BAB 1 AKUNTANSI KEUANGAN DAN STANDAR AKUNTANSI
Setebal Buku Telepon New York, jika perlu, 1
LAPORAN KEUANGAN DAN PELAPORAN KEUANGAN, 2
Akuntansi dan Alokasi Modal, 3
Tantangan yang Dihadapi Akuntansi Keuangan, 4
Tujuan Pelaporan Keuangan, 5
Kebutuhan untuk Membuat Standar, 6
PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT DALAM PENETAPAN STANDAR, 6
Securities and Exchange Commission (SEC), 6
American Institute of Certified Public Acountants (AICPA), 8
Financial Accounting Standards Board (FASB), 9
Governmental Accounting Standards Board (GASB), 11
Perubahan Peran AICPA, 12
PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI YANG DITERIMA UMUM 13
ISU-ISU DALAM PELAPORAN KEUANGAN 14
Penetapan Standar dalam Lingkungan Politik 14
Kesenjangan Ekspektasi (harapan) 16
Standar Akuntansi Internasional 17
Etika dalam Lingkungan Akuntansi
Keuangan 18 Kesimpulan 19

BAB 2 KERANGKA KERJA KONSEPTUAL YANG MENDASARI AKUNTANSI KEUANGAN
Tunjukkan Hasilnya!, 31
KERANGKA KERJA KONSEPTUAL, 32
Kebutuhan akan Kerangka Kerja
Konseptual, 32
Perkembangan Kerangka Kerja Konseptual, 33
TINGKAT PERTAMA: TUJUAN DASAR, 35
TINGKAT KEDUA: KONSEP-KONSEP FUNDAMENTAL, 35
Karakteristik Kualitatif dari Informasi Akuntansi, 35
Unsur-unsur Dasar, 39
TINGKAT KETIGA: KONSEP-KONSEP PENGAKUAN DAN PENGUKURAN, 41
Asumsi-asumsi Dasar, 41
Prinsip-prinsip Dasar Akuntansi, 43
Kendala, 49
Ringkasan Struktur, 54

BAB 3 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
Dibutuhkan: Sistem Informasi yang Dapat Diandalkan, 71
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI, 72
Terminologi Dasar, 73
Debet dan Kredit, 74
Persamaan Dasar, 75
Laporan Keuangan dan Struktur Kepemilikan, 76
SIKLUS AKUNTANSI, 77
Mengidentifikasi dan Mencatat Transaksi serta Kejadian Lainnya, 78
Pembuatan jurnal, 79
Pemindahbukuan (Posting), 80
Neraca Saldo, 84
Ayat Jurnal Penyesuaian, 85
Neraca Saldo yang Telah Disesuaikan, 95
Menyusun Laporan Keuangan, 96
Penutupan, 97
Neraca Saldo Pasca Penutupan, 100
Ayat Jurnal Pembalik, 100
Ringkasan Siklus Akuntansi, 100
Laporan Keuangan untuk Perusahaan Dagang 101
LAMPIRAN 3A AKUNTANSI DASAR KAS VS. AKUNTANSI DASAR AKRUAL, 105
KONVERSI DART DASAR KAS KE DASAR AKRUAL, 107
Perhitungan Pendapatan Jasa, 108
Perhitungan Beban Operasi, 108
KBERAHAN TEORETIS DART DASAR KAS, 110
LAMP/RAN 38 PENGGUNAAN AYAT JURNAL PEMBALIK, 110
ILUSTRASI AYAT JURNAL PEMBALIKAKRUAL, 111
ILUSTRASI AYAT JURNAL PEMBALIK–PEMBAYARAN DI MUKA, 112
Ikhtisar Ayat Jurnal Pembalik, 113
LAMP/RAN 3C PENGGUNAAN NERACA LAJUR: MEMBAHAS KEMBALI SIKLUS AKUNTANSI, 113
Kolom-kolom Neraca Lajur, 114
Pencatatan Penyesuaian pada Neraca Lajur, 114
Pembuatan Laporan Keuangan dari Neraca Lajur, 116

BAB 4 LAPORAN LABA-RUGI DAN INFORMASI YANG BERHUBUNGAN
Angka Laba yang Mana?, 139
LAPORAN LABA-RUGI, 140
Kegunaan Laporan Laba-Rugi, 140
Keterbatasan Laporan Laba-Rugi, 141
 Kualitas Laba, 142
FORMAT LAPORAN LABA-RUGI, 143
Unsur-unsur Laporan Laba-Rugi, 143
Laporan Laba-Rugi Bentuk Langsung, 144
Laporan Laba-Rugi Bertahap, 145
Laporan Laba-Rugi Ringkas, 148
PELAPORAN POS-POS TIDAK BIASA, 149
Operasi yang Dihentikan, 151
Pos-pos Luar Biasa, 152
Keuntungan dan Kerugian Tidak Biasa, 154
Perubahan Prinsip Akuntansi, 156
Perubahan Estimasi, 157
Koreksi Kesalahan, 157
Ringkasan Pos-pos Tidak Biasa, 158
MASALAH PELAPORAN KHUSUS, 158
Alokasi Pajak Intraperiode, 158
Laba per Sahara, 161
Laporan Laba Ditahan, 162
Laba Komprehensif, 163

BAB 5 NERACA DAN LAPORAN ARUS KAS
"Seharusnya Ada Peraturan", 189
BAGIAN 1 NERACA, 190
KEGUNAAN NERACA, 190
KETERBATASAN-KETERBATASAN NERACA, 192
KLASIFIKASI NERACA, 192
Aktiva Lancar, 193
Aktiva Tidak Lancar, 198
Kewajiban, 200
Ekuitas Pemilik, 203
Format Neraca, 203
INFORMASI TAMBAHAN YANG DILAPORKAN, 205
Kontinjensi, 205
Kebijakan Akuntansi, 206
Situasi Kontraktual, 206
Nilai Wajar, 207
TEKNIK PENGUNGKAPAN, 208
Penjelasan dalam Tanda Kurung, 208
Catatan, 209
Referensi Silang dan Pos-pos Kontra, 210
Skedul Pendukung, 210
Terminologi, 211

BAGIAN 2 LAPORAN ARUS KAS, 211
TUJUAN LAPORAN ARUS KAS, 212
ISI DAN FORMAT LAPORAN ARUS KAS, 213
PEMBUATAN LAPORAN ARUS KAS, 214
KEGUNAAN LAPORAN ARUS KAS, 217
Likuiditas Keuangan, 218
Fleksibilitas Keuangan, 218
Arus Kas Bebas, 219
LAMPIRAN 5A ANALISIS RASIO SUATU REFERENSI, 222
MENGGUNAKAN RASIO UNTUK MENGANALISIS KINERJA KEUANGAN, 222
LAMPIRAN 5B CONTOH LAPORAN KEUANGAN, THE PROCTER & GAMBLE COMPANY, 224

BAB 6 AKUNTANSI DAN NILAI WAKTU DARI UANG
Keajaiban Suku Bunga, 275
KONSEP NILAI WAKTU DASAR, 276
Aplikasi Konsep Nilai Waktu, 276
Sifat Bunga, 277
Bunga Sederhana, 278
Bunga Majemuk, 278
Variabel-variabel Fundamental, 282
MASALAH JUMLAH TUNGGAL, 283
Nilai Masa Depan dari Jumlah Tunggal, 283
Nilai Sekarang dari Jumlah Tunggal, 285
Mencari Variabel yang Tidak Diketahui Lainnya dalam Masalah Jumlah-Tunggal, 287
ANUITAS, 288
Nilai Masa Depan dari Anuitas Biasa, 289
Nilai Masa Depan dari Anuitas Jatuh Tempo, 291
Contoh Soal Nilai Masa Depan dari Anuitas, 293
Nilai Sekarang dari Anuitas Biasa, 295
Nilai Sekarang dari Anuitas Jatuh Tempo, 297
Contoh Soal Nilai Sekarang dari Anuitas, 298
SITUASI YANG LEBIH KOMPLEKS, 300
Anuitas yang Ditangguhkan, 300
Penilaian. Obligasi Jangka Panjang, 302
Amortisasi Diskonto atau Premi Obligasi dengan Metode Bunga Efektif, 303
PENGUKURAN NILAI SEKARANG, 304
Pemilihan Suku Bunga yang Tepat, 305
Contoh Arus Kas yang Diharapkan, 305
LAMP/RAN 6A PENGGUNAAN KALKULATOR KEUANGAN, 308
NILAI MASH DEPAN DARI JUMLAH TUNGGAL, 309
Plus dan Minus, 309
Periode Pemajemukan, 310
Pembulatan, 310
NILAI SEKARANG DARI JUMLAH TUNGGAL, 310
NILAI MASH DEPAN DARI ANUITAS BIASA, 310
NILAI MASH DEPAN DARI ANUITAS JATUH TEMPO, 311
NILAI SEKARANG DARI ANUITAS BIASA, 311
FITUR-FITUR YANG BERMANFAAT DARI KALKULATOR KEUANGAN, 312
Kredit Mobil, 312
Jumlah Kredit Hipotik, 312
Individual Retirement Account (IRA), 312

BAB 7 KAS DAN PIUTANG
No-tell Nortel, 341
BAGIAN 1 KAS, 342
APA YANG DIMAKSUD DENGAN KAS?, 342
MANAJEMEN DAN PENGENDALIAN KAS, 343
PELAPORAN KAS, 344
Kas yang Dibatasi atau Restriktif, 344 Overdraft Bank, 345
Ekuivalen Kas, 345
IKHTISAR POS-POS YANG BERHUBUNGAN DENGAN KAS, 345
BAGIAN 2 PIUTANG, 346
PENGAKUAN PIUTANG USAHA, 348
Diskon Dagang, 348
Diskon tunai (Diskon Penjualan), 348
Tidak ada Pengakuan atas Unsur Bunga, 349
PENILAIAN PIUTANG USAHA, 350
Piutang Usaha yang Tak Tertagih, 350
PENGAKUAN WESEL TAGIH, 355
Wesel yang Diterbitkan pada Nilai Nominal, 356
Wesel yang Diterbitkan Bukan pada Nilai Nominal, 357
Pilihan Suku Bunga, 360
PENILAIAN WESEL TAGIH, 360
DISPOSISI PIUTANG USAHA DAN WESEL TAGIH, 361
Peminjaman yang Dijamin, 362
Penjualan Piutang, 363
Peminjaman yang Dijamin Vs. Penjualan, 366
PENYAJIAN DAN ANALISIS, 367 P
enyajian Piutang, 367
Analisis Piutang, 368
LAMPIRAN 7A PENGENDALIAN KAS, 370
PENGGUNAAN REKENING BANK, 370
SISTEM KAS KKIL IMPREST, 371
PERLINDUNGAN FISIK WAS SALDO KAS, 372
REKONSILIASI SALDO BANK, 372

BAB 8 PENILAIAN PERSEDIAAN: PENDEKATAN DASAR BIAYA
Persediaan di Crystal Ball, 401
KLASIFIKASI DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN, 402
Klasifikasi, 402
Pengendalian, 404
MASALAH MENDASAR DALAM PENILAIAN PERSEDIAAN, 406
BARANG FISIK YANG DIMASUKKAN DALAM PERSEDIAAN, 407
Barang dalam Perjalanan, 408
Barang Konsinyasi, 408
Perjanjian Penjualan Khusus, 408
Pengaruh Kesalahan Persediaan, 410
BIAYA-BIAYA YANG HARUS DIMASUKKAN DALAM PERSEDIAAN, 412
Biaya Produk, 412
Biaya Periode, 413
Perlakuan atas Diskon Pembelian, 414
ASUMSI ARUS BIAYA APA YANG HARUS DIPAKAI?, 415
Identifikasi Khusus, 416
Biaya Rata-rata, 417
First-In, First-Out (FIFO), 418 Last-In, First-Out (LIFO), 419
MASALAH KHUSUS YANG BERHUBUNGAN DENGAN LIFO, 420
Cadangan LIFO, 420
Likuidasi LIFO, 421
LIFO Nilai-Dolar, 423
Perbandingan Pendekatan. LIFO, 428
Keunggulan Utama Pendekatan LIFO, 429
Kelemahan Utama Pendekatan LIFO, 430
DASAR PEMILIHAN METODE PERSEDIAAN, 431
Metode Penilaian Persediaan Analisis Ikhtisar, 433

BAB 9 PERSEDIAAN: MASALAH PENILAIAN TAMBAHAN
Apa Makna Perubahan Nilai Persediaan?, 461
NILAI TERENDAH ANTARA BIAYA DAN HARGA PASAR, 462
Nilai Terendah antara Biaya dan Harga PasarBatas Atas dan Batas Bawah, 463 Bagaimana Nilai Terendah antara Biaya dan Harga Pasar Bekerja, 464
Metode Pengaplikasian LCM, 466
Pencatatan Harga "Pasar" dan Bukan
Biaya, 466
Evaluasi atas Aturan LCM, 468
DASAR PENILAIAN, 470
Penilaian menurut Nilai Realisasi Bersih, 470
Penilaian dengan Menggunakan Nilai Penjualan Relatif, 470
Komitmen PembelianSatu Masalah
Khusus, 471
METODE LABA KOTOR UNTUK MENGESTIMASI PERSEDIAAN, 474
Perhitungan Persentase Laba Kotor, 474
Evaluasi atas Metode Laba Kotor, 476
METODE PERSEDIAAN ECERAN, 476
Konsep Metode Eceran, 478
Metode Persediaan Eceran dengan Markup dan Markdown Metode Konvensional, 478
Pos-pos Khusus yang Berhubungan dengan Metode Eceran, 481
Evaluasi atas Metode Persediaan Eceran, 482
PENYAJIAN DAN ANALISIS, 483
Penyajian Persediaan, 483 Analisis Persediaan, 485
LAMPIRAN 9A METODEECERAN LIFO, 487 HARGA STABIL METODE ECERAN LIFO, 487
HARGA BERFLUKTUASI METODE ECERAN LIFO NILAI DOLAR, 488
Penyesuaian Berikutnya Menurut Eceran LIFO Nilai Dolar, 489
PERALIHAN DART METODE ECERAN KONVENSIONAL KE METODE ECERAN LIFO, 490

Share This Article


0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015. AJIBAYUSTORE - All Rights Reserved-ALAMAT JALAN KEBANGKITAN NASIONAL TOKO BUKU NO.21-22 SOLO JAWA TENGAH KONTAK:0857 2823 4422
Creating Website Miko Bayu Saputra